
"Udah semua yang di bawa?" Tanya Elisa kepada suami nya ini.
"Udah yankk" Jawab Deni sambil bercermin merapi kan rambut nya.
"Jam tangan, masker, perlengkapan motor udah semua?" Tanya Elisa kembali .
"Udah kok" Jawab Deni sambil melihat isi tas nya.
"Oke" Jawab Elisa ikut keluar di belakang suami nya dengan membawa kan jaket dan helm suami nya.
Deni duduk di Sofa ruang tamu rumah orang tua Elisa. Dan Elisa tidur di Sofa sambil berbantal kan paha Deni. Elisa selalu ikut bangun untuk menemani Deni menghabis kan segelas kopi buatan nya dan melihat Deni pergi meninggal kan rumah orang tua nya untuk mencari nafkah untuk nya. Untuk keluarga kecil nya.
"Setelah ini kamu tidur lagi yankk, masih pagi juga ini" Ucap Deni sambil mengelus ngelus rambut Elisa dengan lembut.
"Hemmm" Jawab Elisa sambil memejam kan mata nya dan membungkus tubuh nya dengan selimut. Tak lama kemudian adik Deni yaitu Sinta ikut bangun dan keluar menemui kakak nya di Ruang tamu.
"Loh, kok ikut bangun dek? Tidur lagi gih, masih pagi. Disini dingin kalau subuh begini, beda sama di rumah kita" Ucap Deni sambil membelai rambut adik nya lembut.
"Gak ngantuk" Jawab Sinta. Sinta pun ikut duduk si samping Elisa.
"Kakak Elisa tidur kak?" Tanya Sinta ke Deni kakak nya.
__ADS_1
"Gak kok, cuma baring aja" Jawab Elisa tanpa membuka mata nya.
"Ohhhhhh" Jawab Sinta.
"Mau Kopi?" Tanya Deni kepada Sinta.
"Gak suka kopi" Jawab Sinta
"Kalau kamu sayang ?" Tanya Deni kepada istri nya.
"Hemmm" Jawab Elisa sedikit malas karna memang Elisa masih mengantuk dan capek karna perjalanan mereka yang panjang dan belum lagi malam hari nya berjelajah dengan suami nya. Sungguh, rasa nya tubuh Elisa pegal pegal.
"Tidur sana lho yankk ngantuk gitu kamu" ucap Deni kepada Elisa.
"Yaudah yaudah gak mau juga gak papa" Jawab Deni sambil meminum kopi nya.
"Yaudah yank, aku berangkat dulu" Ucap Deni san Elisa pun bangun dan duduk.
"Kopi nya masih ada, aku sisa kan sedikit" ucap Deni sambil memakai jaket nya.
"Aku berangkat dulu ya Sayang. Hati hati di rumah. Assalamualaikum " Ucap Deni sambil mencium kening istri nya.
__ADS_1
"waallaikumaalam sallam, iya hati hati di jalan jangan ngebut ngebut pelan pelan aja" jawab Elisa sambil mencium punggung tangan suami nya.
"Iya Sayang " Jawab Deni.
"Mas Deni berangkat dulu ya, kamu baik baik saja di sini jangan nakal nakal" Pesan Deni kepada adik nya.
"Iya mas" Jawab Sinta sambil mencium punggung tangan Deni juga. Deni pun ke belakang untuk berpamitan kepada Ibu dan Bapak mertua nya.
"Buk, saya berangkat kerja dulu " Pamit Deni sambil mencium punggung tangan Ibu mertua nya
"Iya nak, hati hati dijalan jangan ngebut ngebut yaa" Ucap Ibu Elisa.
"Iya Buk," Jawab Deni.
"Pak, saya berangkat dulu"pamit Deni kepada Bapak mertua nya.
"Hati hati nak, di jalan pelan aja jangan ngebut. Pelan yang penting selamat sampai tujuan" Pesan Bapak mertua nya.
"Iya Pak, assalamualaikum " Pamit Deni ke pada ke dua orang tua nya. Deni pun kembali ke ruang tamu dan memakai masker lalu helm nya.
"Berangkat dulu yaa Sayang, assalamualaikum " Deni pun berjalan keluar dan mengendarai motor nya.
__ADS_1
...****************...