PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 31


__ADS_3

Sarah membuka Mata nya perlahan dan melihat ke arah jendela yang sudah terbuka. sinar matahari sudah masuk dan menerangi kamar yang gelap itu


'hmm.. malas sekali'


guman Sarah, masih berbaring


tak lama kemudian seseorang mengetuk pintu kamar sarah


"Sarah... kau sudah bangun?! "


Jelas sekali itu suara Diana


"hmm"


Sarah berguman pelan


Karna tidak sabaran Diana pun membuka pintu nya, ia melihat me arah Sarah lalu mendesah pelan


Sarah berusahan untuk duduk dan di bantu dengan Diana


"bagaimana pesaraan mu? "


Tanya Diana pelan


Sarah hanya mengangguk kan kepala nya saja


"apa ada terasa sakit?, pegal? atau nyeri? "


tanya Diana lagi


Namun Sarah hanya menggeleng


"Hari ini aku harus berangkat awal, aku sudah memesan makanan untuk mu dan Leon karena kan roti tawar yang baru aku beli Sudah habis,jadi sudah aku pesan kan makanan"


Jujur saja, Diana menyindir Sarah secara halus


Karna sarah merasa tersindir Sarah memasang raut wajah yang kesal


"yasudah pergi sana"


Diana hanya mendesah pelan lalu mengelus puncak kepala Sarah bak anak kecil


"aku berangkat kerja dulu "


"iya hati hati"


setelah Diana pergi Sarah tak bergerak, ia masih duduk di atas ranjang nya pikiran nya kosong, hanya ada satu kata dalam pikiran nya 'bosan'


cukup lama Sarah termenung, akhirnya ia memutus lan untuk mandi dulu, setelah itu baru ia keluar


Saat sarah keluar dari kamar, pintu bel berbunyi, Sarah berjalan ke arah pintu dan membuka nya

__ADS_1


"selamat pagi nona"


kata seorang kurir itu sambil menyodorkan sekotak makanan


"pagi, terima kasih"


Sarah mengambil kotak itu dan langsung menutup pintu nya,


baru dua langkah sarah berjalan menjauhi pintu, tiba tiba bel nya berbunyi lagi


Sarah mendesah pelan dan dan berbalik untuk membuka pintu nya lagi


"apa lagi?! "


Sarah agak berteriak, dia kira yang menekan bel adalah kurir tadi


tapi tidak, itu bukan kurir yang tadi


Sarah agak terkejut melihat seorang gadis yang seperti nya seumuran Leon berdiri di depan pintu, rambut nya bergerai, hidung nya yang mancung, kulit putih. ditambah lagi dengan senyum nya yang menampakan deretan gigi putih nya.


"excuse me aunty"


Ucap anak itu masih dengan senyum nya


"yes, what is up? "


tanya Sarah


"I'm Leon's friend, today I came to have breakfast with her at her house. can you, auntie?"


"of course"


dengan senang hati sarah mengajak gadis itu masuk dan menuruh nya duduk di meja makan


Sarah mengeluarkan makanan yang ada di kotak tadi, ternyata hanya Roti tawar dan selai coklat saja. setelah itu ia membuat kan 3 gelas susu, satu untuk nya, Leon dan gadis tadi


"aunty, Leon where?"


tanya gadis itu saat sarah sedang mengaduk susu nya


"in the room, he will be down soon"


jawab Sarah


Sarah membawa ketiga gelas susu ke meja makan dengan ke susahan, dan melihat itu, gadis itu tidak tega melihat sarah dan membantu nya ia mengambil satu gelas dari tangan sarah


"thank you"


Sarah tersenyum ke gadis itu


gadis itu pun nembalas senyuman sarah

__ADS_1


"Ekhen... "


Gadis itu berbalik melihat ke sumber suara, di sana sudah ada Leon yang sudah rapi dengan seragam nya, senyum gadis itu mengenbang


"What are you doing here?"


pertanyaan itu langsung di lontar kan oleh Leon


"Breakfast"


jawab gadis itu, masih dengan senyum nya,namun Leon masih memandang nya dengan tajam


"eh, Leon sudah siap, ayo kita sarapan, nanti kalaian telat" ucap Sarah mengalih kan prmbicaraan


Leon menuruti nya ia duduk dan memakan sarapan nya bersama dengan kakak nya


Gadis itu terdiam sebentar, dan akhir nya ia duduk di sebelah Leon dan memakan roti nya dengan lahap


"kenapa duduk di sebelah ku? "


tanya Leon dengan ketus


"karna aku ingin bersama mu"


jawab nya santai


Seketika Sarah tersedak, dan Leon langsung menyodorkan kan tisu untuk Sarah


"kamu bisa bahasa indonesia? "


tanya Sarah hati hati


gadis itu mengngguk


"aku rela belajar bahasa indonesia demi bisa berkomunikasi lebih baik dengan Leon "


ucap gadis itu dengan kata kata yang mungkin agak susah ia ucap kan


Sarah menahan tawa nya melihat wajah Leon yang memerah,


"ooh begitu, nama mu siapa? "


tanya Sarah lagi


"Chelsi"


jawab nya dengan senyum nya


"kak aku sudah kenyang, aku berangkat dulu "


Buru buru Leon mengambil tas nya, menyalimi sarah dan langsung menarik tangan Chelsi ke luar rumah

__ADS_1


Sarah hanya menggeleng geleng melihat tingkah adik nya


hallo semua,, jangan lupa vote yaa 😘


__ADS_2