PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 64


__ADS_3

"sudah bersih? "


tanya Sarah saat Morgan sudah kembali


Morgan mengangguk.


"kalau begitu cepat habiskan makanan nya setelah ini kita akan melihat sekolah Morgan yang baru "


ucap Sarah dan membuat anak bersemangat


"oke mami"


dengan lahap, Morgan melahap habis daging kepiting nya tadi.


selesai makan siang Mereka pun pergi melihat sekolah Morgan yang baru tapi Sarah menyuruh Wanda kembali ke kantor untuk berjaga-jaga.


sampai nya di sekolah baru Morgan, mereka di ajak berkeliling sekolah terlebih dahulu oleh guru olahraga di sana nama nya Ridwan.


"terima kasih telah menemani kami melihat sekolah pak Ridwan" ucap Sarah kepada guru olah raga itu.


"sama sama bu, ruangan kepala sekolah nya ada di lantai dua" balas Ridwan


"baik, sekali lagi terima kasih "


Sarah pun segera menuju ke ruangan kepala sekolah dan ditemani oleh Gerry namun Morgan lebih memilih untuk bermain di pekarangan sekolahnya bersama Paman Han


setelah selesai mengurus surat pindah Morgan Sarah dan Gerry pun menyusun organ di pekarangan sekolah


" Morgan Ayo kita pulang sayang"


ajak Sarah


" Oke Mami"


organ pun bangkit dari duduknya dan segera menghampiri Sarah. Setelah itu mereka kembali ke perusahaan


"mami laptop Morgan mana? "


tanya Morgan sambil memeriksa laci yang ada di samping rak.


anak itu langsung mencari laptop nya saat sampai entah apa yang membuat nya hobi bermain di laptop nya itu. Sarah pun kurang suka dengan Morgan jika sering bermain laptop.


"mami simpan "


jawab Sarah cuek

__ADS_1


"iih Morgan mau pinjam "


pinta nya tak sabaran


kemudian salah menghela nafas berat lalu mengeluarkan laptop berukuran sedang dari laci mejanya


" ini mainnya jangan lama-lama ya"


ingat Sarah


"iya mami "


anak itu langsung semringah mendapat laptop nya.


Morgan membawa laptop nya ke atas sofa, menghidupkan nya lalu mulai menonton film kartun nya.


_______


pukul 16.00


Sarah menghela nafas lega lalu menyerudup teh nya, akhirnya pekerjaan nya hari ini selesai.


"Paman Han, bangunkan Morgan"


pintah sarah.


dengan setengah kesadarannya Morgan duduk dan mengusap ngusap mata nya.


"Morgan, cuci muka dulu"


perintah Sarah


"iya mami"


Anak itu menguap, dan bukan nya ke kamar mandi ia malah lanjut merebahkan diri nya di sofa dan kembali tertidur melanjutkan mimpinya.


Sarah melihat itu hanya menggeleng kan kepala, lalu ia berjalan ke arah Morgan dan menganbil laptop nya. dan berjalan keluar terlebih dahulu


setelah itu paman Han pun menggendong Morgan dan mengikuti Sarah dari belakan


mereka masuk ke mobil seperti biasa Gerry yang menyetir, paman Han di depan memangku Morgan yang tertidur pulas lalu Sarah dan Wanda duduk di belakang.


selama di perjalanan Sarah menyenderkan kepalanya ke kaca mobil, pikirannya kosong tidak ada yang ia pikirkan saat ini ia bingung apa yang harus dilakukan selanjutnya Apa yang harus dilakukan jika bertemu dengan Jordan? Apa yang harus ia lakukan untuk masalah ini rasanya Sarah benar-benar ingin hilang dari dunia ini dan hidup bahagia bersama putranya, hanya dengan putranya seorang


Hidup ini terlalu kejam bagi Sarah, Sarah tahu saat ini masih banyak orang yang mengincarnya masih banyak orang yang ingin mencelakainya melihat apa yang Sarah dapatkan saat ini dan Sarah juga takut jika orang-orang benar akan melukainya siapa yang akan melindunginya? siapa yang akan membawanya jauh dari bahaya? Entah kenapa Salah merasa dia hidup seorang diri dan tidak ada yang bisa saya andalkan yang bisa menjadi tempat sandaran untuknya.

__ADS_1


stt...


mobil pun sudah berhenti di pekarangan rumah Sarah mereka semua turun Paman Han menidurkan Morgan terlebih dahulu di kamar sedangkan Sarah ia menuju ke dapur bersama Wanda dan Gerry


Wanda mengambilkan segelas air putih untuk sarah lalu memberinya kepada Sarah dan Gerry ia memberikan resep obat dan juga Salaf yang diberikan dokter kemarin


" diminum dulu obatnya Bu direktur"


ucap Gerry


" Terima kasih"


balas Sarah


Sarah meminum obatnya lalu ia pun mengoleskan salep ke luka yang ada di keningnya dan dibantu oleh Wanda


setelah itu paman Han kembali dan berkata bahwa Morgan sudah tertidur Sarah pun mengangguk lalu bangkit dari duduknya dan menuju kamar untuk beristirahat


Sarah masuk ke kamarnya melihat tubuh kecil Morgan yang terbaring pulas di kasurnya setelah itu Sarah masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri


ah sial! aku lupa membawa handuk


gerutu sarah saat selesai mandi


Sarah membuka sedikit pintu kamar mandi dan melihat keluar dan sialnya Morgan masih tertidur pulas dan terpaksa Sarah mengendap-ngendap ke sofa yang ada di sebelah lemari Sarah untuk mengambil handuk nya Untung saja tidak ada orang di situ dan pintu kamar sarah juga sudah di kunci jadi sekarang aman.


setelah selesai memakai piyama nya Sarah ikut merebahkan diri di samping Morgan ia menutup matanya dan masuk ke dalam mimpi nya bahkan Sarah merupakan makan malamnya.


pukul 23.30


tiba-tiba Morgan tersentak dan terbangun entah apa yang membuatnya terbangun Mungkin karena ia tidur dari tadi siang tadi


Morgan menoleh ke sebelahnya melihat maminya yang sudah tertidur pulas sesekali Morgan mengelus lembut pipi Sarah lalu kembali merebahkan diri dan menutup matanya


namun itu sia-sia Morgan kembali terbangun Iya tidak bisa tidur entah apa yang ia pikirkan tiba-tiba Morgan teringat akan sesuatu ia segera pergi ke kamar mandi dan mengambil baju kotor nya di ranjang karena Paman Han tadi sudah sempat mengganti baju Morgan dengan baju tidurnya.


Morgan mengambil kartu nama dari saku kantong bajunya setelah itu ia membawanya ke atas sofa dan meraih handphone yang di atas meja di samping sofa


dengan segera Morgan menekan nomor yang ada di kartu nama itu ia berniat untuk menelpon Paman yang ia jumpai tadi di restoran


" Halo Paman"


sapa Morgan


_____________

__ADS_1


hallo semua jangan lupa vote yaa 😍


__ADS_2