PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 41


__ADS_3

Sarah mampir ke Minimarket sebelum ke rumah, ia membeli beberapa cemilan untuk di rumah


dan tidak sengaja Sarah bertemu dengan Henry


"kau mengikutiku? "


tanya Sarah langsung


"hehe iya"


jawab Henry sambil menggaruk belakang kepala nya yang tidak gatal


Lalu sarah menggeleng kepala, kebiasaan Henry memang tidak pernah berubah selalu saja mengikuti sarah.


"bagaimana? "


tanya henry


"apa? "


sarah masih sibuk memilih makanan


"kau akan pergi? "


tanya nya lagi


Sarah mengerut kan kening nya,


"pergi ke mana? "


"aku tidak sengaja mendengar kau dan ayah ke berbicara tadi, apa kau akan kembali ke indo untuk meneruskan perusahaan ayah? "


jelas Henry


Sarah tidak menjawab, ia hanya tersenyum datar lalu kembali memilih makanan


'seperti nya iya'


ucap sarah


raut wajah Henry bertambah muram,


"hey jangan sedih, lagi pula kan aku masih bekerja di perusahaan ayah mu mungkin sebulan sekali aku akan ke sini"


Sarah berusaha membuat Henry tidak sedih


"lalu bagaimana dengan Morgan? apa kau sudah memberitahu kan nya? "


Sarah menggeleng


"nanti akan ku beri tahu"


setelah memilih makanan Sarah kembali pulang dan Henry sempat menawarkan untuk pulang bersama namun sarah menolak nya karna Sarah juga membawa Mobil.


Sesampai nya di rumah Sarah mendengar alunan nada Piano yang berasal dari ruang baca, kemudian Sarah mendekat dan melihat ada seorang anak kecil yang memainkan piano besar nya yang ternyata itu adalah Mogan


Sarah terdiam cukup lama mendengarkan alunan nada piano yang dimainkan oleh Morgan setelah itu organ menghentikan permainannya dan menoleh ke arah ke belakang dan melihat maminya sedang berdiri di ambang pintu


Sarah pun mendekat ke arah Morgan lalu duduk disampingnya dan memeluknya


" Sejak kapan Morgan bermain piano?"


tanya Sarah


" hehe, sebenarnya sudah lama"


jawab Morgan sambil cengengesan


" Kenapa Mami bisa sampai tidak tahu?"


" Morgan berlatih piano secara diam-diam Mami, Morgan berencana untuk mengejutkan Mami dengan ini saat hari ulang tahun mami. eh ternyata sudah ketahuan "


jawab Morgan


kemudian Sarah memeluk anaknya itu dan berkata


" anak mami memang pintar"

__ADS_1


" Oh iya Bibi Diana mana?"


tanya Sarah


"belum pulang nona"


jawab Pamah Han yang sendari tadi diam


" Oh baiklah kalau begitu saya ingin ke atas dulu untuk membersihkan diri dan Morgan berlatih piano lah dengan benar ya sayang"


kemudian Sarah mengencup kening Morgan


"Morgan sayang..."


terdengar teriakan suara Diana dari luar lalu Sarah dan Morgan beserta pama Han menoleh kebelakang ternyata Diana sudah masuk ke ruang ruang baca


"wah sudah ketahuan ya"


kata Diana


"hehe, iya bibi jadi tidak ada kejutan deh"


balas Morgan


"aku mandi dulu"


Sarah pergi ke kamar nya begitu saja


"eh ada apa dengan mami mu? "


tanya Diana kepada Morgan saat melihat tingkah Sarah tadi


"ntah.. "


Morgan menggendikkan bahu nya


setelah selesai membersihkan diri Sarah turun untuk memasak makan malam, setelah itu menyajikan nya ke ruang makan


saat makan malam mereka semua hening tidak ada satu pun yang berbicara


"malam semua.... "


ucap Leon saat mendudukan tubuh nya ke kursi


"bagaimana dengan pekerjaan mu? "


tanya Sarah membuka topik


kemudian Leon segera mengatur nafas nya perlahan


"aku lolos, dan aku juga sudah di terima di penerbangan"


"apa! syukurlah akhirnya kau di terima setelah berjuang setengah mati akhirnya kau lolos juga Leon " ucap sarah bangga kepada adik nya


"wah selamat Leon, bibi Juga bangga kepada mu" Diana pun juga merasa bangga


"wah paman Leon lolos, setelah ini pasti paman Leon akan jarang pulang dan bermain dengan ku" Morgan pun ikut ikutan


"eh, itu tidak akan kita kan masih bisa video call " balas Leon


lalu Morgan dan Leon tertawa


"jadi, kapan akan mulai bekerja? "


tanya sarah


"akhir pekan"


jawab Leon sambil mengunyah


ya, Leon bekerja di penerbangan lebih tepat nya lagi ia adalah seorang pilot pesawat, menjadi pilot adalah impian Leon dari kecil. Dia bilang dia ingin terbang tinggi dan berada di awan untuk melihat kedua orang tua nya yang sudah meninggal, walau pun ia tahu kalau itu tidak mungkin.


Leon selalu bekerja keras, tidak pernah mengeluh kepada sarah saat ia sedang berusaha menjadi seorang pilot. dan kini ia mendapat hasil dari jerih payah nya selama ini.


setelah itu semua hening, dan sarah pun membuka Pembicaraan nya lagi


"emm... Diana minggu depan aku harus kembali ke indo" ucap sarah yang membuat Diana menghentikan aktivitas makan nya

__ADS_1


"apa?! "


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


akhir nya Sarah mengatakan nya 😶


jangan lupa vote yaa 😍

__ADS_1


__ADS_2