
"Yang, kamu besok gak ikut pulang juga. Cuma aku sama Sinta aja nih?" Tanya Deni sambil memperhati kan istri nya memakai baju.
"Minggu depan lagi kamu jemput aku, untuk besok kamu dulu aja sama Sinta pulang. Aku di sini dulu" Jawab Elisa.
"Ya udah deh, terserah kamu aja. Ibu juga tanya, kapan ngurus surat pindah tempat. Nanti uang nya di beri Ibu buat ngurus nya. Jadi kamu mau pindah atau di sini aja?" Tanya Deni kembali
"Udah lah yang, gak usaj bahas itu lagi. Aku udah bilang aku mau tinggal di sini aja. Soal nya aku anak perempuan terakhir jadi udah tugas ku di sini menemani Ibu sama bapak" Ucap Elisa sedikit marah.
__ADS_1
"Kenapa gak mau di sana, kan aku kerja nya juga di sana. Ibu bapak juga mau nya kita tinggal di sana. Dan aku bisa ngasih uang lebih ke kamu kalau tinggal di sana" Ucap Deni lagi
"jadi maksud kamu kalau di sini kamu cuma ngasih sedikit biar aku mau kamu ajakin tinggal di sana?" Ketus Elisa.
"Bukan gitu, jangan keburu marah kenapa sih? Maksud aku kalau aku misal kasbon ke kantor kan aku kasih ke kamu semua gak usah aku kurangin buat beli bensin. Jadi misal aku kasbon seratus ribu, ya seratus ribu itu kamu pegang. Gak aku kurangin buat beli bensin ke sini" Jelas Deni kepada Elisa.
"Tuh kan, setiap di ajakin bahas beginian kamu selalu marah-marah gak jelas. Udah lah terserah mu aja kalau gitu" Finis Deni yang gak mau memperpanjang masalah nya.
__ADS_1
"Kamu kan yang mulai, aku udah bilang jauh-jauh hari dan udah bilang sering banget kalau aku gak mau pulang ke sana. Lagian kan masih ada Sinta juga. Lagian gak mungkin kan Sinta itu ikut suami nya, pasti juga gak di bolehin sama Bapak Ibu juga. Apa lagi Sinta anak perempuan sendiri. Pasti nanti di suruh jaga Ibu sama Bapak " Ucap Elisa kembali sambil memakai skincare nya.
"Udah lah, gak usah di perpanjang. Malah gak selesai-selesai nanti " Jawab Deni.
"Itu yang kamu bilang kalau kamu kalah ngomong sama aku. Lagian ngapain sih kamu gak mau, kalau gak mau yaudah. Gini aja udah, gak usah ngurus pindah tempat dan gak usah buat KK juga. Gini aja udah" Jawab Elisa lagi.
"Itu kan mau kamu, udah lah gak usah di bahas" Jawab Deni keluar dari kamar meninggal kan Elisa di kamar.
__ADS_1
"Br*ngs*k" Kesak Elisa sambil melempar sisir yang di gunakan untuk menyisir rambut nya. Selalu saja jika membahas masalah ini Deni dan Elisa akan bertengkar, bahkan mereka akan lost kontak selama tiga hari. Dan jika sudah seperti itu, Deni biasa nya akan menghubungi Elisa. Karna Elisa dari pacaran dulu, sering berantem dan paling betah jika lost kontak dengan Deni. Dan Deni yang paling gak bisa lost kontak lama-lama dengan Elisa istri nya ini.