PERPISAHAN

PERPISAHAN
part 118


__ADS_3

"apa yang kau lakukan di sini? "


bisik Sarah.


"kenapa? aku kan cuma mau lihat istriku mendapat penghargaan" cuek Jordan.


"kau ini... "


"hallo Nona Sarah"


ucapan Sarah terpotong saat ada seseorang yang menghampirinya


"oh hai Tuan Rico" balas Sarah sedikit gugup


"selamat untuk penghargaan nya, anda tadi sangat hebat" Puji nya.


"terima kasih Tuan Rico, saya dengar Bank anda sekarang membuka cabang baru"


"ah iya, Saya membuka cabang baru di kalimantan"


"semoga pembukaan cabang baru anda berjalan dengan lancar"


"ah terima kasih, ngomong-ngomong siapa nama anak Tampan ini? " Rico menoleh ke Morgan.


"nama saya Morgan, paman" balas Morgan dengan sopan.


Rico membelas nya lagi dengan senyuman.


"hei pelayan, kenapa nampan mu kosong? tolong ambil kan aku 2 gelas minuman" printah Rico kepada pelayan yang berdiri di belakang Sarah. ya siapa lagi kalau bukan Jordan.


Jordan tak langsung pergi, ia malah menatap tajam kepada Rico. namun sayang nya Rico tidak takut karna dia tidak tahu siapa pelayan yang ia suruh ini, apalagi Jordan memakai masker.


"hei, jangan menatapku begitu. cepat ambil kan sana! " usir Rico.


Sarah sedikit terkejut dan khawatir, ia harap Jordan tidak akan melakukan hal aneh kepada Rico nanti nya.bagi Sarah ini pertama kali nya seseorang membentak dan mengusir Jordan.


akhirnya mau tidak mau Jordan pergi mengambil 2 gelas minuman dari dapur. dari pada identitas nya terbuka lebih baik mengambil minuman saja. pikir Jordan.


Jordan kembali ke meja Sarah dan Rico tadi, tapi saat Jordan kembali ia melihat ada orang baru di meja itu. ah bukan orang baru, Jordan sudah lama mengenal nya kok.


saat sampai di meja, Jordan memberikan 2 gelas minuman itu kepada Sarah dan Rico.


"hei kenapa cuma dua? ambil kan untukku satu lagi" ucap Gara yang baru bergabung dengan mereka tadi.


"apa? kau mau aku pecat? cepat ambil sana! "


bentak Gara kepada Jordan yang mentap nya sinis.


"paman Gara, gak boleh bentak-bentak pelayan kayak gitu" komen Morgan


"maaf ya jagoan, soalnya tadi pelayan nya gak mau ngambilin minum buat paman" keluh Gara


"makanya paman harus ngomong baik-baik, walaupun pelayan kan tetap manusia" bela Morgan


oh Morgan ku sayang ini baru anak papi, aku padamu Nakkk batin Jordan.


***


waktu telah berputar dengan cepat, seiring berjalan nya waktu semua orang mulai meninggalkan gedung acara malam ini.


begitu juga dengan Sarah, ia segera berpamitan kepada Gara. Saat Sarah sedang berpamitan dengan Gara tiba tiba kepala nya terasa sesikit pusing.

__ADS_1


"anda baik-baik saja Nona Sarah? "


tanya Gara saat melihat Sarah yang sedikit pucat.


"tidak, saya baik-baik saja. kalau begitu saya pergi dulu"


"baiklah, hati-hati Nona"


Sarah mengangguk lalu pergi.


"Mami, Mami baik-baik aja kan? "


tanya Morgan saat tiba di parkiran.


"iya sayang, Mami baik-baik aja. kita pulang yuk"


Mereka memasuki mobil yang sudah menunggu di parkiran. Selama di perjalanan rasa sakit di kepala Sarah makin bertambah, kepala terasa berat dan pusing hingga tanpa sadar Sarah tertidur di mobil.


Saat sudah sampai di rumah Sarah masih tertidur, Morgan tidak tega membangunkan Sarah dan melarang Gerry membangunkan Mami nya. akhirnya Gerry yang menggendong Sarah ke rumah sampai ke kamar nya.


