PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 66


__ADS_3

dengan tergesa gesa Sarah mengambil tas nya dan segera turun ke bawah dan menuju ke meja makan


"Wanda, kita sudah terlambat. cepat! "


ucap Sarah sambil mengambil sepotong Roti tawar yang ada di atas meja makan


"tapi bu Direktur, Sarapan nya? "


"tidak bisa, kita sudah terlambat. hari ini aku ada janji dengan klien penting "


ucap Sarah sambil mengunyah Roti tawar nya.


dengan segera Wanda menurut, Iya pun segera menghampiri Gerry di garasi yang sedang memanaskan mobil


"ada apa? "


tanya Gerry saat melihat Wanda yang datang dengan nafas ngos ngosan


"itu, cepat keluarkan Mobil"


"kenapa?, kenapa cepat sekali? memangnya bu direktur tidak Sarapan? "


tanya Gerry Bertubi-tubi


"ish kau ini banyak tanya, keluarkan saja mobil nya! " balas Wanda dengan mulut pedas nya.


"ih, dasar Judes! "


maki Gerry di dalam hati


"iya iya"


Gerry pun mengeluarkan mobil nya dari garasi, setelah itu Wanda pun ikut naik dan juga Sarah.


Untung saja Morgan sudah diantar oleh Paman Han terlebih dahulu.


sampainya di perusahaan Sarah langsung menuju ke ruangannya dengan tergesa-gesa kemudian ia segera duduk di kursi kebesarannya, membuka laptopnya nya dan mencari file yang kemarin dia siapkan setelah itu Sarah memeriksa lacinya ia mencari sebuah dokumen


namun dokumen yang Sarah cari itu tidak ada di lacinya dengan segera cara memeriksa laci yang lain namun Ia juga tidak menemuinya


"Wanda di mana dokumen kemarin yang sudah aku siapkan? "


tanya Sarah kepada Wanda


"bukannya kemarin Bu direktur tinggalkan di atas meja ?"


balas Wanda


kemudian Sarah berfikir


'Memang iya sih Aku tinggalkan di atas meja tapi kan setelah itu aku masukkan ke laci Kenapa bisa tidak ada Atau aku lupa?'


batin Sarah


"tolong carikan Dokumen itu segera "


pintah Sarah


kemudian Wanda pun segera mencarikan dokumen itu di seluruh ruangan kerja Sarah


tok.... tok.... tok...


tiba tiba seseorang mengetuk pintu


"masuk! "


sahut Sarah


pintu pun terbuka dan yang masuk adalah angga, anak magang kemarin

__ADS_1


"ada apa? "


tanya Sarah langsung


dengan ragu anak itu mengulurkan sebuah dokumen kepada Sarah. dan Sarah pun mengambil dokumen itu lalu membacanya.


"dari mana kau mendapatkan dokumen ini? "


tanya Sarah saat ia tau kalau dokumen itu adalah dokumen yang ia cari


"kemarin saat aku memeriksa dokumen yang sudah bu direktur tanda tangani aku tidak sengaja menemukan dokumen itu"


jelas nya.


kemudian Sarah menghela nafas lega


"oh begitu syukurlah, terima kasih ya"


anak itu mengangguk


"sama sama bu ditektur"


setelah anak itu pergi Sarah kembali duduk di kursi nya dan memeriksa ulang dokumen nya.


__________


pukul 10.00


Sarah, Wanda dan Gerry pergi ke sebuah restoran untuk bertemu klien mereka.


saat masuk ke restoran Sarah mencari meja no 5,meja yang sudah ia janjikan dengan klien nya.


akhir nya Sarah pun melihat Meja no5, di sana sudah ada pria dengan setelan jas abu abu.


Sarah mengambil nafas, perlahan ia menghembus kan nya. ini adalah klien pertama nya saat menjadi Direktur bank Wushi.


