
pukul 05.00
Sarah terbangun, ia segera melepas pelukan Morgan dan segera menuju ke kamar mandi.
setelah selesai mandi, Sarah turun ke bawah.
setelah itu pergi menuju ke ruang kerja nya.
Sarah menyiapkan dan mengecek kembali beberapa dokumen yang ia pelajari semalam.
Sarah mendengar Suara dari arah dapur, Sarah pun pergi beralih ke dapur, ia melihat ada seorang wanita paruh baya yang sedang memasak di sana.
"permisi"
panggil Sarah
wanita itu berbalik menghadap Sarah.
"Selamat pagi Nyonya"
ucap nya sambil sedikit membungkuk.
"maaf, anda siapa ya? "
tanya Sarah polos.
pelayan itu tersenyum
"saya adalah kepala ART wanita di sini. bu Wanda yang memberi tahu saya bahwa para ART akan bekerja mulai hari ini"
jawab nya lemah lembut.
"oh begitu, baikalah. mohon kerja sama nya ya bi" balas Sarah tersenyum, kemudian Sarah membantu pelayan itu untuk memasak Sarapan
"mana pelayan yang lain? "
tanya Sarah,
"sebagian ada yang masih tidur, dan sebagian nya lagi sudah mulai bekerja di luar"
jawab nya.
"oh iya, nama bibi siapa? "
"panggil Saja bi lastri nyonya "
"okee. "
setelah itu Sarah dan bi sama lastri pun menata Sarapan di meja makan.
"bibi istirahat lah dulu, saya akan mandi"
ucap Sarah lalu berjalan menuju kamar.
Sarah masuk ke kamar, ternyata anak nya itu masih tidur.
"Morgan...bangun sayang"
Sarah mengguncang tubuh Morgan
"emmm.... 5 menit lagi mami"
ucap nya lalu menarik selimutnya hingga menutupi kepala nya.
"tidak, Morgan harus bangun sekarang. nanti terlambat "
ucap Sarah lagi.
Morgan membuka selimut nya hingga leher dan hanya menampakan kepala nya.
"jam berapa sekarang? "
Sarah tersenyum licik,
"jam 7 pagi. cepat! nanti Morgan terlambat"
"oh.. my good...! "
teriak nya, kemudian ia segera berlari ke kamar mandi.
Sarah pun tertawa senang.
selama Morgan mandi, Sarah memilih untuk mengganti pakaian nya dengan pakaian kantor nya. setelah itu turun ke ruang makan.
Ruang makan masih sepi, belum ada yang datang, Sarah memilih untuk duduk terlebih dahulu. dan tiba tiba Wanda datang dan di susul dengan Gerry
"selamat pagi bu direktur "
sapa mereka berdua
"pagi.. "
balas Sarah
cukup lama mereka mengobrol masalah keperjaan, akhirnya Morgan dan paman Han pun tiba.
"mami bohong!"
ucap Morgan tiba tiba, sedangkan Sarah dia hanya hanya tertawa jenaka
"mami bilang tadi sudah jam 7,tapi kan sekarang masih 7.30"
gerutu nya.
"hehe iya maaf, abis nya Morgan gak mau mami bangunin si"
balas Sarah.
"eh iya, kakak ku belum bangun? "
tanya Sarah kepada wanda
Wanda pun hanya menggeleng.
kemudia Morgan Sarah hanya menghela nafas berat.
hah.. Dasar kakak..
setelah selesai Sarapan, Sarah Kembali kekamar bersama Morgan.
Sarah tampak sedang ber make up di depan cermin kemudian Morgan membantu Sarah memakai jam nya.
"hari ini kenapa mami cantik sekali? "
__ADS_1
tanya Morgan polos.
ya hari ini Sarah memang sedikit berbeda, dari penampilan nya dan cara nya berdandan.
"tidak, mami biasa saja tuh"
ucap Sarah memelas.
"oh ya, ngomong ngomong mami pagi sekali berangkat kerja nya"
"karna hari ini ada rapat penting "
"oh begitu "
ucap Morgan kemudian ia mengambil tas sekolah nya.
"mami Morgan berangkat sekolah dulu"
ucap nya lagi sambil memcium punggung tangan Sarah.
"tunggu, mami mai ikut Morgan ke sekolah"
Sarah menahan tangan Morgan.
Morgan melihat Sarah dengan sedikit bingung. tumben?
#
Sarah turun bersama Morgan kemudian pergi ke sekolahan Morgan
"mami tumben ikut mengantar kan Morgan"
tanya Morgan saat di perjalanan
"hari ini mami masih ada luang"
jawab Sarah sambil mengelus rambut Morgan
"dan lain kali mami akan menyempatkan waktu untuk mengantar Morgan"
lanjut nya.
setelah itu Morgan memangguk,
sebuah senyuman pun sirna dari bibir nya.
tak lama kemudian Mobil pun berhenti di depan sekolah Morgan.
"Mami pergi dulu ya, belajar yang rajin dan jangan nakal" ucap Sarah
"iya mami"
Morgan pun memeluk Sarah.
