PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 63


__ADS_3

drt... drt...


Handpone Sarah Berbunyi dari dalam tasnya Sarah pun mengambil handphone tersebut dan melihat nama si penelpon


'kakak'


"halo"


"...."


"aku baik-baik saja, bagaimana kabar kakak? "


"...."


"syukurlah "


"....."


"ah baiklah nanti malam aku akan ke sana"


Sarah pun mematikan hanpone nya


setelah Sarah mematikan Hanpone nya, mobil sudah terpakir di depan perusahaan, Wanda pun membukakan pintu untuk Sarah.


Sarah, Wanda dan Gerry masuk ke perusahaan para staf dan kariawan pun menyapa hangat mereka.


"Wanda " panggil sarah kepada Wanda saat sudah tiba di ruangan nya


"iya bu direktur? "


"bisa carikan informasi tentang orang ini"


ucap Sarah sambil menunjukan sebuah foto di layar handpone nya


Wanda melihat wajah orang itu sebentar kemudian mengngguk


"bisa bu direktur "


.....


Sementara wanda mencarikan informasi nya Sarah mengecek dan menandatangani beberapa dokumen yang ada di atas meja kerja nya.


tok... tok....


"permisi bu direktur "


ucap seseorang dari luar


"masuk! "


sahut Sarah


pintu pun terbuka, dan yang masuk bukan manager Gavin seperti biasa nya tapi malah orang lain


orang lain itu adalah anak magang yang tidak sengaja menabrak Sarah waktu di lift.kalau tidak salah nama nya angga


"kau? ada perlu apa ke sini? "


tanya Sarah heran


"saya di suruh manager Gavin untuk mengambil dokumen yang sudah di tandatangani bu direktur "


ucap angga sopan


"memangnya manager Gavin kemana? "


tanya Sarah


"hari ini manager Gavin tidak masuk bu direktur, manager Gavin sedang sakit"


"sakit?? "


angga pun mengangguk


kemudian Sarah menoleh ke arah Gerry yang berdiri di samping nya dengan tatapan bertanya.


"maaf bu direktur, surat izin nya belum anda baca" ucap Gerry sambil melirik amplop putih yang ada di tepi meja kerja Sarah.


"oh baiklah"


Sarah pun memberikan dokumen yang sudah ia tandatangani tadi kepada angga


"terima kasih bu direktur, kalau begitu saya keluar dulu " ucap angga lalu keluar


setelah angga keluar barulah Wanda datang,


"sudah mendapat informasi nya? "


tanya sarah


"sudah bu direktur "

__ADS_1


Wanda pun memberikan dokumen yang ia bawa.


namun Sarah tidak langsung membaca nya, ia malah menyimpan nya di laci meja kerja nya.


setelah itu Sarah dan yang lain nya kembali bekerja.


hingga waktu makan siang pun tiba.


"Mami....! "


tampa aba aba Morgan langsung masuk dan memanggil mami nya dengan keras


"Morgan sudah datang? "


tanya sarah kemudian tersenyum kepada Morgan


"ya iya lah mami, Morgan udah datang. ini buktinya Morgan ada di depan mami"


balas Morgan sambil merentangkan tangan nya.


Sarah tersenyum lalu beranjak dari kursi nya dan menggendong Morgan dan membawa nya ke sofa.


"Morgan masak makan siang untuk mami lagi? "


"tidak! "


anak itu menggeleng


"kenapa? "


"malas"


ujar nya cuek


"yasudah kalau gitu kita makan siang di luar ya"


"oke mami"


mereka (Sarah, Morgan, paman Han, Wanda dan Gerry) pun pergi makan siang bersama.


bagi sarah mereka semua adalah keluarga tidak ada yang di beda bedakan.


Mobil pun berhenti di parkiran restoran saefood. Karna tadi Morgan sempat meminta untuk makan Saefood.


tampa sengaja Sarah melihat sebuah mobil yang familiar bagi nya di parkiran, namun sarah tidak mau memikirkan hal tidak penting itu.


"emm... enak sekali mami"


"pelan pelan makan nya, nanti tersedak "


ingat Sarah


"iya iya"


tiba tiba saus tertumpah di baju Morgan.


"eww"


ucap nya sambil mengangkat bagian baju nya yang terkena saus


"kan sudah mami bilang untuk hati hati , sekarang baju nya kotor kan"


kata Sarah kepada Morgan


tapi Morgan malah nyengir


"hehe maaf mami "


"yaudah ayo kita bersihin dulu"


ajak sarah


"eh gak usah mami, biar Morgan aja yang bersihin sendiri"


tolak Morgan


"memangnya morgan bisa? "


tanya sarah khawatir


"bisa kok"


"tau arah jalan ke toilet kan? "


"kan bisa tanya sama pelayan nya"


ucap anak itu sambil tersenyum


"yaudah hati hati ya, abis itu langsung ke sini jangan kemana kemana dulu! "


ingat Sarah

__ADS_1


"iya mami bawel"


balas Morgan sambil mencubit gemas hidung mami nya.


"Morgan! "


belum sempat Sarah membalas nya Morgan sudah lari duluan.


Sarah menggeleng melihat anak itu.


_______


"aww"


rintih Morgan.


Morgan tidak sengaja menabrak seseorang di toilet.


"kamu tidak papa? "


tanya pria yang di tabrak oleh Morgan


Morgan menoleh ke atas melihat pria besar di depan nya dari atas hingga bawah


kemudian pria itu berjongkok agar Morgan bisa melihat wajah nya dengan jelas


"paman! "


ujar Morgan saat melihat wajah pria itu


pria itu malah tersenyum


"paman sedang apa di sini? "


tanya Morgan


"makan siang, Morgan? "


tanya pria itu balik


"Morgan makan siang juga"


jawab Morgan


"dengan siapa? "


tanya pria itu lagi


"dengan mami, paman Han, bibi Wanda dan paman Gerry " balas nya sambil tersenyum


"dimana mami? "


pria itu bertanya lagi.


"ada di situ"


tunjuk Morgan ke arah luar


"oh iya, saat kita bertemu paman tidak memberitahu nama paman. siapa nama paman? " tanya Morgan gantian


pria itu tersenyum lalu memberikan sebuah kartu nama kepada Morgan


"ini kartu nama Paman, ada nomor Telpon paman juga di situ"


"terima kasih paman"


ucap Morgan sambil mengambil kartu nama itu.


"eh, baju nya terkena saus"


kata pria itu saat melihat ada noda saus di baju Morgan


"hehe, iya "


nyengir Morgan


kemudian pria itu mengeluarkan sapu tangan dari saku baju nya.


"ini, bersihkan"


"iya, terima kasih ya paman "


pria itu tersenyum lalu mencubit gemas pipi Morgan


"sama sama "


balas nya


________


hallo semua,,, jangan lupa vote yaa 😍

__ADS_1


__ADS_2