
Setelah selesai bercumbu bersama, Deni membaringkan tubuh nya disamping tubuh Elisa. Untuk malam ini hanya Deni yang memimpin permainan nya, karna jika Elisa yang memimpin takut nya akan membangun kan Sinta yang sudah terlelap di samping Elisa. Setelah itu, Deni kembali memain kan ponsel nya.
"Pakai baju mu dulu yankk. Kamu mau besok pagi di lihat sama Sinta bugil gitu ha?" Ucap Elisa yang sambil memakai dalaman nya dan berlanjut memakai daster nya.
"Iya Sayang, lupa aku" Ucap Deni dan mulai ikut Elisa memakai pakaian nya kembali seperti semula. Setelah selesai Elisa keluar kamar untuk menuju kamar mandi. Setelah berhubungan badan dengan Deni, Elisa suka risih dan segera membersih kan **** ********** nya terlebih dahulu dan buang air kecil. Beda dengan Deni, dia akan langsung tertidur kalau tidak akan memain kan ponsel nya.
"Mau kemana yankk?" Tanya Deni.
"Mau pipis" Jawab Elisa.
"Nitip air putih yaa yankk" Pesan Deni sebelum Elisa keluar kamar.
"Iya" Jawab Elisa dan setelah itu Elisa benar-benar meninggal kan kamar mereka. Setelah selesai buang air kecil dan membersih kan nya, Elisa berjalan keluar dan berhenti di dapur untuk mengambil air minum untuk Deni suami nya.
__ADS_1
"Ini" Ucap Elisa sesampai nya di kamar dan memberikan minum air putih untuk Deni.
"Terima kasih sayangku" Jawab Deni dengan senyuman manis nya sambil mengambil gelas di tangan Elisa.
"Kamu gak mau minum yang?" Tawar Deni sebelum mengahabis kan.
"Tadi udah minum di bawah" Jawab Elisa.
"Aku habisin ya" Jawab Deni.
Skip pagi hari. Elisa jika di rumah orang tua nya jarang bangun pagi, apa lagi memasak. Elisa sangat jarang sekali memasak jika di rumah orang tua nya. Bangun pun kadang siang karna di rumah Elisa yang dingin membuat Elisa betah di kamar.
"Kakak gak bagun masak?" Tanya Sinta.
__ADS_1
"Gak, udah ada Ibu yang masak" Jawab Elisa yang masih membungkus tubuh nya dengan selimut tebal, sedang kan Deni baru saja tertidur sekitar pukul enam pagi tadi.
"Sekarang udah jam tujuh pagi loh kak, kakak gak bangun?" Tanya Sinta lagi.
"Masih pagi, udah tidur lagi aja. Masih dingin ini" Jawab Elisa. Karna Sinta tipe anak yang rajin saat bangun, dia memilih diam di kamar tanpa ikut tidur bersama Elisa dan Deni. Sampai sekitar pukul sepuluh siang Elisa baru keluar kamar. Dan berjalan ke dapur di ikuti Sinta adik perempuan nya.
"Itu kopi suamimu" Ucap Ibu Elisa.
"Iya" Singkat Elisa.
"Sinta, sarapan dulu nak. Ini udah siang. Ayo makan dulu" Ucap Ibu Elisa sambil memberikan piring dan sendok kosong ke Sinta
"Iya buk, nanti saja" Jawab Sinta.
__ADS_1
"Jangan nanti-nanti, jangan ikut mbak mu Elisa ini. Mbakmu kalau makan sesuka hati nya. Ayo makan dulu kamu" Jawab Ibu Elisa dan akhirnya mau gak mau Sinta menuruti nya.