
"Jordan? "
Sarah melongo
Sarah melihat Jordan yang sedang berdiri di tepi sungai dan memegang serangkai mawar putih
Sarah tak percaya, namun ia berlari sembari memegang perut buncit nya ke pelukan Jordan
Sungguh Sarah tidak tahu apa apa, yang ia tahu adalah Jordan kini Jordan telah kembali dan ia sangat merindukan Jordan, sangat sangat, sangat.
mereka saling berpelukan tepat saat matahari terbenam, pemandangan nya sungguh indah
"Jordan... "
Sarah menangis di dalam pelukan Jordan
"aku merindukan mu! "
Sarah menangis sejadi jadi nya
Jordan melepas pelukan nya dan mengangkat kepala sarah hingga menatap nya
Jordan menghapus air mata nya sembari tersenyum
"jangan menangis"
ucap nya lirih
dengan cepat Sarah menghapus air mata nya dan berusaha tersenyu tulus
kemudian kembali memeluk nya
"Jordan... Jordan.... "
Sarah masih mengucap kan nama nya
Jordan....
Jordan....
***
"sarah.... "
"sarah... "
"sarah bangun...! "
Diana berteriak
"Jordan! "
Sarah refleks menyebut nama nya
Sarah terbangun dengan keringat dingin ia melihat keadaan sekeliling, ternyata ia di kamar nya
'apa aku bermimpi'
guman sarah
"Sarah.. "
panggil diana dengan hati hati
Sarah melihat ke arah Diana
"Diana. aku tadi bertemu Jordan, aku melihat nya, aku memeluk nya, J-Jordan di sini Diana... a-aku tadi meli..."
"sarah cukup! "
Diana berteriak
Sarah yang ngos ngosan bicara pun terdiam
"kau tidak menemui nya! dia tidak ada di sini! kau hanya bermimpi!"
bentak Diana
Sarah memegang kepala nya dengan kuat, kepala nya berdenyut denyut terasa sakit.
nafas nya yang masih tidak teratur melihat keadaan dengan tatapan takut.
melihat hal itu Diana merasa kasihan lalu dia memeluk sarah dan menangkan nya hingga tertidur
'bodoh! '
guman Diana saat sarah tertidur.
Diana membetul kan posisi tidur Sarah dan menyelimuti nya
'jangan memikir kan nya lagi'
guman Diana kepada Sarah
Diana keluar dari kamar sarah, menuju ke ruang tamu. ia memdapati kedua orang pria yang sedang berbincang
__ADS_1
"kenapa kalian masih di sini?! "
tanya Diana dengan wajah yang dingin
"bagaimana keadaan nya? "
tanya salah satu pria itu
"buruk! bahkan lebih buruk!. sekarang kalian pergi dari rumah ku! "
bentak Diana
"Diana aku mohon.. "
"Cukup Gibran!"
Diana mulai tidak sabar
ya mereka berdua adalah Jordan dan Gibran dan yang tadi itu bukan lah mimpi, tapi kenyataan semua nya sudah di rencanakan oleh Gibran
Saat itu Diana memang membawa Sarah ke Danau dan mempertemukan Sarah dan Jordan. dan setelah itu mereka membuat Sarah pingsan dan mengatakan bahwa itu hanyalah mimpi
Diana sebenar nya tidak mau melakukan itu, namun ia di ancam oleh Gibran, bahwa Gibran akan membuat perusahaan tempat Diana bekerja akan menjadi bangkrut. dan dengan terpaksa Diana membantu mereka
"Diana tolong jaga dia dengan... "
"ya aku tahu aku akan menjaga nya dengan baik, dan tidak seperti mu Jordan?!"
Diana menajamkan kata kata nya
"aku heran dengan mu Jordan. apa yang ada di dalam pikiran mu ha?!. kenapa kau menyakiti nya seperti ini!. aku sungguh tidak mengerti jalan pikiran mu yang sempit itu"
bentak Diana
"Diana tolong jaga bicaramu! "
protes Gibran
"apa? jaga bicara? dengan orang ini? helloww kenapa aku harus jaga bicara dengan orang yang tidak punya hati ini. yang menelantar kan istrinya saat hamil dan membuat istrinya menderita terus menerus!? "
"Diana aku melakukan semua ini karna ada alasan nya" Jordan membuka suara
"yaya..ya.. aku tahu kau itu di jebak! di jebak dan di jebak!. aku sudah muak dengan alasan mu Jordan. lebih baik kau pergi dari sini dari kota dan jika perlu pergi dari kehidupan Sarah! " Diana sudah tidak bisa menahan amarah nya lagi
Jordan pasrah ia tidak ingin berdebat lagi dan memutus kan untuk pergi
"baiklah aku minta maaf dan aku akan pergi"
Jordan bangkit dari duduk nya dengan raut wajah yang sulit di artikan dan berjalan ke luar beberapa saat ia melihat ke pintu kamar Sarah
batin Jordan lalu pergi
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
sebenar nya Jordan melakukan semua ini ada alasan yang kuat. Dia sengaja melakukan semua ini demi melindungi Sarah.
Karna musuh yang ia Hadapi bukan sembarang orang. musuh yang sangat berbahaya. dan juga sangat nekat
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
dan Sarah?
walaupun sudah di sakiti ia masih mencintai Jordan karna dia yakin ada alasan di balik dema ini. lagi pula Sarah masih mencintai Jordan karna Jordan adalah Hidup nya, bagi Sarah Jordan adalah segalanya. bagaimana bisa ia melupakan Jordan?
Namun dengan perlahan Sarah akan menerima nya. mungkin tidak untuk saat ini
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
semua nya percaya lah kalau Jordan itu punya alasan yang kuat. dan ini juga untuk melindungi Sarah. walau pun Sarah tersakiti. tapi percaya lah ada saat dimana masa nya mereka akan bertemu di waktu yang tepat.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
.
.
.
.
****
udh segitu aja dulu 🙏
jangan lupa vote yah😊
__ADS_1