PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 50


__ADS_3

"mami berangkat kerja dulu ya sayang"


ucap sarah lalu kembali mencium pipi Morgan


"iya mami hati hati di jalan ya! "


balas Morgan


Sarah pergi ke perusahaan dengan Wanda dan Gerry menggunakan mobil perusahaan. saat sampai di perusahaan sarah dihormati sama seperti kemarin Setiap karyawan atau staf sama yang berlalu dengan Sarah mereka akan hormat dan menyapa Sarah dan tentu saja Sarah menyambut ramah sapaan dari mereka


kini Sarah bersama Wanda dan Gerry berada di depan lift menunggu liftnya terbuka Tak lama kemudian lift terbuka lalu Sarah masuk terlebih dahulu saat ingin masuk secara tidak sengaja Sarah bertabrakan dengan seseorang yang ingin keluar dari lift.


"ma.. maaf bu Direktur "


ucap anak laki laki itu sembari menundukan kepala nya.


kemudian saat sarah ingin bicara kepada laki-laki itu tiba tiba saja manager Gavin datang


"maaf kan dia bu Direktur, dia hanya anak magang" ucap manager Gavin membela nya.


Sarah hanya melirik sebentar ke manager Gavin.


"dari bagian mana? "


tanya Sarah kepada anak laki laki itu.


anak laki laki itu memberanikan diri manatap Sarah. "Dari Devisi keuangan bu Direktur "


ucap nya gagap


"nama? "


tanya sarah lagi


"angga"


jawab nya gemetar


kemudian sarah menghela nafas berat, sarah berfikir kenapa anak laki-laki ini begitu takut kepada nya? apa sarah seseram itu untuk di takuti?


"lain kali jika ingin keluar dari lift harus lebih berhati hati ya" ucap sarah lembut


Wanda Gerry dan manajer Gavin terkejut bersamaan lalu mereka saling memandang satu sama lain


jika direktur Dion yang mengalami ini mungkin anak magang ini akan habis di tangannya, namun berbeda dengan Sarah ia malah menasehati anak magang itu dengan lembut.itu lah yang mereka bertiga pikir kan


setelah itu angga pun berpamitan untuk undur diri dulu.


setelah melewati lift Sarah pun tiba di ruangannya ia mendudukan tubuhnya di kursi kebesarannya. setelah sedikit meregangkan otot-ototnya Sarah pun mulai menghidupkan komputer nya dan mulai bekerja Begitu juga dengan Wanda.


sedangkan Gery?

__ADS_1


ia hanya perlu berdiri di samping Sarah selama bekerja dan sesekali membantu nya.


"wanda tolong buatkan aku susu"


ucap sarah kepada Wanda,setelah Wanda meletakan setumpuk Dokumen ke atas meja Kerja Sarah


"maaf bu Direktur, di kantor tidak ada susu"


"tidak ada ya?? "


"jika anda mau sekarang juga saya akan membelikan semua jenis susu untuk anda dan menyediakan nya di kantor"


"eh... tidak usah "potong Sarah cepat


"emm.. buat kan aku teh saja" lanjutnya lagi. dan Wanda pun segera membuat kan nya


"Gerry bisa tolong beli kan aku Roti tawar? "


tanya Sarah kepada Gerry saat Wanda sudah pergi


"untuk apa bu Direktur? " tanya Gerry spontan


"untuk di makan lah"


jawab sarah tak kalah spontan


kemudian Gerry tersenyum kikuk dan bertanya lagi


"maksud saya kenapa anda menyuruh saya untuk membeli roti tawar? "


kemudian Gerry terdiam lali menggaruk belakang kepalanya yang tidak gata,dan berfikir bahwa Sarah tidak mengerti maksud nya.


akhirnya Gerry memberanikan diri untuk bertanya lagi


"kenapa harus membeli roti tawar? kenapa tidak pesan makanan dari restoran di sebrang? "


Sarah pun tersenyum simpul


"karna dari dulu sampai sekarang saya suka ngemil roti tawar dan susu atau tidak teh, dan jika ingin memesan makanan rasa nya tanggung 2 jam lagi kan sudah mau makan siang, lagi pula aku dan Morgan sudah berjanji untuk makan siang bersama"


jelas Sarah.


Kemudian Gerry mengangguk


"baiklah kalau begitu akan saya belikan"


pamit Gerry.


Gerry sekarang sudah sedikit tahu tentang Sarah, dan Gery berharap ia akan lebih akrab dengan sarah dam selalu bisa melindungi nya.


.

__ADS_1


.


.


.


..


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍


__ADS_2