
setelah Gerry pergi Sarah pun melanjutkan pekerjaannya dan sesaat setelah melihat ke tumpukan dokumen yang ada dihadapannya Sarah tidak menyangka bahwa ia akan Sesibuk ini saat menjadi pemimpin sebuah perusahaan
beberapa menit kemudian Wanda datang dan disusul oleh Gerry di belakangnya
ini Bu direktur kata mereka bersamaan lalu meletakkan pesanan Sarah di atas meja dekat sofa
Sarah menoleh lalu berdiri dan berjalan menuju kearah sofa dengan semangat Sarah membuka bungkusan roti tawar itu lalu merobek kecil roti tawarnya dan mencelupkannya ke dalam teh
"mmm... "
guman Sarah saat mengunyah, Sarah benar-benar menikmati roti tawar dan teh nya sampai-sampai Wanda dan Gerry pun tampak ngiler saat melihat Sarah makan padahal yang ia makan hanyalah roti tawar
"kalian mau? "
tanya sarah sambil mengancungkan roti tawar nya, karna ia tersadar bahwa ia di peehatiakan oleh Wanda dan Gerry
Wanda dan Gerry pun mengalihkan pandangan nya dari sarah lalu menggeleng cepat
melihat hal itu sarah pun tertawa Geli dengan tingkah nya.
setelah menyantap habis roti tawar dan teh nya Sarah kembali ke meja kerjanya dan memeriksa tumpukan dokumen yang ia tinggalkan tadi
waktu makan Siang pun tiba semua karyawan dan staf pergi ke kantin sedangkan Sarah ia masih sibuk dengan pekerjaannya
"Bu direktur tidak makan siang?"
tanya Wanda khawatir
kemudian Sarah menggeleng
"saya akan makan siang bersama Morgan"
....
Tak lama kemudian pintu ruangan salah terbuka dan muncullah seorang anak kecil dengan suara nyaringnya
"Mami...!"
Siapa lagi kalau bukan Morgan?
Morgan langsung memanjat Sarah yang duduk di kursinya untuk dipangku kemudian bermanja
"Mami masih bekerja?"
tanya Morgan polos
sarah pun mengangguk
"sambil menunggu Morgan datang"
Morgan yang mendengar perkataan Sarah merubah raut wajahnya menjadi kesal ia langsung menutup dokumen yang ada di atas meja salah lalu berpindah duduk di atas meja nya dan menatap sarah sejajar
"sekarang Morgan sudah ada di sini! "
ucap nya Lalu melipat tangan nya di dada.
"baiklah ayo kita makan siang "
ajak sarah lalu menurunkan Morgan dari atas meja
saat Morgan sudah di turun kan dari meja, ia cepat cepat menarik sarah untuk duduk ke sofa
"Hari ini Morgan masak makan siang untuk mami! " ujar nya semangat
"eh.. memangnya morgan bisa masak? "
tanya sarah tak percaya
"bisa dong, ya kan paman Han?"
ucap Morgan lalu mengulurkan tangan nya ke arah paman Han
Paman Han pun memberika rantang berwarna hijau muda yang dari tadi ia jinjing
dengan semangat Morgan membuka rantang nya dan memberikan tiga kotak nasi Goreng lengkap dengan telur mata sapi nya.
"ini untuk mami, untuk Bibi wanda dan paman Gerry! " ujar nya sambil menyodorkan kotak nasi tadi
__ADS_1
"eh. tidak usah Morgan kita kan makan di kantin saja" tolak Wanda halus
"eitss.. tidak bisa, Bibi Wanda dan Paman Gerry harus mencoba masakan Morgan! "
protes nya.
"tapi... "
"sudah lah, ayo ikut makan bersama dengan ku" potong sarah
Wanda dan Gerry saling berpandangan kemudian mereka pun ikut makan bersama sarah
"Morgan dan paman Han tidak makan? "
tanya Sarah
"tidak mami, Morgan dan paman Han sudah makan banyak tadi di rumah! "
jawab Morgan
"benar itu paman Han? "
tanya Sarah lagi memastikan
paman Han pun mengangguk dan tersenyum
"benar nona"
"baiklah "
Sarah pun memasukan suapan pertama nya
mengumyah nya dam menelan nya.
'yaampun, enak sekali'
batin Sarah
"bagaimana rasa nya mami? "
tanya Morgan penuh Harap
jawab Sarah jujur
"apa benar ini Morgan yang buat? "
tanya Sarah memastikan
"tentu saja, tapi sedikit di bantu paman Han"
Morgan terkekeh
"bagaimama Bibi Wanda? paman Gerry? enak kan? " tanya Morgan
"enak sekali "
jawab mereka
"mami rasa... Morgan bisa menjadi koki hebat nanti nya" Saran sarah
"tidak!! "
Morgan menjawab dengan cepat
"kenapa? "
sarah menyerit kening
"tidak, Morgan tidak mau. kalau jadi koki yang ada Dapur mami mungkin bisa hancur "
jawab nya antusias
kemudian yang lain nya pun tertawa
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