PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 77


__ADS_3

malam Hari nya


di sebuah rungan yang lebar dan gelap ada satu buah sofa merah Panjang di sana. dan juga ada pemilik nya yang sedang duduk di sana.


Pria pemilik dari sofa itu menggentikkan jari nya, kemudian ada satu lampu yang menyala di tengah tengah ruangan itu.


"Bawa dia kemari"


ucap nya.


kira kira ada 20 orang ber-jas hitam yang datang, mereka membawa seorang Pria yang sudah berlumuran darah di wajah nya.


bukk...


orang orang ber-jas hitam itu melempar pria yang mereka bawa kehadapan pemimpin nya yang duduk di sofa panjang tersebut hingga tersungkur


"dia tidak mau mengaku"


ucap Salah satu nya


"benarkah? "


pria itu berdiri kemudian mendekat kepada Pria yang wajah nya sudah penuh dengan darah itu.


"siapa yang menyuruh mu? "


tanya Pria itu sambil mengangkat kepala pria yang wajahnya berdarah itu dengan kakinya.


pria itu tidak menjawab melainkan tertawa.


hahahaha....


"kau bertanya kepada ku? bukan kah kau sudah tahu orang nya? "


tanya pria itu balik.


"ya kau benar, aku sudah tahu siapa yang menyuruh mu. aku hanya ingin dengar nama orang itu dari mulut mu"


jawab nya


"heh! tidak akan Jordan!! "


teriak nya kepada Jordan.


ya pria yang duduk di sofa panjang tadi ia lah Jordan.


"kau yakin? "


tanya Jordan dengan senyum yang mengerikan.

__ADS_1


Jordan mundur beberapa langkah lalu kembali duduk di sofa nya.


"potong tangan nya"


pintah Jordan


3 orang yang memakai jas hitam itu mengangguk lalu mendekati pria tadi dan memeganginya.


"lepas! "


teriak nya sambil meronta ronta, namun 3 pria ber-jas hitam itu menahan tubuh nya agar tidak bergerak lagi.


"Gibran, silahkan mulai "


ucap Jordan kepada Gibran. ya Gibran juga termasuk di antara 20 pria yang ber-jas hitam tadi


Gibran mengangguk kemudian mengeluarkan sebuah pisau dari kantong nya dan ia berjalan ke arah pria itu, memegangi tangan nya lalu memotong tangan nya di bagian pergelangan tangan.


Srrkk....


"Aakkh...! "


pria itu berteriak


dengan sekejap tangan itu sudah putus, banyak darah yang bercucuran dari tangan nya.


"kau gila Jordan! "


"kau berani mangatakan aku gila? Sobek mulut nya! "


pintah Jordan datar.


Jordan memanglah kejam jika sedang menjadi pemimpin dari anggotanya,namun ia memiliki sisi yang lembut kepada orang tertentu, ia tahu dimana harus menemptkan sisi kejam dan sisi lembut nya.


Gibran mundur dan membiarkan anggota yang lain untuk merobek mulut pria tersebut.


satu orang maju dan mendekat kepada pria itu, ia sudah bersiap untuk merobek mulut pria itu dengan tangan nya.


"tunggu! "


kata Jordan membuat anggotanya menghentikan aktivitasnya


"jangan, tidak usah. siksa saja dia di bawah tanah, tapi jangan sampai mati"


ucap Jordan lalu diangguki oleh anggota nya itu.


Setelah mengatakan itu, Jordan pergi dari ruangan itu dan di ikuti dengan Gibran.


mereka berdua pergi ke suatu ruangan.

__ADS_1


"bagus Jordan, dia sudah mulai bergerak.akan semakin mudah bagi kita untuk menagkap nya"


kata Gibran.


"tidak Gibran, dia tidak sebodoh itu. meski anak buah nya sudah kita tangkap kita belum bisa menemukan keberadaan nya, dia pun juga tidak akan menunjukan diri "


"lalu bagaimana? "


"kita akan memancing nya keluar"


"bagaiman caranya? "


"satu minggu lagi hari pertunangan ku dengan wanita itu"


"Ck,kenapa harus membahas wanita itu? "


tanya Gibran kesal


"dengarkan aku dulu, kau tahu kan bahwa wanita itu bekerja sama dengan nya?. dan aku yakin saat pertunangan ku dengan wanita itu pasti dia akan muncul dengan sendirinya "


jelas Jordan


"kau yakin? tapi jika dia sampai bertemu dengan Sarah bagaimana? jika dia berbuat yang macan macam? "


"tidak akan, Wanda dan Gerry yang akan menjaga nya. kau lupa kalau mereka berdua itu ikut kita? "


"oh iya, aku lupa "


kata Gibran sambil nyengir kuda.


cerita nya:


saat Johan mengajak Jordan masuk Mafia, Gibran juga ikut dengan nya. dan tentu saja dengan sukarela Gibran mau ikut, hingga sampai di saat ini ia masih setia berada di sini dan berpihak kepada Jordan. dan ia juga tahu siapa saja musuh musuh Jordan.


semejak anggota Mafia yang di pimpin oleh Mr. Daniel di berhentikan, karna saat itu Gara memberontak dan bahkan menembak Mr Daniel dengan tangan nya sendiri sehingga membuat Mr. Daniel koma bertahun tahun Jordan membuat organisasi Mafia yang baru tanpa sepengetahuan Mr. Daniel dengan orang orang nya untuk melindungi orang orang dari Gara yang nanti nya pasti akan balas dendam.


sedangkan Wanda dan Gerry?


mereka di suruh masuk ke Mafia oleh Jordan selepas insiden 6 tahun yang lalu tepat pada saat Jordan mendirikan organisasi Mafia yang baru saat itu mereka masih bekerja dengan Direktur Dion, tujuan nya untuk menjaga Sarah di masa yang mendatang contohnya seperti sekarang.


intinya, Jordan sudah memperkirakan gerak gerik dari musuh musuh nya.


_________


hallo semua,


ini author sempatin nulis nya:)


kira kira dari part di atas kalian ngerti alurnya, kalau masih bingung kalian bisa tanya di Grup atau di kolom komentar yah

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak! 😉


__ADS_2