
haha rasakan! ini baru Permulaan! "
ejek Gibran saat mereka menjauhi Hana.
"kau mau ke kantor? "
tanya gibran saat di mobil
"tidak aku mau ke rumah Sarah"
"hm, kau rindu istri mu ya? "
ledek Gibran
"memangnya kenapa? dia kan istri ku"
balas Jordan.
langit sudah mulai tampak gelap, perlahan matahari mulai tenggelam dan sinar gelap muncul. hari sudah malam tapi Jordan belum sampai di rumah Sarah.
setelah beberapa menit kemudian Jordan dan Gibran baru sampai di rumah Sarah.
"pulang sana"
usir Jordan
"memang nya kenapa? aku kan mau melihat keponakan ku, huh! " Gibran segera turun dan mendahului Jordan masuk ke rumah.
"yuhu... hello everybody "
panggil Gibran saat masuk.
"paman Gibran? "
suara nyaring itu membuat perhatian GGibran teralihkan oleh nya.
"oh ya ampun, tampan kau mau kemana? "
tanya Gibran sambil mencubit gemas pipi Morgan.
"Morgan mau ke rumah papi? "
"ngapain? "
Suara berat itu membuat Morgan langsung menoleh
"papi? "
Morgan segera berlari lalu memeluk Jordan.
"Mami mana sayang? "
tanya Jordan.
"Mami ada di kamar, lagi dandan"
ucap nya dengan polos.
"selamat malam Tuan"
sapa Gerry dan paman Han saat melihat Jordan.
Jordan mengangguk lalu segera pergi ke kamar Sarah, sementara Morgan mengobrol dengan Gibran.
__ADS_1
Saat masuk ke kamar Sarah, Jordan melihat Sarah yang duduk di depan cermin sambil mengoles lipstik di bibir kecil nya.
"aduh, istri ku cantik sekali mau pergi kemana hm? " Jordan masuk lalu memeluk Sarah dari belakang.
"Jordan? aku baru saja mau kerumh mu"
Sarah sedikit terkejut lalu meletakan kembali lipstik nya.
"kenapa? "
tanya Jordan lalu duduk di tepi ranjang.
Sarah segera bersiri lalu duduk di sebelah Jordan.
"begini, tadi sore aku mendapat pesan dari Tuan Hend dia bilang ada masalah yang mendadak di Eropa jadi mau tidak mau aku harus kembali ke Eropa malam ini. dan aku ingin menitipkan Morgan dengan mu"
"yah, tidak apa-apa Morgan kan anak ku juga. tapi kalau kau pergi malam ini juga... "
"kenapa?... "
"aku kan jadi tidak bisa bersama mu, padahal malam ini aku mau menginap di sini"
ucap Jordan memelas.
Sarah tertawa kecil
"aku janji, nanti saat aku sudah pulang akan ku berikan semua nya"
seketia Wajah Jordan langsung berbinar.
"benarkah? kau janji? "
tanya nya dengan penuh harap
Jordam segera memeluk Sarah, ia menghirup dalam-dalam aroma wanita itu. seakan tidak ingin melepasnya.
namun perlahan Jordan melepas pelukan itu
lalu menangkup kedua pipi Sarah. perlahan Jordan mendekatkan wajah nya kepada Sarah lalu mengencup lembut bibir merah nya.
perlahan kecupan itu mah berubah menjadi ciuman yang dalam yang akhirnya mereka berdua saling berciuman dan ******* satu sama lain.
ciuman Jordan perlahan turun kebawah, Joran terus menciumi leher jenjang milik Sarah dan kemudian ciuman itu turun lagi kebawah. Jordan membuka semua kancing baju Sarah.
"J-Jordan... "
desah Sarah lalu menghentikan tangan Jordan yang akan membuka kancing baju terakhir nya.
"maaf Sarah, aku tidak bisa menahan nya lagi"
Jordan membuang baju kemeja Sarah ke sembarang tempat lalu kembali menciumi buah dada Sarah.
"ahh... Jordan pintu nya"
desah Sarah sekali lagi.
"sudah ku kunci"
Jordan segera membuka pengait bra yang menutupi buah dada Sarah.
kemudian Jordan mengangkat rok selutut Sarah lalu memasukan tangan nya ke dalam ****** ***** Sarah.
"ahh... "
__ADS_1
permainan tangan Jordan membuat Sarah mendesah ke enakan.
Saat Jordan ingin membuka celana nya, tiba-tiba Sarah menghentikan nya.
"tidak Jordan, sudah hampir jam 8. aku harus pergi "
"baikah, aku akan mengantar mu ke bandara"
Jordan memahami kondisi Sarah lalu mereka menghentikan aktivitas itu dan memperbaiki pakaian mereka.
________
Di Bandara
"Mami baik-baik jaga diriya, jangan lupa makan trus tidur nya jangan malam-malam. Mami juga gak boleh kerja sampai lupa waktu nanti Mami sakit. nanti kalau udah sampai titip salam sama kakek Hend, bibi Diana sama paman Leon ya"
ucap Morgan panjang lebar.
"iya sayang"
Sarah memeluk Morgan lalu mencium kening nya.
"aku berangkat dulu ya"
ucap Sarah.
Jordan mengangguk lalu menciumi kening Sarah dan memeluknya sebentar.
"hati-hati "
pesan nya.
kemudian Sarah segera menaiki pesawat nya bersama Gerry, Ya Sarah harus pergi bersama Gerry karna Gerry adalah Bodyguard nya dan Wanda akan tinggal untuk mengurus perusahaan.
"nanti kalau udah sampai kirim pesan ya "
teriak Morgan.
Sarah mengancungkan jari jempol nya sebagai tanda "iya"
Sarah sudah pergi dan pesawatnya pun sudah beragkat. Morgan, Jordan, dan Gibran kembali pulang ke rumah Jordan.
"Jordan ini semua rencana mu ya? "
"hm?"
"Ck, tidak usah sok polos! kau sengaja kan membuat Sarah pergi ke Eropa? "
bisik Gibran.
Jordan hanya mengangkat bahu nya.
ya mau bagaimana lagi, dunia ini terlalu kejam
ya mau bagaimana lagi, dunia ini terlalu kejam untuk istriku yang lembut dan cantik itu. aku tidak mau terjadi sesuatu pada nya apa lagi dia sedang mengandung, ya walaupun belum pasti dia mengndung atau tidak. tapi yang jelas saat ini adalah waktu yang cukup berbahaya untuk Sarah. jadi aku bisa fokus untuk melindungi putraku.
______________
Hi
Follow
ig: Jeon_fiee
__ADS_1
tbc