PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 32


__ADS_3

Sarah berjalan ke luar rumah, ia pergi ke tempat kemarin saat ia bertemu dengan pria asing itu, sarah berharap bisa bertemu dengan nya lagi karna sarah belum sempat menanyakan nama pria itu


Sarah duduk di kursi dekat taman itu cukup lama, ia mengotak ngatik Handpone nya sambil menunggu pria itu, bahkan sudah setengah jam sarah menunggu


Saat Sarah ingin berdiri,ia melihat sosok pria yang baru keluar dari pagar rumah dan menuju ke arah nya,


kali ini pria itu menggunakan pakaian yang sama, serba hitam tak lupa pula masker dan topi nya


"hay"


sapa pria itu sambil tersenyum di balik masker nya


Sarah sedikit mengangkat kepala nya melihat pria yang tinggi dan tegap itu sambil tersenyum


"sedang apa di sini? "


tanya pria itu sambil duduk di samping sarah


"kau sendiri? "


tanya sarah balik


"oh, aku mau ke minimarket yang ada di sana"


pria itu menunjuk ke arah minimarket yang tak jauh letak nya dari mereka


"mau ikut? "


tanya pria itu, ia berdiri dan mengulurkan tangan nya


tampa berfikir panjang sarah langsung menyambut tangan pria itu dan menggenggam tangan nya


"kuat tidak? "


pria itu kurang yakin mengajak sarah karna ia sedang hamil besar


Namun Sarah mengangguk dengan cepat membuat pria itu menggela nafas berat


mereka berdua berjalan ke arah minimarket tadi, banyak pasang mata yang melirik mereka, namun mereka tidak memperdulikan itu


Sesampai nya di minimarket mereka membeli beberapa makanan cemilan untuk di rumah nanti


"ini"


pria itu menyodorkan sebatang coklat saat sarah sedang memilih beberapa roti tawar


"wah, coklat "

__ADS_1


senyum sarah mengembang seketika


"dari mana kau tau aku suka coklat? "


tanya Sarah kagum


namun pria itu hanya tersenyum dan menaikan kedua bahu nya


mereka berdua sudah selesai berbelanja, dan pria itu berniat ingin mengantar Sarah sampai ke rumah nya, namun Sarah menolak karna sarah tidak bisa membiar kan pria asing itu tau rumah nya sebelum sarah mengetahui identitas pria itu


Sarah melambai kan tangan nya kepada pria itu lalu berjalan menyeberangi jalan, saat menyeberangi jalan tiba tiba saja sebuah mobil hitam menabrak Sarah


namun itu hampir saja, untung nya ada pria tadi yang menyelamat kan sarah, ia menarik sarah ke arah nya hingga mereka terjatuh ke aspal bersamaan, meskipun sarah terhindar dari tabrakan mobil, Sarah tetap saja terluka, bagian sebelah kiri perut nya terhantam keras ke aspal membuat nya menjerit,dan mobil itu langsung pergi tanpa bertanggung jawab


"Aaa... "


Sarah menjerit sambil memegangi perut nya


meliahat sarah menjerit pria itu langsung bangun dan mengangkat sarah ke pangkuan nya, pria itu cemas ia bingung harus melakukan apa,


tiba tiba saja Darah sudah mengalir ke paha sarah dan membuat pria itu panik setengah mati


namun tiba tiba saja ada sebuah mobil yang mendekat dan berhenti di depan mereka


seorang pria keluar dari mobil itu dan berteriak


ya pria itu adalah Gibran


ternyata pria yang dua hari bersama sarah itu adalah Jordan ia sengaja menyamar demi melindungi sarah, karna beberapa hari ini jordan selalu saja mendapat firasat buruk tentang sarah


"bagaimana bisa sarah tertabarak!"


Gibran segera membantu Jordan menaikkan Sarah ke dalam mobil


setelah memasukan sarah ke dalam mobil Gibran langsung menjalan kan mobil nya dengan kecepatan tinggi


"sakitt.... hiks... "


Sarah terus merintih kesakitan, tanga kanan nya terus memegang perut nya itu sementara tangan kiri nya memelik Jordan dengan erat. sarah tidak tau kalau pria itu adalah Jordan, kini pandangan nya sudah kabur ia pun tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang mereka katakan


Jordan merengkuh tubuh sarah agara dapat menenangkan nya dan ia tidak membuka masker nya ia terus memakai nya, namun Sarah terus saja berteriak ke kesakitan, membuat Jordan tidak tega melihat nya


"Gibran, cepat hubungi Diana"


pintah Jordan


dengan cepat Gibran langsung mengambil handpone nya dan menghubungi Diana

__ADS_1


"saakkittt... "


sekali lagi sarah merintih, membuat Jordan mengeratkan pelukan nya


"Jo - ...Jordan... "


Sarah memanggil nama Jordan, dan membuat Jordan dan Gibran terkejut. setelah itu Sarah terus menyebut nama Jordan


"aku - ti.. tidak kuat la...gii"


pelukan sarah mulai merenggang, nafas sarah pun sudah mulai terputus putus


"kau harus bertahan sarah!! "


akhir nya Jordan membuka suara, membuat Sarah tersenyum tipis, dan kembali merintih kesakitan


tak lama kemudian mobil mereka sampai ke rumah sakit tempat Dokter Chu berada


"suster... suster"


Gibran berteriak saat masuk ke rumah sakit


dengan sigap, para suster membantu mereka dan membawa Sarah ke ruang oprasi, karna tidak memungkin kan untuk nelahirkan normal


"cepat panggil kan Dokter Chu"


kata salah satu suster, lalu salah satu suster yang lain nya pergi dan memanggil Dokter Chu.


tak lama kemudian Dokter Chu datang, dan dengan cepat Jordan menahan tangan Dokter Chu


"tolong, selamat kan ibu dan bayi nya "


pinta Jordan dengan bergetar


Dokter Chu menghela fanas lalu mangangguk "akan saya usahakan"


Dokter Chu masuk ke ruangan Operasi,


Jordan dan Gibran menunggu Sarah di luar ruang Operasi


Jordan membuka masker nya, menangkat kepala nya dan melihat ke langit lagit ruangan itu, ia tidak ingin air mata nya jatuh lagi.


__________


semoga aja Sarah sama anak nya selamat ya guys 😭😭


ya udh, kalau gitu vote dulu ya 😊😌

__ADS_1


__ADS_2