
"mami.... "
panggil Morgan saat sudah selasai berkemas. dan mendengar suara itu membuat Jordan terkejut.
"Mami, Morgan pergi dulu ya"
ucap nya,
"iya hati-hati"
Morgan pun mencium punggung tangan Sarah lalu mengecup kening nya,
kemudian Morgan menatap Jordan sebentar, lalu mendekati nya dan juga menciumi punggung tangan nya.
"Morgan pergi dulu ya Paman"
ucap nya.
"iya, hati hati di jalan"
balas Jordan sambil mengusap kepala nya.
kemudian Morgan pergi bersama Paman Han.
"Sarah... "
Jordan menyentuh bahu Sarah lalu mengusap nya dengan ibu jari nya.
Sarah ingin melepaskan tangan Jordan dari bahu nya, tapi ia tidak bisa. tubuh nya seketia lemas saat Jordan menyentuh nya.
"pergi... "
ucap Sarah lirih. namun Jordan malah memeluk nya dari belakang dan membuat Sarah menintikan air mata nya
"tidak, setelah sekian tahun kita berpisah kau ingin aku pergi? tidak akan Sarah, Kau tahu? betapa sedih nya hati ku saat kau pergi? aku Sangat menderita Sarah, aku tidak tahan lagi "
ucap Jordan
"aku pergi karna ulah mu!...hiks.. hiks.. "
balas Sarah terisak.
"aku tahu ini semua salah ku, karna itu bantu aku untuk memperbaikinya. aku tidak bisa bayangkan jika kau pergi lagi Sarah, aku mohon. kau tahu? selama kau di eropa kau selalu bersama ku, aku selalu memantau mu, aku selalu melindungimu, aku selalu merindukan mu."
kini Jordan pun ikut menangis.
"lalu kenapa??.. hiks.. kenapa kau?... hiks.. "
"karna aku tidak bisa melawan!! saat itu aku masih belum punya apa apa, aku masih belum punya dukungan, aku masih belum punya orang orang yang bisa melindungimu. dan jika aku melawan itu percuma yang nanti nya kita akan mati! "
Diam sejenak....
"Dan sekarang aku sudah berkuasa di sini, aku sudah bisa melindungimu, aku sudah bisa menjaga mu dari orang orang yang kejam itu. jadi aku mohon, tolong beri aku kesempatan. aku janji akan melindungimu dan tidak akan menyakitimu lagi. "
.......
Diam. Sarah tidak bersuara terdengar hanya suara isakan nya.
"heyy, dengarkan aku"
Jordan membalikan tubuh Sarah, lalu mengangkat wajah nya hingga menatap mata nya.
"bisakah kita mengulang nya? "
tanya Jordan dengan tatapan memohon.
"a... aku... aku butuh Waktu"
ucap Sarah gemetaran.
Jordan tidak tega melihat nya, kemudian menarik Sarah kedalam pelukan nya.
Sarah tidak melawan, ia Justru membalas pelukan Jordan dengan erat. entah mengapa rasanya ia sangat merindukan pelukan itu, dan tidak ingin melepaskannya. hah.. apa yang kau pikirkan Sarah?
Sarah memanglah Wanita yang teliti dan pintar dalam pekerjaan tapi kalau sudah masalah hati Sarah menjadi bodoh dan cengeng
Cukup lama Sarah menangis di pelukan Jordan hingga tertidur, Jordan memanggil Wanda untuk membantu nya membawakan tiang infus milik Sarah sementara ia menggendong Sarah.
__ADS_1
Jordan membaringkannya perlahan, menyelimuti nya hingga dada, lalu membelai rambutnya.
"aku akan memberikan mu waktu Sarah"
ucap Jordan lalu mengencup dahi Sarah.
_____________
sudah 3 hari berlalu, dan Jordan benar benar tidak mengganggu Sarah. ia memberikan waktu untuk wanita itu.
dan besok Sarah sudah bisa beraktivitas seperti biasa nya. namun besok ia harus menyiapkan presentase untuk Rapat yang mengenai proyek pembangunan nya. dan untung saja Sarah sudah menyelesaikan gambar nya.
#
Hari esok pun tiba, Sarah segera bangun lalu mandi. selesai mandi ia turun untuk Sarapan bersama lalu mengantar Morgan untuk sekolah.
setelah itu Sarah langsung ke perusahaan nya untuk menyiapkan Rapat.saat masuk ke perusahaan banyak kariawan yang menyapa nya tapi Sarah tidak menanggapi sapaan itu, ia terlihat sedikit dingin dan angkuh. ntah apa yang membuat nya seperti itu.
pagi ini Sarah langsung mengadakan Rapat untuk investasi produk minyak nya yang ada di sulawesi, setelah itu ia langsung menemui 2 klien nya secara bergantian.
Wanda yang dari tadi memperhatikan Sarah sibuk bekerja pun tidak tega melihat nya, dari pagi hingga sekarang Sarah belum ada istirahatnya sama sekali, ia masih saja setia dengan dokumen yang ada di meja nya.
"bu direktur, waktunya makan siang "
ucap Wanda, dan lihat lah. baru juga sembuh Sarah sudah lupa akan pola makan dan penyakit nya.
"oh iya, aku hampir lupa.Morgan belum pulang? "
tanya Sarah.
"Ekhem.... "
Sarah menoleh ke arah sofa, ternyata Morgan sudah ada di sana dengan paman Han. Sarah benar benar keterlaluan bagaimana bisa ia sangat serius bekerja sehingga ia tidak tahu apa yang terjadi di sekitarnya.
