PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 68


__ADS_3

"berapa lama kakak libur? "


tanya Sarah yang sibuk menatap layar komputer nya


"hanya seminggu "


jawab Rudi yang masih menutup mata nya, sekarang pria berseragam itu sedang berbaring di sofa


"oh iya, kakak tidak pulang? istri kakak pasti sudah menunggu di rumah"


balas Sarah.


"kau berniat mengusir kakak mu ini? "


tanya Rudi kesal


"Ck, bukan kakak. aku takut nanti istrimu menunggu di rumah"


"tidak, sebelum ke sini aku sudah ijin dengan nya"


"oh, begitu "


ya Rudi memang sudah menikah, namun Sarah tidak bisa menghadiri nya karna di saat mereka menikah Saat itu Morgan masih berusia 7 bulan, mana tega Sarah meninggalkan nya, membawa nya pun tidak mungkin


lagi pula mereka menikah di KUA, dan tidak banyak yang datang. tapi sekarang sudah banyak yang tahu.


drt... drt....


tiba tiba hanpone Rudi bergetar


"nah istri kakak sudah menelpon tu"


cibir Sarah


"iya-iyah"


Rudi pun bangkit dari tidur nya.


"memangnya kenapa si tidak mau pulang, ada masalah dengan istri kakak? "


tanya Sarah curiga


"hehe, sebenar nya iya"


nyengir Rudi


"masalah apa? "


tanya Sarah lagi, kali ini ia berhenti memperhatikan komputernya.


"dia mengajak ku ke pernikahan mantan kekasih nya"


"lalu apa masalah nya? "


"masalah nya, dia memintaku untuk bermesraan saat di pernikahan mantan nya katanya untuk membuktikan bahwa dia itu lebih bahagia dari mantan nya itu"


"lagian kau juga tahu kan aku tidak terlalu suka dengan acara yang beramai-ramai"

__ADS_1


lanjut nya.


kemudian Sarah tertawa kecil


"kenapa tertawa? memangnya ada yang lucu?! " tanya nya sinis


"tidak, tapi apa salah nya jika mengikuti keinginan istri kakak? wajar saja sih dia meminta itu. lagi pula jika misalkan kakak di undang ke pernikahan Seira(mantan kekasih nya Rudi) pasti kakak juga melakukan hal yang sama bukan? "


kemudian Rudi terdiam,raut wajah nya berubah.


"tidak juga, lagi pula kami sekarang hanya berteman. Aku dan Seira tidak memiliki hubungan apapun kecuali pertemanan, dan jika aku cemburu atau memanas manaskan nya pun sudah tidak ada hak kan? "


hak?


'jika aku datang ke pertunangan Jordan, apa aku akan melakukan hal yang sama? membawa pasangan, dan menunjukan kepadanya bahwa aku sudah bahagia?


hah... konyol sekali.


namun jika keadaan berbalik bagaimana?


jika aku malah cemburu?


hah... tidak ada hak untuk mu Sarah!


kau tidak punya Hak!, ah sudah lah lagi pula aku sudah tidak memikir kan nya lagi'


batin Sarah


"Sarah! "


"ha?? "


"kau baik baik saja? "


tanya Rudi, Dan Sarah hanya mengangguk lemah.


"kalau begitu aku pulang dulu"


"iya hati hati"


setelah itu Sarah kembali ke rutinitas nya seperti biasa.


_______


seorang Pria yang memakai celana dan Jas hitam berjalan menuju pintu yang ada di depan nya.


clek...


Pintu terbuka, sehingga menyinari ruangan yang tampak gelap gulita itu.


di dalam Ruangan itu ada sebuah meja panjang yang sudah di duduki oleh pemilik masing masing.


pria itu masuk, kemudian Duduk di kursi yang sudah di siap kan.


"selamat datang tuan, sudah lama terakhir kali anda kemari"


ucap Salah seorang pria yang memakai Jas yang sama

__ADS_1


lalu Pria itu hanya tersenyum.


"kupikir kau tidak akan datang, anak kesayangan ku"


ucap seorang pria yang sudah beruban, yang tak lain adalah pemimpin dari mereka


"tentu saja, masih ada masalah yang belum di selesaikan"


balas Pria itu


pria yang beruban itu hanya tersenyum pahit.lalu berkata lagi


"baiklah, semuanya sudah berkumpul kini kita langsung saja ke inti nya. "


"kita buka kasus nya. "


lanjut nya.


kemudian Pria beruban itu membuka sebuah dokumen. setelah itu ia melemparkan foto ke masing masing orang yang di sana.


"kalian ingat wajah itu? "


tanya Pria beruban itu.


semua orang yang di meja itu menganggukan kepala nya bersamaan.


"Gara. dia adalah penghianat, pemberontak, ia harus kita dapatkan, ia harus mendapatkan hukumannya, walaupun saat ini belum ada pergerakan dari nya kita harus tetap waspada, jangan sampai lengah dari nya. ingat dia itu spikopat yang berbahaya dia bisa berbuat nekat. dan ini.. "


pria beruban itu kembali membagikan foto seorang wanita


para pria yang menerima foto itu terkejut melihat nya


"Mr.Daniel ini bukan nya Direktur perusahaan Wushi yang baru itu? .... "


tanya salah seorang


ya, nama pria beruban itu adalah Mr. Daniel, pemimpin dari mereka semua yang tak lain adalah anggota Mafia.


"iya, Direktur perusahaan Wushi itu akan menjadi targetnya. yaitu Nona Sarah dan putranya Morgan"


jawab Mr. Daniel


seketika pandangan semua orang menuju ke satu arah. yaitu menuju ke arah Pria yang dari tadi diam dengan raut wajah dingin


yang tak lain adalah Jordan.


**Mr. Daniel adalah ketua dari organisasi Mafia di negara ini. Mr. Daniel mendirikan organisasi ini dengan bantuan Johan ayah nya Jordan, namum saat itu Jordan belum masuk ke Organisasi Mafia. sebelum Jordan masuk ke organisasi Mafia, Gara adalah anak kesayangan Mr. Daniel namun saat Johan memeperkenal kan Jordan kepada Mr. Daniel,Jordan langsung di angkat menjadi anak kesayangan nya dan sedikit membuat Gara di sudutkan. bahkan saat itu Mr. Daniel pernah mengatakan bahwa Jordan akan menjadi pemimpin selanjutnya yang membuat Gara iri. dan karna perselisihan itu lah Gara membenci Jordan ia pun memberontak dan mengkhianati Mr. Daniel bahkan Gara pun hampir membunuh Mr. Daniel.


dan saat itu Gara pernah berkata:


"aku berjanji akan merebut orang yang kau sayangi Jordan! "


Gara mengatakan itu karna ia merasa Jordan merebut Mr.Daniel dari nya.


Karna bagi Gara, Mr. Daniel sudah ia anggap sebagai ayah nya sendiri.


padahal Mr.Daniel sendiri sudah menjelaskan bahwa ia dan Jordan itu sama sama anak kesayangan nya. namun spikopat itu tetap saja tidak percaya**.

__ADS_1


_________


hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍


__ADS_2