Morgan melihat Mami nya tertidur dengan pulas, sesekali Morgan melihat perut Sarah apakah Sarah masih bernafas atau tidak. tidak tahu apa yang di pikirkan anak itu, setiap kali saja Sarah tidur Morgan selalu memperhatikan perut Mami nya yang naik turun dengan nafas nya yang teratur.


"Morgan sayang Mami. maupun Mami atau Papi gak ada yang boleh ninggalin Morgan. Morgan gak mau kehilangan lagi" Morgan merebahkan kepala nya ke perut Sarah lalu memeluk nya dengan lembut.


****


sementara itu, di lokasi acara


semua pelayan tengah sibuk membersihkan ruangan, termasuk Jordan yang masih di situ. Jordan juga ikut bersih-bersih sambil mencari Sarah. sayang nya Sarah pulang.


Jordan sudah mencari Sarah ke seluruh gedung, tapi tidak menemukan Sarah. Jordan menghela nafas lega, syukur lah kalau Sarah sudah pulang kini ia bisa mengurus pekerjaan nya.


Jordan pergi menghampiri Gara yang sedang menelfon seseorang. Saat telfon nya sudah selesai Gara berbalik dan melihat Jordan di belakang nya.


Jordan membuka topi dan maskernya lalu menatap Gara dengan datar. sontak Gara terkejut melihat Jordan, ternyata pelayan yang ia bentak tadi adalah Jordan.


"Jordan, kau? "


"iya ini aku. sajikan menu utama nya"


Jordan segera duduk di kursi yang masih tersisa, lalu dengan cepat Gara menghampiri pelayan yang lain untuk membuat menu utama untuk Jordan. setelah itu Gara pun menghampiri Jordan.


Gara melihat Jordan dari atas sampai bawah


"pakaian itu pas di badan mu" ejek Gara.


"pakaian ini memang pas di badan ku tapi tidak cocok untuk diriku" sinis Jordan.


"ah aku hanya bercanda, ngomong-ngomong kau cuma sendiri? Gibran mana? "


"sedang menuju ke sini"


kemudian ada beberapa pelayan yang membawa sajian menu utama untuk Jordan. pelayan itu meletakan menunya dengan rapi di atas meja.


Jordan mengambil salah satu menunya


"apa ini? "


"ah, itu Saefood dengan lelehan keju mozzarella "


Setelah mendengar itu Jordan langsung meletakan Saefood nya kembali lalu mengambil makanan yang lain.

__ADS_1


"ini? " tanya Jordan lagi


"ini daging panggang di ini dengan keju milk "


Takk...


Jordan meletakan garpu dan sendok nya kembali, selera makan nya kini benar-benar hilang. mendengar nama keju membuat nya jadi mual.


"apa semua makanan nya ada keju? "


"iya memang nya kenapa? keju itu nemu utama dari hotel ini. kau tidak suka ya? "


tanya Gara heran.


"selera koki mu benar-benar tidak cocok untuk ku" Jordan segera mengambil handpone nya untuk menghubungi Gibran, tapi Jordan melihat ada pesan yang belum di baca dari seseorang


SarahKu ♥


Papiiii hari ini Morgan baru pulang dari


acara pesta, Mami tadi dapet penghargaan


trus piala sama surat. pokok nya tadi Mami


hebat bangett Mami cantikkk tadi tapi sayang nya gak ada papi


...21.04...


SarahKu


papi Morgan udah sampe rumah, tapi


mami kutiduran di mobil Morgan


kasian Morgan gak mau bangunin


mami jadi Morgam suruh paman


Gerry yang gendong Mami ke kamar


papi jangan cemburu ya hehe


...21.38...


Jordan tertawa kecil membaca pesan itu, dia pikir Sarah yang mengirim pesan nya tapi ternyata anaknnya sendiri. lucu sekali


Morgan yang mengirim pesan itu


eh tunggu, Morgan yang mengirim nya? memang nya anak sekecil itu mengerti cara mengirim pesan?


pikir Jordan.


_________


hai author kombekkk


maaf banget yah, di part kemaren lupa bilang kalau author mau hiatus dulu. hehe sorry


oh ya jangan lupa Follow ig author ya


ig:Jeon_fiee

__ADS_1


tbc


__ADS_2