
Setelah selesai bergelut dengan pikiran nya, Elisa memejam kan mata nya dan tidur menyusul adik nya Sinta yang sudah tertidur lebih dulu.
Skip malam hari.
Elisa seperti biasa nya, dia berada di kamar nya dengan berbaring dan memain kan ponsel nya. Sedang kan Sinta adik nya bermain dengan tetangga sebelah di ruang tamu.
"*Mana Sinta?" Tanya Deni daat ber Vidio call dengan Elisa.
"Di ruang tamu sama Noval dan Dina" Jawab Elisa.
"Ohhh, kamu udah makan yankk?" Tanya Deni.
"Udah" Singkat Elisa.
"Masak apa tadi?" Basa basi Deni.
"Tumis kangkung sama ikan pindang" Jawab Elisa.
__ADS_1
"Enak dong yankk"
"Kamu yanh masak?" Lanjut Deni.
"Iya" Balas Elisa. Yaa, Elisa jika di chatting atau di vidio call akan sangat cuek, bahkan lama banget buat bales chatting dsri Deni. karna sibuk dengan K-drama nya. Atau tidak lihat BTS di Tik Tok. Deni sampai hafal.
Deni hanya diam sambil memandangi wajah Elisa. Dan Elisa pun begitu. Kedua nya diam tanpa berkata-kata lagi. Mungkin lebih tepat nya mereka berdua sudah kehabisa kata-kata. Ahhh, lebih tepat nya Deni lah yang kehabisan kata-kata untuk mengajak ngobrol saja. Deni sudah hafal sebenar nya jika istri nya ini sangat susah di ajak ber vidio call apa lagi kalau balas chatting juga lama karna asik dengan dunia per haluan nya. Namun karna Deni gabut dan gak ada yang di lakukan, mangkanya dia vidio call Elisa walau respon nya seperti ini. Namun jangan salah, Elisa jika di dekat nya akan super bucin tidak tertandingi.
"Yaudah deh yankk, kamu lanjut aja. Kita lanjut kan lewat chatting aja ya kalau gitu " Final Deni sudah binggung ingin bilang apa.
"Oke" Jawab Elisa.
"Love you too" Jawab Elisa.
"Assalamualaikum " Lanjut Deni.
"Waallaikumaalam salam" Balas Elisa*.
__ADS_1
Tut Tut Tut
Setelah panggilan Vidio call selesai. Elisa kembali melihat ketujuh bujang nya di Tik Tok. Sambil senyum-senyum sendiri Elisa terus melihat nya tanpa ada bosan sama sekali, kadang jika hati nya mood akan membalas pesan Deni dengan cepat, namun jika mood nya jelek bisa-bisa tiga jam baru di balas.
Dan jangan tanya di dalam galery ponsel nya ada berapa foto maupun vidio BTS. Sangat banyak, sampai-sampai memory nya tidak cukup. Dan antara foto dan Vidio Deni dengan Elisa kalah banyak dengan foto dan Vidio BTS. Sangat gila, namun itu lah kenyataan nya. Entah lah, bagi Elisa ini sangat menyenang kan dan bisa membuat hati nya nyaman ketimbang dengan Deni. Entah kenapa dia juga gak tau sama sekali.
"Kak, Mbak Dina mau tidur di sini yaa?" Tanya Sinta yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar.
"Iya, biasah nya juga tidur di sini kalau kakak di rumah dan mas Deni belum pulang" Jawab Elisa tanpa menoleh ke arah Sinta, dia masih asik menatap layar ponsel nya.
"Ohhh, begitu. Jadi nanti malam kita tidur bertiga yaa kak?" Tanya Sinta kembali
"Iya" Singkat Elisa.
"Kalau Noval gimana kak? Ikut tidur di sini juga?" Tanya Sinta.
"Yaa gak lah, kalau nangis nanti yang nyusuin siapa? Kamu?" Jawab Elisa sedikit mengejek.
__ADS_1
"Yaa mungkin saja Noval juga, kan seru. Aku gemes sama pipi nya lucu" Jawab Sinta sambil mencubit pipi nya sendiri. Elisa hanya menggeleng kan kepalanya pelan melihat kelakuan Sinta.
...****************...