PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 29


__ADS_3

"hay... "


sapa pria itu,


Sarah hanya tersenyum kaku kepada pria itu


"nama mu siapa? "


tanya nya


"Sarah"


jawab sarah agak takut


"kau sedang apa di sini? "


tanya pria itu lagi lalu senyum di balik maskernya


"hanya jalan jalan mencari udara segar"


jawab sarah


pria itu mengangguk kan kepala nya lalu berkata


"aku orang baru di sini, baru saja pindah rumah di sekitar kompleks ini"


Sarah hanya ber-oh saja kepada pria itu


saat sarah mengalih kan pandangan nya ke arah lain, pria itu memandangi sarah dari atas hingga bawah dan berhenti di perut nya Sarah


"sudah berapa bulan? "


tanya pria itu, membuat Sarah menoleh


"sudah hampir 9bulan"


jawab sarah sambil mengusap lembut perut nya


"dimana suami mu?, kenapa tidak bersama mu?. tidak baik jalan jalan sendiri bagi wanita, apa lagi kau hamil besar"


sarah terdiam mendengar ucapan pria itu, melihat ke arah lain dan tersenyum pahit

__ADS_1


"suami ku sudah tidak ada"


jawab sarah


pria itu membulat kan mata nya tak percaya


"maaf aku tidak tau kalau suami mu sudah mengingg.... "


"suami ku tidak meninggal, maksud ku kami sudah bercerai " potong Sarah dengan cepat. ya kali Jordan udah meninggal:v


pria itu sedikit tidak enak kepada sarah dan langsung memalingkan pandangan nya


"kau sendiri bagaimana?. mana istri mu? "


tanya sarah balik


pria itu malah tertawa dan menggaruk belakang kepala nya.


"emm... itu... aku belum menikah"


kata pria itu malu malu


Sarah tertawa kecil melihat tingkah pria itu


ucap sarah mengalih kan pembicaraan.lalu menatap langit senja di atas kepala nya


"iya, sangat indah apalagi melihat diri mu"


ucap pria itu pelan


sontak Sarah langsung melihat ke arah pria itu dengan cepat


"eh.. bukan aku hanya bercanda"


pria itu tertawa lagi hingga mata nya menjadi sipit


Sarah menundukan kepala nya dan menyembunyikan rona merah di pipi nya. namun pria itu berkata lagi


"Dulu ibu ku pernah bilang, bahwa wanita hamil itu sangat cantik dan bercahaya bagaikan sinar rembulan. namun aku tidak percaya dan menganggap nya sebagai mitos. tapi setelah melihat dirimu baru lah aku mengerti "


Ucap pria itu Sambil menatap lurus ke depan

__ADS_1


Sarah sedikit tersentuh dengan ucapan pria itu. namun ia berusaha biasa biasa saja


"mengerti apa? "


"mengerti bahwa wanita yang hamil itu memiliki wajah yang bersinar bagaikan sinar rembulan. apa lagi ia akan menjadi seorang ibu. dan akan melahirkan anak ke dunia ini, anak adalah anugerah dari tuhan, dan tidak mudah bagi seorang ibu membesarkan anak nya sendirian saja" jelas nya panjang lebar


Sarah terdiam dan memahami kata terakhir yang ucapan pria itu, rasa nya sarah seperti di sindir


namun pria itu berkata lagi


"besok ataupun nanti jika anak mu lahir maka aku akan membantu mu membesar kan nya. karna jujur aku sangat suka dengan anak anak"


Sekali lagi Sarah terdiam, ia hanya mampu tersenyum paksa


"kenapa??. kenapa orang asing ini datang kepada ku, kenapa kata kata nya begitu membuat ku terhanyut, kenapa aku begitu nyaman mengobrol dengan nya?, kenapa suara nya sangat... " Sarah mehan diri nya untuk tidak menangis


'tidak! aku tidak boleh begini! aku sudah berjanji agar tidak mengingat nya lagi! aku tidak ingin mengingat nya lagi! '


Rasa nya Sarah ingin berteriak, namun ia tahan


"hey lihat lah kebelakang mu"


Pria itu memukul pelan pundak sarah


Seketika sarah tersadar dari pikiran nya sendiri dan melihat ke pria itu


"coba liat ke belakang"


ucap nya lagi


Sarah berdiri lalu memutar badan nya dan melihat ke belakang begitu juga dengan pria itu


'indah sekali'


guman Sarah.namun terdengar oleh pria itu


Pria itu tersenyum dan menikmati pemandangan nya.


matahari terbenam, itu lah yang mereka lihat. pemandangan nya sangat indah.


namun itu membuat sarah teringat akan sesuatu. yang mungkin tidak ingin sarah pikir kan lagi

__ADS_1


_________


hallo semua,, jangan lupa vote yaa 😘


__ADS_2