PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 81


__ADS_3

Saat ini Sarah tengah berdiri di ruangan nya tepat nya di depan kaca besar yang terletak di samping meja kerja nya dan menampakan pemandangan kota serta halaman utama perusahaan nya.


Sarah memandangi ke bawah, ia melihat seorang pria yang masuk ke mobil sport hitam nya lalu pergi begitu saja dan membuat Sarah termenung


"Wanda... "


ucap Sarah sambil termenung


"iya? "


"apa aku salah? "


"ha?? "


Wanda menoleh dan menatap bingung Sarah,


"ah, tidak apa apa"


Sarah pun sadar dari lamunan nya dan segera duduk kembali ke kursi nya. untung Saja ia tidak meneruskan kata kata nya


Wanda menghela nafas nya, sekarang ia mengerti apa yang sedang di pikirkan Sarah.


Wanda mengambil vitamin dari dalam laci lalu memberinya untuk Sarah dan tak lupa pula segelas air mineral


"bu direktur, saat nya makan vitamin "


ucap Wanda


dan tanpa basa basi lagi, Sarah langsung mengambil nya dan memakan Vitamin itu.


"Wanda, boleh aku pinjam handpone mu?"


tanya Sarah saat sudah selesai meminum Vitamin nya


"untuk apa bu direktur? "


"aku mau menghubungi seseorang, handpone ku mati"


"em.. baiklah, "


dengan ragu ragu Wanda memberikan handpone nya.


 


"apa?!!... "


Jordan berteriak saat menelpon


"iya tuan, bu direktur melakukan penerbangan ke kalimantan secara mendadak"


"kenapa baru memberitahu ku? "


"maaf tuan, dari tadi handpone saya di pinjam bu direktur "


"baiklah, apa kau pergi bersama nya? dan Gerry? "


"tidak, hanya saya yang pergi. Bu direktur menyuruh Gerry di rumah untuk menjaga Morgan"

__ADS_1


"kau tetap berada di sisi Sarah, jangan sampai lengah. aku akan menyusul"


"baik tuan "


Jordan pun memutuskan Telpon itu kemudian ia segera berlari menuju ke ruangan Gibran


saat sedang berjalan Jordan mengubungi Asisten nya.


"siapkan pesawat pribadi ku, kita akan pergi ke kalimantan. aku akan sampai dalam 20menit"


ucap Jordan, dan tanpa menunggu balasan ia langsung mematikan telfon nya..


brak..


Jordan mendobrak pintu ruangan Gibran hingga membuat Gibran terkejut


"hey, ada apa? "


tanya Gibran saat melihat Jordan sedang panik.


"Sarah melakukan penerbangan mendadak ke kalimantan dan ini adalah kesempatan bagus bagi para musuh, kirim orang orang kita ke sana sekarang juga dan aku akan menyusul nya"


jelas Jordan


"lalu aku? "


"kau tetap di sini dan jaga Morgan, bisa saja dia menyakiti Morgan. dan ingat jika Morgan sampai tergores sedikit pun maka aku akan membunuh mu! "


ancam Jordan.


Jordan pun segera keluar dan pergi dengan mobil sport nya.


Jordan mengemudikan mobil nya dengan kecepatan tinggi, ia takut jika Sarah kenapa napa,ia tidak mau terlambat dan menyesal nanti nya.


citt.....


Jordan menghentikan mobil nya di sebuah lapangan yang sangat luas, dan di sana sudah ada pesawat pribadinya yang siap lepas landas, dan di sana juga ada Heri(pilot pribadi Jordan) dan 20 pengawal yang badan nya berotot dan tinggi.


Heri dan 20 pengawal itu pun mendekati Mobil Jordan dengan segera dan membuka kan pintu untuk nya.


"semuanya sudah siap? "


tanya Jordan


"Sudah Tuan"


jawab Heri


Jordan tak membalas nya lagi, ia memilih untuk mempercepat langkahnya menaiki tangga yang terhubung dengan pintu masuk pesawat .


