PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 85


__ADS_3

"Jordan....! "


teriak Sarah.


"Jordan bangun! jangan tinggalkan aku! "


teriak nya lagi


" kumohon jangan tinggalkan aku lagi! "


"Jordan bangun... hiks"


"Jordan...hiks"


Tangis Sarah menjadi jadi, tangan nya masih erat memeluk Jordan yang sudah tak sadar kan diri


"Jordan jangan tinggalkan aku lagi... hiks"


perlahan tangis Sarah mulai mereda, namun isakan nya


masih terdengar.


"Hey... "


tiba tiba Jordan membuka mata nya dan memanggil Sarah, tangan nya bergerak untuk mengelus pipi Sarah. ia tersenyum jenaka


Sarah terkejut dan segera melihat Wajah Jordan, ia terkejut melihat senyum Jenaka itu.


"kau? "


"kau masih mengkhawatirkanku? "


tanya Jordan tanpa menghilangkan senyum jenaka nya.


"Iya Bodoh! "


teriak Sarah sambil menghapus air mata nya.


Glen yang mendengar itu pun menjadi terkejut,karna selama ia bekerja sebagai asisten nya Jordan belum ada orang yang berani mengatakan bahwa bos nya itu 'bodoh'


Sekali lagi, Jordan tertawa jenaka dan membuat Sarah jengkel.


"kenapa kau tertawa?! "


ucap Sarah sambil memukul pelan dada Jordan


"aww"


Jordan meringis dan membuat Sarah tersentak, kemudian tangan nya mengelus dada bidang Jordan yang ia pukul tadi.


"Luka kecil seperti ini tidak akan membuat ku Mati Sarah"


Ucap Jordan sambil mengelus pipi kanan Sarah.


"memang nya luka apa yang akan membuat mu mati? "


tanya Sarah asal.


"tidak ada Sarah, aku ini abadi"


jawab Jordan penuh keyakinan.


Bukk...


"aww.. "


sekali lagi Sarah memukul dada bidang milik Jordan karna kesal.


"jangan bicara omong kosong lagi, lebih baik kita segera mengobati luka mu"


ucap Sarah setengah kesal.


lalu Sarah meminta Asisten nya Jordan untuk membantu diri nya memasukan Jordan kedalam Helikopter.


Cukup lama mereka di udara, Helikopter yang mereka naiki pun mendatar di pekarangan Villa yang cukup besar.


setelah helikopter itu mendarat, ada beberapa penjaga Villa yang tak lain adalah orang orang Jordan mendekat dan membantu Jordan turun hingga masuk ke Villa.


Sarah cukup terpana dengan Villa yang besar ini, ia yakin pasti ini Villa milik Jordan.

__ADS_1


sementara mereka membaringkan Jordan di atas ranjang, Sarah mengganti baju nya dengan baju yang di berikan Glen tadi nya.


setelah itu Sarah mengambil kotak P3k, ia juga menyuruh pelayan yang ada di Villa itu untuk mengambilkan air hangat dengan baskom dah tak lupa pula Handuk kecil.


setelah itu Sarah duduk di samping Jordan dan membantu nya untuk duduk, Sarah membuak baju kemeja Jordan yang sudah robek dan di penuhi banyak darah itu.


Baju Jordan sudah terlepas semua kecuali celana nya Sarah melihat ada banyak luka luka kecil di tubuh nya dan lebih parah nya lagi di bagian punggung yang terkena serpihan kaca saat di hotel tadi, kemudian ia membasahi handuk kecil tadi dengan air hangat di baskom, lalu mulai mengelap tubuh Jordan yang kotor dan berdarah itu.


Jordan meringis Saat Sarah membersihkan luka goresan peluru di bagian lengan nya, Sarah sedikit meniup luka itu sebelum memberi nya obat.


selesai memakaikan obat di seluruh tubuh Jordan yang terluka, Sarah segera membalut nya dengan hati hati



setelah selasai membalut luka nya, Sarah segera membersihkan dan membereskan peralatan P3K nya.


kemudian, ia membantu Jordan untuk berbaring lalu menyelimuti nya.


"Istirahat lah"


ucap Sarah sambil mengelus puncak kepala Jordan


"kau mau kemana? "


tanya Jordan.


"aku mau mandi"


jawab Sarah lalu beranjak pergi,namun tangan nya di tahan oleh Jordan


"ini suda jam 02.00 dini hari, lebih baik kau istirahat Saja"


"hmm.. baiklah"


Sarah setuju dan ingin pergi untuk tidur, tapi tangan nya masih di genggam oleh Jordan.