Sapa Sarah saat ia sudah berdiri di samping pria yang menggunakan jas abu abu itu


pria yang di sapa Sarah itu menoleh


"nona sarah? "


sapa balik pria itu.


ia pun berdiri dan berjabat tangan dengan Sarah.


"sudah lama ya? "


tanya Sarah saat ia sudah duduk


"tidak, Saya juga baru datang kok"


jawab nya sambil tersenyum


pria ini adalah tuan Saga atau lebih tepat nya lagi Sagara militer pendiri dari perusahaan Sagara, perusahaan Sagara juga termasuk perusahaan terbesar se-Asia ia memiliki belasan cabang di luar negeri. ayah nya adalah mantan anggota militer, da ia adalah orang yang paling di segani di negara ini.


dan lihat betapa tampan nya pria ini.


hidung nya mancung, bibir kecil, mata nya yang sipit, gaya nya dan ditambah lagi rambut nya yang tersusun rapi ke belakang.


Eits... tapi sayang nya dia sudah menikah, dan punya anak lagi.


"bisa kita mulai? "


tanya nya


"bisa"


jawab Sarah

__ADS_1


Tuan Saga pun mulai menjelaskan kontrak kerja sama nya dengan Sarah.


"jadi maksud anda mengundang Saya untuk investasikan dana dari bank Wushi untuk proyek anda ini? "


tanya Sarah saat sudah membaca Dokumen yang di beri tuan Saga


"ya benar, 3 perusahaan akan bekerja sama untuk proyek ini, dan jika proyek ini berjalan dengan lancar maka ketiga perusahaan akan mendapat keuntungan besar"


jelas nya


"tunggu, maksudnya ketiga perusahaan? "


"oh iya saya lupa, akan ada satu perusahaan lagi yang akan bergabung dalam proyek ini. yaitu perusahaan J&S "


deg, tiba tiba Sarah mematung,


apa perusahaan J&S? itukan perusahaan Jordan! kenapa harus perusahaan nya!


oh iya tapi kenapa dia tidak datang


batin Sarah


"Maaf.... "


tiba tiba seseorang datang, ia sedang berdiri di belakang Sarah dengan Nafas ngos ngosan


suara itu terdengar sangat familiar bagi Sarah, ia tidak berani menatap ke belakang ia hanya duduk mematung.


"ah, anda lama sekali Tuan Jordan"


ucap Tuan Saga


deg, tiba tiba Sarah berhenti bernafas


"iya maaf, tadi macet panjang "


Ucap Jordan lalu menarik kursi yang ada di sebelah Sarah lalu mendudukinya


Sarah merasa lengan nya tersenggol saat Jordan duduk, ia pun memberanikan diri untuk menoleh ke samping.


Sarah menatap Jordan dengan ekspresi terkejut namun pria itu malah tersenyum ke arah nya.


apa apaan! kenapa dia tersenyum? dasar pria gila! iblis! tidak punya hati!


maki Sarah dalam hati


"baiklah bisa kita mulai? "


ucap Jordan saat ia sudah memalingkan pandangan nya dari Sarah, namun Sarah masih menatap nya dengan kebencian


kemudian Jordan kembali menatap Sarah lalu menjentikan Jari nya, sehingga Sarah sadar dari lamuman nya


"anda baik baik saja? "


tanya Jordan


namun Sarah tidak menjawab, ia malah memalingkan pandangan nya.


Dasar psikopat! kau bertanya kepada ku apa aku baik baik saja?! heii.... apa kau lupa dengan apa yang kau lakukan kepadaku sebelum nya?! Dasar iblis!


sekali lagi Sarah memaki di dalam Hati nya.


jika bukan karna perusahaan tuan Sagara aku tidak akan sudi bekerja sama dengan mu! dasar iblis!


dan selama mereka membahas tentang kerjas Sama nya, Sarah tidak terlalu memperhatikan. Ia malah memaki maki Jordan di dalam hati nya.


_________


hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍

__ADS_1


__ADS_2