Saat masuk, ada 5 pramugari yang menyambut nya, dan setelah ia duduk pesawat pun mulai lepas landas lalu Jordan menghubungi seseorang


"hallo"


"halo kak, ada apa? "


"hari ini aku ada penerbangan mendadak ke luar kota tolong kau urus perusahaan"

__ADS_1


"ais, tidak bisa! hari ini aku ada pemotretan "


"setelah itu, bisa kah kau mengurus perusahaan? "


kini terdengar nada kesal dari Jordan.


"lagi pula kenapa harus aku? kakak kan masih punya banyak orang untuk di suruh"


"tidah bisa, hanya kau yang aku percaya "


"hah, iya iya baiklah"


kemudia pembicaraan itu berakhir


beberapa jam pun berlalu dan akhirnya pesawat itu mendarat lalu saat Jordan dan orang orang nya turun dari pesawat sudah ada 2 mobil yang menunggu nya.


Jordan dan asisten nya menaiki salah satu mobil lalu segera pergi ke Villa yang baru di beli oleh asisten nya beberapa jam lalu. bagi Jordan membeli beberapa villa dan mobil tidaklah susah, ya nama nya juga CEO.


memangnya siapa sih, yang tidak kenal dengan Jordan?


dia adalah pengusaha ke 2 yang mencetak skor di seluruh Asia


eakkk:v


dulu, Jordan hanyakah seoranng pengusaha biasa dan suatu hari musuh nya merencakan sebuah konflik antara dia dan Sarah namun pada saat itu juga Jordan tidak bisa melawan karna ia tidak punya orang dan kekuasaan walau pun melawan itu juga percuma, yang nanti nya akan membuat diri nya dan Sarah mati. dan karna itu lah Jordan mengikuti permainan dari musuh nya dan sengaja membuat Sarah pergi jauh agar bisa tetap aman hingga ia melahirkan nanti. Dan semenjak insiden itu pula membuat nya bertambah gigih untuk mencapai impiannya dan melindungi serta membawa Sarah kembali. sehingga membuat nya menjadi kuat dan berkuasa seperti sekarang.


untuk mencapai ini semua tidak lah mudah bagi nya, ia harus bekerja keras pagi hingga malam dan menghadapi berbagai rintangan dan cobaan walaupun terkadang ia menderita karna merindukan Wanita yang ia cintai hingga sampai sekarang dan tujuan nya hanya satu, ada yaitu untuk melindungi keluarga nya, Sarah dan anak anak nya kelak.


dan karna posisi ini pula ada orang yang tidak suka atas keberhasilan nya. namun sebesar apapun rintangannya, Jordan akan mencintai dan melindingi Sarah. karna bagi Jordan Sarah adalah hidup nya, nafas nya dan dunia nya.


jika suatu hari Sarah pergi dan meninggalkan nya untuk selama lamanya, maka Jordan pun mungkin akan ikut pergi dengan nya.


Jordan mengerti dengan segela rintangan dan cobaan yang kini sedang ia hadapi, namun ia percaya bahwa suatu hari nanti tuhan akan memberinya kebahagian yang berlimpah.


_____________


aneh?


ya memang begitu:v


lebay?


ya, author nya memang lebay:)


berlebihan?


ya nama nya juga novel, dan ini novel karya ku, dan terserah aku juga dong mau di bikin alurnya seperti apa.


kalau kalian suka mah, alhamdulillah


tapi kalau gak suka, tolong ya jangan berkomentar yang menyinggung.


Jujur, author sedikit sedih saat membaca komentar yang tidak bagus dari para Readerss dan membuat author jadi males dan gak mood lagi buat nulis:)


intinya, Author butuh dukungan dari kalian semuaa 😊


happy Reading ❤

__ADS_1


__ADS_2