"lepaskan tangan ku! "


"kau mau kemana? "


"bukan kah kau menyuruh ku untuk tidur? "


ucap Sarah mulai kesal


Sarah mengerti maksud Jordan, tapi ia tidak mau tidur dengan nya dan menolak.


"kenapa? "


tanya Jordan kecewa


"aku tidak ingin menanggu tidur mu"


"kau tidak menganggu tidur ku Sarah"


"tapi tetap saja.... "


belum sempat Sarah menyelesaikan ucapan nya, Jordan sudah menarik diri nya hingga terjatuh dan berbaring di sampingJordan


"Jordan, lepaskan aku!"


Sarah meronta.


"tidak Sarah, kumohon tidur lah di samping ku" pinta Jordan.


Sarah terus meronta namun sebelah tangan Jordan yang tidak terluka makin memeluk nya dengan erat.


Akhirnya Sarah menyerah, lagi pula ia sudah mengantuk.


"baiklah, jika kau macam-macam maka aku akan mematahkan tangan mu ini"


ancam Sarah sambil menunjuk tangan Jordan yang terluka.


"iya-iya"


Sarah segera mengambil posisi yang nyaman yaitu membelakangi Jordan lalu menarik selimut hingga menutupi nya sampai ke leher.


melihat itu, Jordan segera melingkarkan tangan nya di pinggang Sarah dan mendekatkan diri kepada nya, Wajah nya sampai ke rambut Sarah, bahkan deruan Nafas nya terasa di telinga Sarah.


Sarah ingin memberontak dan marah, namun tangan tangan yang memeluk nya adalah tangan nya yang terluka, dan Sarah tidak tega memarahinya. lagi pula Jordan sudah menyelamatkan nya dari penjahat tadi, dan jujur di dalam hati nya ada rasa aman dan nyaman.

__ADS_1


#


Pagi hari nya Sarah terbangun di pelukan Jordan


ya ampun! bagaimana aku bisa memeluk nya?! bagaimana tangan nya?! semoga saja tidak terluka,bagaimana pun dia sudah menyelamatkan ku!


batin Sarah.


Sarah segera melihat tangan kiri Jordan yang terluka dan ternyata tangan itu masih baik baik Saja.


"selamat pagi"


Sapa Jordan dengan suara khas bangun pagi nya.


Sarah tidak menjawab, ia hanya menatap Jordan dengan datar.


"aku mau mandi"


ucap Jordan.


"lalu? "


"bantu aku"


Jordan berusaha duduk dan Sarah membantu nya.


"suruh saja pelayan mu"


tolak Sarah.


"aku ingin diri mu Sarah, aku mohon"


ucap Jordan memohon dan membuat Sarah tidak tega.


Sarah pun berusaha membantu Jordan ke kamar mandi, ia mendudukan Jordan di bangku yang ada di sana lalu membuka perbannya kembali


"luka di tangan mu belum kering, aku lap saja badan mu"


ucap Sarah, Jordan hanya mengangguk patuh.


Sarah menyuruh Jordan untuk membuka celana nya,namun Jordan menolak dengan alasan tangan nya masih sakit.


Sarah hanya menghela dan membuka ikat pinggang serta celana nya dan hanya menyisakan Boxer nya.Sarah sedikit malu melihat nya namun di tepis nya rasa malu itu, toh dia sudah pernah melihat nya.


"kenapa tidak di buka? "


tanya Jordan menggoda


"jangan macan-macam, lagi pula aku sudah pernah melihat nya"


jawab Sarah asal


"itu kan sudah lama, memangnya kau tidak mau melihat nya lagi? "


tanya Jordan menggoda Sarah lagi


Sarah kesal di buat nya, kemudian ia mengacuhkan Jordan dan segera mengelap tubub nya dengan handuk basah.lagi pula ia melakukan ini semua untuk balas orang


Saat Sarah sedang sibuk mengelap punggung Jordan, diam diam Jordan mengambil shower dan menyiramnya ke wajah Sarah.


"Jordan! "


Sarah berteriak karna kaget, kini baju bagian depan nya sudah basah


"kenapa kau tidak sekalian madi saja? "


ucap Jordan membuat Sarah malu sekaligus Marah.


Sarah segera menguatkan gosokan nya pada punggung Jordan hingga membuat nya menjerit


"ahh! Sarah sakitt! "


"ini hukuman, karna kau membuat ku kesal! "


__________


halo gaes,


jangan lupa vote dan tinggalkan jejak!

__ADS_1


maap lama:v


jaringan nya dari kmrn g bersabat ni 😁


__ADS_2