
"terima kasih atas kerja sama nya! "
mereka bertiga pun Saling berjabat tangan.
kemudian Sarah pamit pergi terlebih dahulu, ia tidak ingin berlama lama lagi di tempat itu.
#di dalam mobil
"anda baik baik saja bu direktur? "
tanya Wanda khawatir,
dari tadi Wanda selalu memperhatikan Sarah yang tampak gelisah.
"aku tidak papa"
jawab Sarah
Sesampai nya di perusahaan Sarah di hampiri oleh manager Gavin,
"Maaf bu Direktur, tadi ada tamu yang memaksa untuk bertemu dengan anda saat anda keluar tadi"
ucap nya
"siapa? "
"tidak tahu, orang itu memakai seragam TNI dan ia mengaku bahwa dia..... "
"A..aku tahu,dia...adalah kakak ku"
potong Sarah cepat, lalu berlari meninggalkan manager Gavin
aduh! bagaimana aku bisa lupa! aku kan sudah janji makan malam di rumah kakak kemarin, kenapa bisa lupa sih!
batin Sarah
Saat Sarah tiba ia langsung membuka pintu ruangan nya dan menangkap sosok yang familiar bagi nya.
di Sofa sudah ada kakak nya dan Morgan yang ada di pangkuan nya dan paman Han juga ada.
"eh, Morgan sudah pulang"
ucap Sarah
__ADS_1
Sontak mereka pun menoleh ke arah Sarah bersamaan.
"Mami... "
dengan segera Morgan berlari ke arah Sarah dan memeluk kaki nya
Sarah berjongkok kemudian ia mengacak ngacak rambut Morgan
"Morgan kenal dengan paman itu? "
tanya Sarah
Morgan mengangguk
"paman itu kan paman nya Morgan, Mami gima sih! "
Sarah tertawa kecil, ternyata kakak nya sudah menceritakan nya. setelah itu Sarah beranjak duduk di sebelah kakak nya dan begitu juga dengan Morgan
"kakak sudah lama? "
tanya Sarah, lalu memangku Morgan di atas paha nya.
"lumayan "
"ayo lah kak, maaf kan aku. tadi malam aku lupa ke rumah mu"
bujuk Sarah, ia tau bahwa kakak nya itu sedang merajuk dengan nya
dengan kesal Rudi menjitak kepala adik nya.
"aww, sakit kakak"
rintih Sarah.
melihat Sarah di jitak seperti itu membuat, Wanda, paman Han, dan Gerry terkejut. sedangkan Morgan ia malah sibuk dengan Hanpone nya.
"Dasar Bodoh "
ucap Rudi dingin.
Sarah yang dikatai seperti itu pun cemberut, kemudian ia memilih menyandarkan kepalanya di bahu sang kakak.
"Maaf kakak, tadi malam aku benar benar ketiduran"
__ADS_1
"alasan"
"iya paman, Mami kemarin malam itu capek habis kerja, makan malam Saja mami sampai lupa. " tiba tiba Morgan yang dari tadi sibuk sendiri pun ikut bicara.
mendengar hal itu,raut wajah Rudi berubah. Sarah pun mengngkat kepala nya dari bahu Rudi.
"jika kau tidak sanggup mengurus semua ini, maka jangan mengambil tawaran nya"
ucap Rudi prihatin
ya sebelumnya Sarah memang sempat Cerita kepada Rudi tentang tawaran Direktur Hend itu, manun mau bagaimana pun keputusan nya hanya ada di tangan Sarah.
"Aku sanggup kak, aku kuat, aku tidak lemah"
balas Sarah
Rudi tertawa kecil,
"iya, adik ku memang kuat. dia tidak lemah"
Sarah pun tersenyum senang.
-----
Orang tua Sarah meninggal karna kecelakaan, dan sebelum kecelakaan itu terjadi mereka sudah lebih dulu mengadopsi Leon.
dan Sebagai kakak, Rudi menjadi tulang punggung bagi adik adik nya hingga mereka tumbuh dewasa.
dan saat kuliah Rudi mendapat beasiswa ke singapura, lalu Rudi dengan terpaksa meninggal kan adik adik nya, untung saja Rudi punya tetangga yang baik untuk menjaga Sarah dan Leon walau pun tidak setiap waktu. dan semenjak itu Rudi jarang menghabis kan waktu nya bersama Sarah dan Leon, meskipum begitu mereka sudah belajar untuk hidup Mandiri. Dan mereka tidak akan bergantung dengan seseorang.
lalu siapa yang menafkahi Sarah dan Leon saat Rudi pergi?
tentu Saja Sarah.
sebagai kakak ke dua, ia harus menggantikan Rudi untuk Leon. walau pun sebenarnya Rudi mengirim kan uang untuk Sarah dan Leon setiap bulan nya, namun Sarah tetap tidak mau menyusah lan kakak nya. ia tahu kebutuhan kakak nya saat kuliah pasti lebih banyak.
dan di tambah lagi semenjak Sarah SMP ia sudah mulai ikut bisnis online, dengan pengetahuan dan kecerdikan yang Sarah punya ia bisa memberi uang Saku untuk Leon.
sungguh sedih nya mengenang masa masa itu.
__________
hallo semua jangan lupa vote yaa 😍
__ADS_1