Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Haru.


__ADS_3

BAB 107.


" Entah lah Lang, saat itu aku tidak terlalu memikirkan nya, namun saat aku terluka oleh kenyataan !! dia lah yang ada di sisi ku, dan meyakinkan ku, jika aku harus bangkit demi Nara. " Jawab Rani singkat.


"Aku paham Ann, Mudah-mudahan dia yang terakhir untuk kamu Ann !! walaupun sebelum nya aku lah yang bermimpi untuk menjadi yang terakhir untuk kamu !! " Ucap Gilang sambil fokus pada kemudi nya.


"Kau yang bermimpi, kau juga yang menghancurkan nya !! " Ucap Anita sangat menusuk hati Gilang.


Gilang hanya merasakan penyesalan yang masih sama, andai malam itu Gilang tidak pergi ke Klub malam, mungkin Gilang tidak akan sampai menyakiti Anita dengan merusak Glenka.


Gilang pun telah sampai di tujuan nya, Anita turun dan melihat Mobil Mahesa tidak terlihat lagi, Pikir Anita apahkan Tuan Mahesa memutuskan untuk tidak mengikuti nya lagi.


"Lang, sebenar nya apa yang mau kau bicarakan ?? Bukan kah seharus nya kamu harus menyiapkan pernikahan kamu ?? " Tanya Anita ingin segera pergi.


"Ann, apa kamu tidak ingin memberikan waktu mu sebentar saja !! Sebelum aku syah menjadi milik orang lain, dan kau pun sebentar lagi akan menjadi milik orang lain juga. " Ucap Gilang lirih.


"Lang, apa kau sadar !! Dengan begini kau sudah menyakiti Glenka !! aku tidak ingin menjadi sumber dari kesakitan Glenka. " jawab Anita.


"Kau bukan mengkhawatirkan Glenka, tapi kau mengkhawatirkan Pacar baru mu itu !! Begitu mudah nya kamu Ann, melupakan aku. Setelah apa yang telah kita lalui bersama. " Ujar Gilang.


Anita sungguh tak habis pikir dengan jalan pikiran Gilang. " Lang, kau memang sudah banyak membantu ku, terutama saat aku terpuruk karna di sakiti oleh Rey, dan di saat itu kamu datang dan mengobati luka ku. Begitu pun dengan Tuan Mahesa dia datang saat aku telah di sakiti oleh mu !! Jika kau menganggap aku sebagai wanita gampangan, aku pun tidak menginginkan ini terjadi Lang !! Aku hanya menerima niat baik seseorang pada ku. " Jawab Anita menegaskan pada Gilang.


"Saat ini aku tidak akan memposisi kan diri ku sebagai diriku sendiri, tapi sebagai Glenka !! Dia sedang mengandung Lang, apalagi aku dengar kalian akan menikah !! Sudah lah Lang, kita punya cara Masing-masing untuk mengubur dalam-dalam kenangan itu, tidak baik kita seperti ini, bukan kita yang tersakiti tapi Orang yang sudah ada dan hadir di belakang kita. " Jelas Anita terus meyakinkan Gilang, walau pun sebenar nya Anita pun masih susah untuk melupakan Gilang.

__ADS_1


Anita berharap dengan adanya Tuan Mahesa di dekat nya, Anita bisa melupakan semua tentang Gilang.


"Aku tau itu Ann, dan Glenka pun tau kalau aku belum bisa melupakan kamu !! aku datang kesini hanya ingin memastikan, jika kamu pun sama hal nya dengan ku. Tapi ternyata ..... aku salah, kamu sudah lebih baik saat jauh dari ku Ann !! " Ujar Gilang sambil tersenyum kaku.


"Kamu salah Lang, aku yang lebih susah untuk melupakan mu, sampai-sampai aku bersikap seperti wanita gampangan dan murahan saat dekat dengan Tuan Mahesa, walaupun aku tau Tuan Mahesa memiliki perasaan yang tulus pada ku, aku hanya berharap Aku bisa melupakan mu, dan tidak berlarut dalam perasaan ku pada mu !! Apa kamu tau Lang, aku telah menjadi orang jahat saat ini, karna secara tidak langsung aku telah menjadikan alat perasaan Tuan Mahesa pada ku !! " Gumam Anita dalam hati nya.


"Jika kau berpikir seperti itu tentang ku !! Maka lakukan lah apa yang aku lakukan sesuai yang kamu lihat dan kamu anggap, tengtang diri ku saat ini, buanglah perasaan cinta yang kau punya untuk ku. Dan belajarlah mencintai Glenka yang sudah mencintai mu jauh sebelum aku mencintai mu !! " Ujar Anita pada Gilang.


"Aku harap pertemuan ini bisa meyakinkan diri kita Masing-masing Lang, kalau kita memang sudah tidak bisa bersatu sesuai apa yang kita harap kan !! dan aku akan lebih berharap, saat nanti aku menghadiri pesta pernikahan mu, ............ A-aku sudah melihat mu bahagia bersama Glenka !! Dia wanita baik Lang !! Lebih baikn dari ku. " Jelas Anita, berusaha untuk tegar.


