PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 48


__ADS_3

kini semua orang sudah berkumpul di meja makan, tidak ada yang berdiri mereka semua di paksa Sarah untuk ikut makan bersama.


awal nya Wanda dan Gery menolak namun Sarah terus memaksa nya.


makan malam kali ini Sarah tidak masak karna ia lelah, jadi mereka memesan makanan dari luar


"mami"


panggil Morgan sambil mengunyah


"abiskan makanan nya dulu"


balas sarah lalu menyodorkan air minum kepada Morgan, dan Morgan pun meminum


nya.


"mami, kapan Morgan sekolah? "


"Lusa akan mami urus"


"mami, Morgan boleh masuk Asrama tidak? "


"tidak boleh"


jawab Sarah dengan cepat


"kenapa? "


"Mami tidak bisa berpisah dari anak mami"


jawab Sarah lagi sambil mengelus rambut Morgan


"Kenapa Morgan ingin masuk Asrama? "


tanya Sarah gantian


kemudian Morgan mengangkat kedua bahu nya " tidak, Morgan hanya bertanya mami"


jawab nya Cuek


kemudian Sarah ber-oh saja


setelah selesai makan malam Sarah menyuruh semua untuk tidur lebih awal.

__ADS_1


namun tidak dengan nya, Sarah masih sibuk dengan laptop nya di kamar.


lebih dari setengah jam Sarah berada di layar laptop nya, akhirnya pun ia memutuskan untuk tidur


Sarah sudah berusaha tidur namun mata nya tidak bisa di pejamkan, apa yang Sarah pikir kan?


ia masih memikirkan perkataan Morgan tadi siang.


'bagaimana bisa Morgan bertemu dengan nya? kenapa dia bisa muncul? apa dia tahu kalau aku adalah Direktur perusahaan bank Wushi yang baru? '


batin Sarah


kemudian ia ingat akan sesuatu, ia pun kembali duduk dan meraih handpone nya di atas nakas


seperti biasa Sarah membuka Browser dan melihat berita utama nya.


ada satu berita yang membuat Sarah penasaran, Sarah pun membuka dan membaca berita itu.


Sarah tak percaya dengan apa yang baru ia baca, Rasanya dunia semakin tidak adil kepada nya.


tapi kenapa Sarah merasa sakit hati dengan berita itu, biar bagaimana pun Sarah tidak percaya dengan berita itu dan ia ingin melihat kebenaran dari berita itu.


"tapi, kenapa rasa nya sangat sakit? apa yang akan kulakukan harus kah aku bahagia atau bersedih? tapi kenapa rasa nya tidak terima? kenapa!... aku benci perasaan ini!... "


batin Sarah berteriak di dalam hati


kemudian Sarah menangis


"tidak, aku tidak boleh menangis! "


Sarah pun mengusap air mata nya yang bercucuran


tapi air mata itu malah keluar semakin deras


"kenapa kau menangis Sarah, Dasar bodoh!..hiks.. "


Sarah memaki diri nya sendiri


Sarah terisak, kemudian pada akhirnya ia bisa menenangkan diri nya sendiri


Sarah mengatur nafas nya perlahan dan berusaha untuk tidak menangis lagi, kemudian ia mendengar suara pintu terbuka


cctt...

__ADS_1


Ternyata itu Morgan, dan saat melihat Morgan Sarah pun cepat cepat menghapus air mata nya yang tersisa


"eh, ada apa sayang? "


tanya Sarah dengan memaksakan senyum nya


Morgan tidak menjawab ia justru berjalan ke arah Sarah lalu mendekap nya.


"Mami maaf kan Morgan"


ucap Morgan membuat sarah bingung


"kenapa sayang?"


'semoga saja Morgan tidak mendengar perkataan ku dan mengetahui alasan kenapa aku menagis' batin Sarah


"Morgan tahu... Mami pasti sedih karna tidak ada yang menemani mami tidur "


Morgan pun melepaskan pelukan nya


'syukur lah Morgan tidak tahu'


batin Sarah lega


"sekarang mami tidak sendiri lagi, Morgan akan selalu menjaga dan melindungi mami"


ucap Morgan dengan senyum manis nya


mendengar perkataan Morgan tadi membuat Sarah menangis


"eh, mami kenapa malah nangis? "


Kata Morgan cemas lalu mengusap air mata Sarah


"Morgan, berjanjilah kalau Morgan tidak akan meninggalkan mami"


Sarah pun menunjukan senyum tulus nya


"iya, Morgan janji Mami"


kemudian ibu dan anak itu saling berpelukan dan tidur di atas ranjang yang sama.


kira kira berita apa yang di baca Sarah sampai membuat nya menagis begitu?? 🙍

__ADS_1


----------------


Hallo semuaa jangan lupa vote yaa 😍


__ADS_2