"eh, Morgan sudah pulang "
tanya Sarah sambil tersenyum
"dari tadi"
ketus Morgan.
"Mami ini, baru saja sembuh sudah bekerja seperti itu saja. "
"iya maafkan Mami ya"
"Morgan bawa apa? "
lanjut nya
"makan siang"
Morgan segera mengambil kotak makan yang ia letakan di atas meja tadi.
Morgan mengeluarkan makanan nya lalu memberi nya kepada Sarah.
"habis kan"
Ucap Morgan.
"iya"
Sarah memakan makanan vegetarian yang di bawa Morgan.
setelah makan siang bersama Morgan Sarah kembali bekerja lalu ia menyuruh Morgan untuk pulang tapi anak itu tidak mau, ia ingin mengawasi mami nya saat bekerja. dan Sarah pun hanya bisa psrah dengan anak itu.
pukul 14.20
Sarah menyiapkan dokumen dokumen yang akan akan di gunakan untuk rapat nya.
"Wanda, sudah kau siap kan ruang rapat nya? " tanya Sarah
"sudah bu direktur "
"Sudah ada yang datang? "
"belum, kata nya Tuan Saga sedang di perjalanan dan tuan Jordan.... "
__ADS_1
"Morgan sebentar lagi Mami akan rapat, Morgan harus menunggu di sini dengan paman Han mengerti? "
ucap Sarah sambil memotong ucapan Wanda tadi.
Wanda menghela nafas nya, ia tahu pasti saat ini Sarah sedang ingin menjauh dari Jordan.
"iya mami"
jawab Morgan yang masih sibuk dengan laptop nya..
"Bu direktur, semuanya sudah siap. Tuan Jordan dan Tuan Saga sudah sampai dan menunggu anda di ruang Rapat"
Ucap Gerry yang baru saja masuk
"baik"
Sarah pun segera berdiri dan pergi ke ruang rapat bersama Wanda.
Sarah memasuki Ruang rapat dengan hati hati, lalu ia melihat sekeliling ada Tuan Saga, sekretaris tuan Saga, Gibran dan juga Jordan, selebihnya adalah kariawan nya yang ikut mengurus proyek ini.
Sarah meletakan dokumen yang ia bawa, lalu wanda pun membagikan nya ke setiap orang.
Sarah menghidupkan laptop nya lalu menghubungkan nya ke layar lebar yang ada di belakang nya.
setelah itu muncullah desain bangunan yang di buat Sarah di layar yang lebar itu, lalu Sarah mempresentaseka nya dan menjelaskan setiap bangunan nya.
setelah semua orang setuju dan suka dengan desain milik Sarah, mereka melanjutkan hitungan untuk masalah Dana dan pengeluaran nya. dan setelah hitungan nya selesai perusahaan Whusi pun melakukan investasi yang jumblah nya tidak sedikit
Rapat itu berlangsung selama 3 jam lebih 20 menit dan saat selesai membuat orang orang itu menghela nafas lega.
"akhirnya masalah Proyek ini sudah selesai, kita hanya akan mengawasi pembangunan nya dan untuk itu minggu depan kita akan pergi ke tempat konstruksi."
ucap Gibran mengakhiri.
setelah itu mereka saling berjabat tangan satu sama lain, sampai sampai saat Sarah menjabat tangan Jordan sedikit membuat nya canggung.
setelah semua orang bubar, Jordan dan Gibran juga ikut bubar dan kembali ke perusahaan mereka dan mereka benar benar tidak mengganggu Sarah seperti rapat kemarin. entah mengapa Sarah sedikit kecewa melihat Sikap Jordan yang seolah olah tidak memperdulikan nya lagi.
ah Sarah bodoh! apa yang kau pikirkan?! bukan nya ini yang kau mau? menjauh dari nya dan tidak memperdulikan nya lagi?!
tapi entah kenapa aku merasa sedikit kecewa, apa dia benar benar tidak peduli pada ku lagi? batin Sarah saat melihat kepergian Jordan dan Gibran tadi
_____________
"hey, kau ini jahat sekali"
ucap Gibran saat di mobil
"kenapa aku jahat? "
"kenapa kau melakukan itu? "
"melakukan apa? "
"kau mengacuhkan Sarah Jordan!! "
teriak Gibran emosi. dan membuat Jordan menyunggingkan senyumnya
"aku tidak mengacuhkan nya, aku hanya ingin memberinya waktu untuk sendiri agar bisa mengambil keputusan "
jelas Jordan.
kemudian Gibran hanya ber-oh saja menanggapinya
"lalu bagaimana dengan orang orang itu? "
tanya Gibran.
Jordan menghela nafas nya,
"terserah mau kau apakan, asalkan mereka tidak mati"
orang orang yang di sebuat Gibran dan Jordan adalah orang orang yang selama 3 hari ini selalu mengintai Sarah.
dan selama 3 hari itu mereka mendapat kan 30 orang yang mencoba untuk menbahayakan Sarah, dan itu semua tidak Sarah ketahui. meskipun Sarah menbencinya, Jordan akan tetap melindunginya dari bahaya baik itu nanti, besok, ataupun seterusnya.
________________
__ADS_1
hallo semuaa like, komen and vote 😉
oh iya, mampir ke karya baru aku dong. yang judul nya "Nikah Sama Anak SMA???"