
"apa yang ayah katakan pada nya? "
tanya Jordan saat sudah sampai di perusahaan
"tidak ada, hanya basa basi"
balas Johan acuh tak acuh
"jangan menyangkal ayah!"
"ayah merindukan nya! ayah tidak tega melihat nya seperti itu, mau sampai kapan ini akan berlanjut? kenapa tidak kau sudahi saja semua ini? "
ucap Johan dengan rahang yang mengeras
kemudian Jordan hanya Menghela nafas berat
"ayah, aku melakukan semua ini demi kebaikan semua. percayalah kepada ku,aku tidak akan membiarkan nya terluka sedikit pun "
"tapi kita belum bisa pastikan bahwa dia aman" Johan memijat pelipis nya
kemudian Jordan mendekat ke Johan dan memberikan pelukan semangat untuk sang ayah.
_____________
Sarah keluar dari Ruang rapat lalu menuju ruang kerjanya bersama Gerry dan Wanda
saat sarah masuk ke ruang kerja nya, ia sudah melihat Morgan sedang memainkan handpone nya di sofa.
"Morgan, kenapa tidak bermain piano? "
tanya Sarah saat sudah duduk di kursi kebesaran nya.
"sudah tadi "
ucap nya sambil sibuk menatap ke Handpone.
"Morgan sudah makan siang? "
tanya Sarah lagi
"belum"
"mau ikut makan siang bersama mami? "
tanya Sarah sambil mengemaskan dokumen-dokumen yang ada di atas mejanya
" iya-iya Morgan mau ikut"
balas nya cepat lalu meletakan Handpone nya
"ayo"
Sarah pun berdiri lalu pergi bersama Morgan ke Restoran yang berada di sebrang perusahaan.
tentu saja Wanda dan Gerry ikut.
__ADS_1
"ini Restoran apa mami? "
tanya Morgan saat sudah sampai di restoran
"Saefood "
balas Sarah lalu duduk di meja yang telah di pilih
"wanda, Gerry kalian harus ikut makan siang juga"
"baik bu direkrur"
balas mereka bersemaan lalu memilih meja yang ada di sebelah meja Sarah dan Morgan
kemudian mereka pun memesan makanan dan tidak lama kemudian makanan nya pun tiba
"enak sekali ya mami"
ucap Morgan sambil menyunyah
"pelan pelan"
balas Sarah sambil menyudorkan air mineral
"iya mami"
Morgan pun menerima air mineral itu.
#
pukul 15.00
Sarah menghela nafas lega lalu menyerudup teh nya.
pekerjaan sarah sudah selesai, kini ia sudah bisa pulang.
Sarah menoleh ke arah sofa, dan melihat Morgan yang sudah tertidur pulas di sana.
"paman Han bangunkan Morgan, kita akan pulang " ucap sarah sambil memberesi dokumen dokumen yang ada di meja nya
tapi sayang nya Morgan tidak mau bangun dan mau tidak mau harus di gendong sampai ke mobil.
"Wanda Gerry, kalian antar Morgan dan Paman Han dulu nanti aku akan menyusul dengan mobil yang satu nya"
ucap sarah saat sudah berada di dekat mobil
"tapi bu Direktur, biar saya yang akan mengantar anda pulang "
balas Gerry
"tidak usah, aku ingin ke suatu tempat sebentar "
"tapi bu direktur... "
"tidak apa, aku hanya sebenar"
__ADS_1
Sarah pun segera pergi dan masuk ke mobil Sport di parkiran.
Mobil sport itu pemberian dari Direktur Hend namun Sarah belum pernah menaiki nya
Sarah menancapkan gas nya dengan kecepatan normal ini mobilnya berjalan di atas Jalan Raya. rasanya Sarah benar-benar bebas tidak ada lagi yang mengikutinya atau pun mengusik nya.
alunan angin berhembusan ke arah Sarah, angin yang meniup rambut nya hingga berterbangan membuat sarah merasa ringan.
Sarah tersenyum bahagia, ia berkeliling melihat kota dan terkadang ia sedikit lupa jalan di kota.
setelah berkeliling melihat kota Sarah pun menghentikan mobil nya di sebuah tempat.
Sarah membuka pintu mobil nya lalu berjalan mendekati Danau.
ya, tempat yang Sarah kunjungi adalah
Danau Biru
Sarah pergi ke tempat ini karna ia ingin melihat matahari terbenam.
kini Sarah sudah duduk di samping kanan Pohon besar dekat Danau, ia menyenderkan kepala nya di batang pohon besar itu dan sesekali membuat harapan.
Sarah melirik jam tangan nya, masih ada waktu sekitar 15 menit lagi matahari akan terbenam, kemudian ia memilih untuk menutup mata nya sebentar dan memimpikan impian nya.
setelah merasa cukup lama Sarah pun membuka mata nya lalu melihat matahari yang akan terbenam sebentar lagi.
matahari pun mulai terbenam, memudian sarah menutup mata nya lalu membuat permohonan.
sarah tidak tahu apakan permohonan ini akan di kabul kan atau tidak, namun ini sudah menjadi kebiasaan nya sejak dulu yaitu sebelum ia bercerai.
permohonan sudah Sarah lakukan lalu ia membuka matanya kembali dan melihat matahari yang sedikit lagi akan habis terbenam.
'indah sekali'
guman sarah
setelah matahari benar benar tenggelam Sarah pun bangkit dengan senyum yang terukir indah di bibir nya.
Sarah melangkah kan kaki kemudian menoleh ke arah samping nya, dan betapa terkejut nya Sarah.
Sarah melihat pria yang juga menoleh ke arah nya lalu menunjukan ekspresi yang sama seperti Sarah.
tidak lain pria itu adalah Jordan
'Jordan? '
batin Sarah
'Sarah? '
batin Jordan bersamaan.
________________
Hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍
__ADS_1