PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 84


__ADS_3

Peringatan!!!


part ini mengandung konten dewasa, bagi yang masih di bawah umur mohon jangan di baca 🙏 mohon bijak lah dalam membaca dan tidak berkomentar negatif 🙏


Saat Sarah keluar dari kamar mandi, ia di kejutkan dengan kedatangan Jordam yang sedang duduk di tepi ranjang milik nyaq.


"apa yang kau lakukan?! kenapa kau kembali?!! "


teriak Sarah, apa lagi saat ini dia hanya, z, memakai baju tidurnya yang tipisq;



"Waw... kau ingin menggodaku ya? "


tanya Jordan sambil menunjukan senyum mesum nya.


"dasar mesum! "


Sarah melempar Handuk nya hingga mengenai kepala Jordan


"mesum kepada istri sendiri memangnya tidak boleh?? "


tanya Jordan lagi, ia beranjak dari kasur nya dan segera mendekati Sarah.


"jangan mendekat! "


teriak Sarah


namun Jordan tidak mendengarkan nya.


"jangan mendekat! atau aku akan berteriak!"


ancam Sarah.


Jordan tidak mendengarkan nya, saat ini diri nya telah di penuhi nafsu saat melihat lekuk tubuh Sarah yang indah. Sudah 6 tahun, sudah 6tahun diri nya berpuasa dan menahan nafsu dari wanita wanita cantik yang menggodanya, namun diri nya benar benar menahan diri karna ia hanya akan melakukan hubungan itu dengan Sarah saja. Hanya Sarah lah yang berhak atas diri nya.


set.....


Jordan berhasil menyudutkan Sarah di sudut Ruangan, kedua tangan Jordan menempel ke dinding agar Sarah tidak bisa lari dari nya.


Jordan menundukan kepala nya hingga dahi nya menyentuh dahi Sarah, Nafas mereka saling beradu, mereka sama sama merasakan hembusan nafas dari satu sama lain.


"aku benar benar mencintai mu Sarah"


ucap Jordan pelan, ia makin menurunkan kepala nya dan hidung nya menyentuh hidung Sarah.


"tolong jangan tinggalkan aku lagi"


ucap Jordan lagi dan...


Cupp....


Jordan mencium pelan bibir Sarah, namun lama kelamaan ciuman itu menjadi dalam. Jordan semakin melum*t dan memakan bibir Sarah bahkan lidah mereka pun saling melilit satu sama lain.


Sarah! apa yang kau lakukan? kenapa kau tidak memberontak?! kenapa tidak bisa melawan nya? ayo Sarah lawan dia! tendang kaki nya! tarik rambut nya! cubit perut nya! kenapa?? kenapa kau malah menikmati nya Sarah?! Dasar Bodoh!


batin Sarah.


Jujur Saat ini sarah menikmati perlakuan Jordan pada nya,karna selama ini ia juga menahan nafsu dan menjaga diri agar tidak mudah terpengaruh dengan laki laki buaya yang selama ini menggoda nya. karna bagi nya, hanya Jordan lah yang berhak atas diri nya meakipun ia telah berpisah.


tak sampai di situ saja, tangan Jordan bergerak lalu masuk dari bawah baju tidur Sarah dan mengelus paha serta bok*ng milik Sarah.


karna tangan Jordan yang terus bergerak membuat Sarah merasa geli, satu tangan nya menahan tangan kanan Jordan yang bermain di balik baju nya


lama kelamaan Sarah jadi sesak nafas, dan mendorong Jordan agar melepaskan ciuman nya. karna Jordan juga sesak nafas, ia pun melepaskan ciuman nya. nafas mereka terputus-putus seperti habis berlari.


Jordan tidak bisa menahan diri, tangan nya bergerak membuka tali yang mengikat baju tidur Sarah. dan dengan bodoh nya Sarah tidak melawan atau pun mencegah Jordan, hingga akhirnya baju tidur yang tipis itu lepas dan menampakkan dua gundukan benar mulik Sarah yang membuat Jordan bertambah nafsu.


Jordan memulai nya dari bibir, ia mengencup dan ******* bibir Sarah. Lama kelamaan ciuman itu turun hingga ke leher dan bahu Sarah,


"ahh... "


desah Sarah saat Jordan membuat kis mark di leher Sarah, tak hanya satu, Jordan membuat kiss mark itu lagi di bagian bahu dan dada milik Sarah.

__ADS_1


"Aaahhh... Jordan"


desah Sarah saat ciuman Jordan menurun ke dada nya.


tangan kanan Jordan berusaha membuka pengait bra mikil Sarah dan sementara yang satu nya sibuk meremas gundukan Sarah,


Akhirnya Jordan berhasil membuka bra Sarah lalu menaruh nya ke lantai.


ia pun menggendong Sarah dan meletakan nya di atas ranjang.


tamba aba-aba Jordan langsung merem*s dan melum*t kedua gundukan kembar milik Sarah dan membuat pemilik nya mendesah dan merasa kan kenikmatan.


"ahh. Jordan "


desah Sarah saat Jordan menjil*ti ujung gundukan milik Sarah hingga menegang.


tak hanya sampai di situ, tangan kanan Jordan menurun kebawah dan masuk ke dalam celana dalam Sarah dan bermain di sana.


desahan Sarah semakin terdengar dan keras saat tangan Jordan bermain di dalam celana dalam nya.


