
"bu direktur, maaf... saya tidak bermaksud.. "
"tidak papa Wanda, aku baik baik saja"
potong Sarah cepat, setelah itu ia berjalan terlebih dahulu menuju ke parkiran
Wanda menatap Sarah iba ia merasa sedikit bersalah karna mengatakan nya. dan tiba tiba hanpone nya berbunyi
"hallo tuan"
"....."
"tuan tenang saja, masalah nya sudah selesai"
"....."
"bu direktur sedih dan menangis saat saya mengatakan nya. "
"....."
"baik tuan saya mengerti "
"...."
"baik tuan, saya akan menjaganya melebihi nyawa saya sendiri"
"....."
telpon itu di matikan, Wanda menghela nafas berat kemudian berjalan menyusul ke parkiran.
------
sarah masuk ke mobil ia melihat Morgan yang sibuk dengan Hanpone nya. tampa berkata lagi Sarah langsung masuk dan duduk di sebelah Morgan. kemudian di susul oleh Wanda
saat di perjalanan mereka saling Diam tidak ada yang bicara hanya ada suara mobil yang berlalu lalang di luar sana
mereka kembali ke perusahaan dan melanjutkan urusan masing masing.
_______________
Brakk...
Wanda memukul meja kerjanya sekeras mungkin, untung saja ruangan nya terpisah dari ruangan Sarah. Wanda benar benar marah dan kesal dengan orang di depan nya ini.
"jika anda tidak bisa dan tidak niat dengan perusahaan kami, anda bisa membatalkan krontak nya" bentak Wanda kepada pria yang di depan nya
"yaampun Honey, kamu ini galak sekali sih"
protes pria yang di bentak oleh Wanda
"tuan, tolong bersikap sopan di depan saya. anda tahu? tadi siang anda sudah membuat direktur kami menunggu hingga bosan dan sekarang anda bilang kalau anda ingin bertemu direktur sekarang juga? "
kata Wanda penuh emosi
"ooh ternyata marah karna itu ya, maaf tapi aku ada urusan mendadak jadi tidak bisa datang Honey"
ucap nya santai.
"santai sekali kau mengatakan nya untung saja bu direktur tidak mempersalahkan nya "
"ya, Karna aku dan direktur kalian sudah saling kenal sejak lama. jadi boleh kah aku menemui direktur nya?"
"tidak, bu direktur sibuk "
ketus Wanda.
"ayolah Honey... "
__ADS_1
ucap pria itu manja
"berhenti memanggil ku dengan sebutan yang menjijikan itu"
bentak Wanda lagi.
pria itu tersenyum licik kemudian ia mengulang kata itu lagi.
"Honeyy... "
"Gibran!... "
pekik Wanda, kini kesabaran nya sudah mulai habis.
"wahh.. kau memanggil nama ku sayang... "
ucap Gibran tak percaya
ya, pria itu adalah Gibran
"Diam...atau aku akan memakan mu! "
ancam Wanda.
"wah.. wah..kau ingin memakan ku? kau benar benar tidak sabar ya Honey. kalau begitu bagaimana kalau nanti malam kita ke Hotel? "
goda Gibran. kemudian ia mendekatkan wajah nya ke wajah Wanda
ah sial, aku salah bicara!
batin Wanda
"Gibran! Jika bukan karna Tuan Jordan, aku tidak aka segan untuk membunuh mu sekarang juga " ancam Wanda kembali, kini wanda benar benar marah mata tajam nya menusuk ke hati Gibran.
"aku akan menunggu hari dimana kau akan membunuhku Honey"
dan..
Cupp...
Gibran memberikan kecupan singkat di bibir Wanda dan membuat nya kaku sekaligus malu.
setelah memberi kecupan itu Gibran langsung keluar tampa berkata sepatah pun.
ciuman.. ciuman pertamaku!
Gibran gila! lain kali aku kan membalas mu!
liat saja nanti!
aku tidak akan memaafkan mu?
Dasar playboy breng*ek!
Wanda terus memaki Gibran dalam hati nya
dengan senyum yang tak hilang dari wajah nya Gibran terus berjalan keluar
Dari dulu Gibran memang tertarik dengan Wanda, namun wanita itu tidak tertarik dengan nya, Wanda selalu jutek, ketus dan suka marah marah kepada Gibran dan itu lah yang membuat Gibran menyukainya.
dan demi Wanda Gibran berhenti menjadi playboy yang suka gonta ganti pasangan, ia ingin fokus untuk mengejar dan mendapat Wanda seutuh nya.
Gibran suka saat melihat wajah Wanda yang marah marah dan jutek itu, apa lagi saat melihat ekspresi nya saat di cium tadi. benar benar membuat Gibran Gila!
dan tujuan nya datang kemari bukan lah untuk menemui Sarah tapi menemui Wanda,
si gadis jutek dan pemarah itu.
__ADS_1
sebelum Gibran keluar, ia mengecek hanpone nya dan membuka Chat whatsapp nya.
ia membuka kontak Wanda yang di berinama:
kucing Garong 😻
lalu mengirim nya pesan
Gibran : nanti malam jadi ke hotel?
1detik.. 2detik..
kemudian Gibran mendapat balasan nya
Wanda : kau masih ingin hidup?!
Gibran tertawa kecil, ia tahu kalau kucing Garong nya ini akan membalas pesan nya. walaupun ia sedang marah tadi
Gibran : aku masih ingin hidup, jika kau ingin membunuh ku maka aku harus menikahi dan menghalal kan mu dulu lalu punya anak dan hidup bagia. dan setelah itu baru kau bisa membunuh ku dan kita akan mati bersama sama
Wanda : aku tidak sudi menikah dengan mu!
Gibran : yakin??? nanti kalau aku menikahi orang lain kau akan cemburu loh....
Wanda : aku tidak peduli! Dasar Playboy!
Gibran tertawa jenaka
"woii.. "
panggil seseorang dari dalam mobil
Gibran menoleh setelah itu masuk ke mobil yang penghuninya memanggil diri nya tadi.
"bagaimana? sudah kau lakukan? "
tanya pria itu
Gibran menggeleng
pletakk
Pria itu menjitak Gibran
"sakit tau! "
rintih nya.
"kau pasti menggoda sekretaris nya! "
Gibran menunjukan senyum jenaka nya
"kalau sudah tau kenapa bertanya? "
pletakk
"sakit nyett! "
Gibran kembali di jitak.
"aku tidak iklas! "
Gibran gantian menjitak pria itu,
dan sekarang mereka mulai main jitak jitakan.
________
__ADS_1
hallo semuaa jangan lupa vote 😍