PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 33


__ADS_3

sesampai nya di rumah sakit Diana berlari menuju ke ruang operasi, nafas nya ter putus putus saat sampai di depan ruang operasi


"apa yang terjadi pada sarah?! "


tanya Diana sambik berteriak


Diana mendekati Jordan


"kenapa bisa jadi begini?! "


Diana berteriak, ia panik, kawatir, takut, cemas. ia tidak ingin kehilangan Sarah,


melihat Diana yang panik Gibran langsung memeluk Diana dan mendudukan nya di kursi


"tenang, kita harus bersabar"


Gibran mengelus punggung Diana


"tapi aku takut, kalau sarah dan bayi nya kenapa napa"


Seluruh tubuh Diana bergetar. Gibran pun mengerat kan melukan nya


"tidak apa apa, aku yakin Sarah baik baik saja"


Gibran berusaha menenangkan Diana,


Gibran adalah teman se kampus Diana dan Sarah dulu, mereka bertiga menjadi dekat, namun setelah lulus kuliah, mereka menjalan kan kehidupan masing masing.


JORDAN :


'Sarah, maaf kan aku ini salah ku harus nya aku tidak membiarkan mu pergi sendiri, aku tidak tahu bayi itu darah daging ku atau bukan,tapi jika terjadi sesuatu pada diri mu, mungkin aku tidak bisa memaaf kan diri ku sendiri, aku mohon Sarah bertahan lah, kau pasti bisa.'


DIANA :


'apa yang harus aku lakukan, aku tidak sanggup melihat sarah jika bayi nya tidak selamat, aku benar benar menyesal seharus nya aku tidak pergi bekerja hari ini, seharus nya aku menemani nya di rumah, pasti dia bosan di rumah sendirian terus, aku tidak tahu bagaimana cara nya memberi tahu Leon dan kak Rudi, andai kan saja aku menemani nya di rumah hari ini, mungkin ini semua tidak akan terjadi.'


GIBRAN :


'Ya tuhan.. tolong selamat kan sarah dan bayi nya, jangan biar kan mereka kenapa Napa, aku tidak sanggup melihat kedua sahabat ku seperti ini, aku tahu sarah adalah wanita yang tangguh dan kuat. aku yakin dia pasti akan selamat.'


selama operasi berjalan mereka banyak mengucap kan Do'a dan harapan,


waktu semakin berlalu, akhir nya mereka mendengar suara tangisan,


Ooeek.... Oeekk...


kepala Jordan yang tertunduk pun tegak lurus mendengar suara tangisan bayi tersebut


"bayi nya... bayi nya.... "


Diana mulai menintikan air mata nya


sementara Gibran, terus saja bersyukur.

__ADS_1


Dokter Chu keluar dari ruangan operasi sambil menggendong bayi nya


"anak nya laki laki"


ucap Dokter Chu yang masih menimang, nimang bayi nya


mereka bertiga mendekat, melihat bayi mungil tersebut dengan sedu, sangat imut, sangat kecil, dan sedikit... mirip Jordan....


"bagaimana keadaan Sarah? "


tanya Jordan dengan cepat


"nona sarah baik baik saja"


kata Dokter Chu dengan ragu


Jordan mengela nafas lega dan berkata lagi


"Dokter Chu cepat lakukan tes DNA dengan bayi ini "


"sekarang? "


"iya cepat! "


Jordan sudah tidak sabar


"ta... tapi ada sesuatu.... "


"aku bilang sekarang! "


"baiklah, suster bawa bayi ini untuk melakukan tes DNA dengan tuan ini"


kata Dokter Chu kepada salah seorang perawat yang ada di ruang operasi


"ta.. tapi Dok ini... "


suster itu malah menolak


"tidak papa, biar aku yang menanganinya"


ucap Dokter Chu dan di iringi dengan anggukan suster itu


setelah itu Jordan ikut dengan Suster tadi untuk melakukan tes DNA


"Dokter apa sarah baik baik saja? "


tanya Diana dengan hati hati


Doktet Chu menghela nafas berat lalu mengajak Diana masuk ke ruang operasi


Saat masuk Diana melihat begitu banyak peratan medis di sana bahkan ada bertabung tabung darah, dan pandangan nya teralih kepada seorang wanita yang terbaring lemah di sana.


"Sarah "

__ADS_1


Diana mendekati sarah yang sudah memandangi nya dari tadi


"Diana, anak ku sudah lahir "


sarah menitikan air mata nya


"iya, aku tahu"


Diana pun ikut menagis


"Nona Diana, bisa ikut saya sebentar "


ajak Doktet Chu sedikit pelan


Diana mengangguk lalu mengelus puncak kepala Sarah dengan lembut


"aku keluar sebentar"


ucap nya, lalu mengikuti Dokter Chu ke ruangqn nya


"ada apa dok? "


tanya Diana dengan khawatir


"sebenar nya ada masalah"


ucap Dokter Chu pelan


"apa dok?? "


Dokter Chu pun menceritakan masalah nya, yang mungkin tidak di mengerti oleh Diana namun Diana berusaha mencoba menelaah baik baik setiap kalimat yang Dokter Chu katakan. alangkah terkejut nya Diana mendengar penjelasan dari Dokter Chu tadi


"ba.. bagaimanq bisa dok?? "


Suara Diana mulai bergetar


"ini akibat kecelakaan yang di alami nona Sarah "


"Dokter, tolong jangan beritahu siapapun, bahkan kepada sarah, aku tahu dia lebih berhak mengetahui ini tapi melihat keadaan nya aku tidak ingin dia syok"


Dokter Chu mengangguk.


setelah keluar dari ruangan Dokter Chu, Diana pergi ke toilet untuk memcuci wajah nya


Diana berdiri di depan cermin sambil mengelap wajah nya dengan tisu


'yatuhan... bagaimana ini? bagaima cara nya memberi tahu sarah? aku tidak tega memberi tahu kan nya, aku takut ia akan terpuruk, apa sarah akan kuat dengan kenyataan ini? '


batin Diana


________


kira kira apa ya masalah yang di katakan Dokter Chu? 🙍

__ADS_1


hehe:v


jangan lupa vote 😊


__ADS_2