"Daa.. "
Sarah melambaikan tangan nya.
____________
"Wanda, sudah kau siap kan dokumen dan data data nya? "
tanya Sarah.
"sudah bu direktur "
"bagaimana dengan keuangan kita hari ini? "
tanya Sarah lagi.
"baik seperti biasa, dan lusa kita akan panen dari lahan yang ada di sulawesi. lalu setelah itu pekerja pabrik akan datang mengambil kelapa sawit nya" jelas Wanda.
"baik, akan ku usahakan untuk melihat ke sana" ucap Sarah.
Pukul 10.20
"Wanda, beritahu paman Han bahwa aku akan ke sana menjempu Morgan"
pintah Sarah.
"tapi bu direktur, Rapat nya akan.. "
"kita jemput Morgan dulu, setelah itu baru pergi Rapat" potong Sarah.
"baik, bu direktur "
kemudian Sarah, Wanda dan Gerry pun segera pergi ke sekolah Morgan.
"kau sudah menyiapkan nya kan? "
"sudah bu direktur,anda tidak perlu khawatir "
___________
"Mami... "
Morgan yang sedang duduk di samping paman Han, segera berlari dan memeluk Sarah.
"mami menjemput Morgan?... "
tanya nya polos
"iya"
Sarah mengangguk.
kemudian mereka pun segera pergi.
"kita mau kemana mami? "
tanya Morgan
"Mami mau pergi Rapat penting, setelah itu Morgan dan paman Han langsung pulang ya"
jawab Sarah
"okee"
balas nya sambil mengacungkan jempol nya.
________
Mobil Sarah berhenti tepat di depan perusahaan PT. J&S
__ADS_1
Sarah mengambil nafas panjang lalu menghembus kan nya perlahan.
aku bisa!
"Setelah ini Morgan langsung pulang dengan paman Han ya"
ucap Sarah, lalu Morgam mengiyakan nya
Sarah turun saat Gerry sudah membuka kan pintu untuk nya.
ia mulai berjalan memasuki perusahaan itu dan di ikuti Wanda dan Gerry dari belakang, tidak ada perubahaan semua nya masih sama seperti dulu.
saat masuk, semua mata tertuju pada nya lalu menunduk dan memberi hormat kepada Sarah, saat melihat wajah Sarah dengan jelas mereka semua menunjukan ekspresi yang berbeda beda.
dan...
Bruk....
tampa sengaja seseorang menabrak bahu Sarah
"apa kau tidak punya mata! "
bentak orang yang menabrak Sarah.
Sarah menunduk kemudian mengangkat tangan nya untuk memberi kode kepada Wanda dan Gerry agar tetap diam.
"maaf"
ucap Sarah pelan.
"seperti nya kau kariawan baru ya"
ucap nya sambil melipat kedua tangan nya.
Sarah diam..
"kenapa hanya Diam! ayo bicara! "
bentak nya lagi
"Ada apa ini? "
tanya seseorang dengan suara bariton nya.
dengan segera Wanita yang menabrak Sarah tadi segera mendekati pria itu.
"Jordan lihat dia, dia menabrak ku tadi "
kata nya manja
kemudian Sarah berbalik, mengangkat kepala nya dan menatap wajah Jordan
mata mereka saling bertatap, dan sesaat Jordan mengalihkan pandangan nya.
"minta maaf kepada nya"
ucap Jordan dingin
"aku tidak mau! "
kemudian Jordan membalikan tubuh wanita itu menghadap ke Sarah.
Wanita itu terdiam seribu bahasa, mata nya melotot seolah olah tidak percaya apa yang di lihat nya.
"kau?... "
kata nya.
"lama tak bertemu Hana"
ucap Sarah lalu menyunggingkan senyum nya
"Cepat minta maaf"
ucap Jordan lagi.
bukan nya meminta maaf Hana justru menatap tajam ke arah Sarah
"kenapa kau kembali? "
tanya nya sinis.
"bukan urusan mu"
jawab Sarah tenang.
"bohong! kau pasti punya tujuan kan? "
tanya nya lagi.
"ya, aku memang punya tujuan"
jawab Sarah enteng.
"tidak akan ku biarkan! aku tidak akan membiarkan mu merebut nya kembali! "
ucap nya sambil menunjuk Sarah dengan jari telunjuk nya.
Gerry yang melihat itu pun tidak Sabar,
ia segera menghadang Hana.
"tolong bicara yang sopan dengan Direktur kami" ucap Gerry penuh penekanan.
"direktur? maksud mu? "
tanya Hana bingung
"ya, Nona Sarah adalah Direktur perusahaan bank Wushi. jadi tolong jaga sopan santun anda "
Hana melongo, tidak percaya apa yang ia dengar.
karna bertambah Marah, Hana segera pergi dari situ, membuat Sarah tersenyum senang.
tak ku sangka, kau melakukan hal ini kepada ku. kini aku tahu... aku tahu semua nya, semua yang kau ingin kan
__ADS_1
_________
hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