Ctakk.....


Saat Jordan ingin memasukan jari nya ke pemilikan Sarah, tiba tiba saja ada suara yang melengking. mereka berdua sama sama melihat ke arah Jendela, ternyata Jendela itu sudah retak namun tidak pecah, ada peluru pistol yang tersangkut di kaca itu.


Jordan pun menhentikan permainan nya dengan Sarah, lalu mengambil bra dan baju tidur Sarah tadi lalu memakaikan nya.


"ada apa Jordan?? kenapa kaca nya retak?? "


tanya Sarah kepada Jordan yang sibuk memakaikan baju tidur nya.


"kau akan tahu nanti, ayo kita harus cepat! "


Selesai memakaikan baju tidur Sarah, Jordan segera mengambil jas milik nya yang ada di atas nakas lalu memakaikan nya ke Sarah.


"ayo kita keluar"


Jordan menarik tangan Sarah lalu keluar kamar, namun sebelum mereka benar benar keluar satu peluru mendarat ke arah kaca jendela yang sudah retak tadi dan membuat nya hancur berkeping keping.


"Aah... "


"Jordan, kau baik baik saja? "


tanya Sarah khawatir


"aku tidak apa apa, kita harus segera keluar! "


ucap Jordan, lalu mereka keluar dan berlari menuju lift.


namun lift itu mati dan tidak mau di buka


sial! mereka merusak lift nya!


batin Jordan.


"kita naik tangga! "


Jordan segera menarik Sarah ke tangga darurat, mereka bedua menaiki tangga ke atap.


Saat mereka menaiki tangga Jordan menelpon seseorang


"Glen, Sudah kau siapkan semua nya?"


"Sudah tuan"


kemudian Jordan mematikan Telfon nya.


"kita mau kemana? "


tanya Sarah


"ke atap"


jawab Jordan.

__ADS_1


"Jordan, aku tidak kuat lagi. kaki ku sakit"


ucap Sarah lalu menghentikan langkah nya


karna tidak tega, Jordan pun menggendong Sarah dengan ala ala pengantin baru lalu berjalan lagi menaiki tangga hingga sampai ke atap.


Saat mereka sampai di atap, sudah ada Glen (asisten Jordan) dan sebuah helikopter di belakang nya, dan tak lupa pula ada 20 orang pengawal Jordan.


saat Jordan melangkah kan kaki nya menuju ke helikopter milik nya, tiba tiba saja ada 20 orang yang memakai topeng dan membawa senjata menghalangi nya dan dengan segera pengawal Jordan menyerang 20 pria yang memakai topeng itu dari belakang.


sementara mereka berkelahi, Jordan berjalan cepat untuk segera masuk ke helikopter nya.


namun tiba tiba salah satu dari pria bertopeng itu menembak Jordan,


"Tuan awas! "


teriak Glen.


Jordan langsung menghindar, dan peluru itu mengenai dan menggores sedikit lengan Jordan hingga mengeluarkan banyak Darah.


"Jordan.... "


Sarah segera turun dari gendongan Jordan lalu melihat lengan nya.


"kau terluka"


ucap Sarah lirih,


Jordan tidak menjawab dan hanya menatap Sarah, terlihat jelas sekali ia menahan rasa sakit.


tangan Sarah bergerak mengambil tangan Jordan lalu membawa nya masuk ke dalam helikopter.


"heyy pengecut!!! "


teriak salah satu oria bertopeng yang saat ini sedang mengacungkan pistolnya ke arah Jordan.


Jordan dan Sarah pun berbalik bersamaan.


"pengecut!! kenapa kau selalu lari haa??! "


teriak nya lagi.


"heh, aku tidak pengecut! tapi tuan mu lah yang pengecut! dia tidak pernah melawan ku sendiri, dia selalu mengirimkan orang orang nya yang tidak berguna sepertimu untuk membunuh ku. dan sekali lagi aku katakan! tuan mu itu pengecut! dia tidak berani keluar dan melawan ku sendiri! "


ucap Jordan tajam


"Dasar sombong!!! "


teriak nya.


"aku akan mengakhiri hidup mu! "


ucap nya lagi lalu bersiap untuk menembak Jordan.


Jordan mengangkat tangan nya saat para pengawal nya ingin menghabisi pria bertopeng yang ingin menembak Jordan itu.


kemudian tangan kanan Jordan mengeluarkan sebuah pistol dari dalam saku celana nya lalu mengarahkan nya ke arah pria pria bertopeng yang ingin menembak nya, sementara tangan kiri nya bergerak untuk menutupi mata Sarah.


Dan......


Dorrr......


Suara tembakan itu membuat Sarah terkejut sekaligus takut, dan perlahan tangan Jordan menurun dan tidak menutupi mata Sarah lagi.


Brukk...


tubuh Jordan jatuh dan ambruk ke bawah, kaki Sarah manjadi lemas, ia pun terduduk dan segera memeluk Jordan yang sudah jatuh ke bawah.


"Jordan.....!"


Teriak Sarah


___________

__ADS_1


haii guyss..... di part ini ada adegan hot nya ya, tolong bijak lah dalam berkomentar:)


__ADS_2