"Aku pamit Lang !! sekali lagi terima kasih karna kamu sudah mau mencintai ku, Semoga Ki-kita bisa bahagia dengan Pasangan Kita nanti !! " Ucap Anita hendak pergi dari Gilang.


Gilang melihat Anita sudah membalikan badan nya, dan Anita sudah siap untuk pergi dari dekat nya.


"Aku akan pergi !! dan akan memulai kehidupan baru bersama dengan Orang lain, tapi apa daya aku masih mencintai mu Ann, dan aku sendiri yang akan menitipkan mu, pada Orang yang kau anggap saat ini tepat untuk mu !! dengan begitu, aku rasa kita impas Ann, Aku menyakiti mu karna akan memulai kehidupan dengan Orang lain, dan kau pun telah menyakiti ku. Karna telah memilih Orang lain yang lebih tepat di banding kan dengan diri ku untuk diri mu. " Ujar Gilang.


Gilang menarik lengan Anita, pada Arah yang telah Gilang ketahui bahwa di sana lah, Sosok Laki-laki yang Anita anggap tepat untuk nya saat ini.


Gilang sudah melihat kalau Tuan Mahesa dari tadi memperhatikan Anita, di balik Pohon yang tidak jauh dari tempat Anita dan Gilang sedang mengutarakan perasaan nya Masing-masing.


Anita melihat Tuan Mahesa keluar dari balik Pohon itu, Anita menjadi berat saat melangkah dan melihat wajah Gilang yang sangat sedih dan penuh dengan duka.


"Lang, jangan lakukan ini !! Aku bisa sendiri !! Lepas kan aku. " Ujar Anita pelan.

__ADS_1


"Aku tidak akan melepaskan mu, sampai dia akan berjanji pada ku, untuk menjaga mu mengantikan aku Ann !! " Jawab Gilang terus mengeratkan genggaman nya.


Anita teriris hati nya, dan terus menatap bergantian ke arah Tuan Mahesa dan juga ke arah wajah Gilang.


Dan Akhir nya langkah Gilang terhenti saat sudah mendekati tempat Tuan Mahesa sedang berdiri dengan gagah nya.


"Apa Anda tau ?? Dia ini wanita yang sangat saya impikan dan saya cintai, tapi bodoh nya saya telah melepaskan dia karna kebodohan patal yang telah saya lakukan saat itu !! Dengan berat hati saya harus melepaskan nya, karna Tangan ini sudah tidak mau untuk saya genggam lagi. " Ucap Gilang berusaha tegar dan menerima, lalu melepaskan Genggaman nya perlahan pada tangan Anita.


"Tolong jaga dia, jangan sakiti dia !! Seperti aku telah bodoh nya menyakiti dia. " Sambung Gilang sambil menepuk pundak Mahesa dengan hati yang sangat berat.


Mahesa bisa merasakan sakit di antara hati kedua nya, berat berpisah namun ke adaan yang memaksa mereka untuk berpisah.


Mahesa hanya menatap dalam pada Gilang, dan menganggukan kepala nya perlahan pada Gilang. Gilang melihat Anita hanya menundukan kepala nya, dan Gilang sempat melihat Air mata Anita begitu saja terjatuh si pelupuk mata nya.


Gilang menghampiri Anita, "Apa kah aku boleh memeluk mu Ann, untuk yang terakhir kali nya !! " Ucap pelan Gilang pada Anita, Gilang tidak perduli kalau di situ ada Tuan Mahesa.


Anita mengangkat kepala nya yang tadi tertunduk karna tak sanggup menahan rasa sakit di dalam hati nya.


Gilang memeluk Anita. " Ann, jaga diri baik-baik, Jika kau perlu bantuan ku !! Jangan Sungkan Untuk menghubungi ku !! Sampaikan salam dan Maaf ku pada Nara, karna aku belum bisa membuat dia bahagia, seperti janji ku dulu. Aku akan terus menyayangi mu Ann, walau pun arti sayang itu bukan lah sebagai kekasih tapi aku akan terus menyayangi mu. Jaga diri Baik-baik !! " Ucap Gilang, berhasil membaut Tagis Anita pecah.


Gilang melepaskan pelukan nya, dan perlahan meninggalkan Anita dan juga Mahesa, Gilang pergi dengan meninggalkan beberapa tepukan di pundak Mahesa.


Mahesa membalas tepukan Gilang, Saat Gilang sudah berlalu Mahesa mendekati Anita. Mahesa mengusap lembut Air mata yang membasahi pipi Anita.

__ADS_1


Anita memeluk Mahesa, dan kembali menumpahkan rasa sakit nya di pelukan Tuan Mahesa, Mahesa menerima tangisan Anita walaupun Mahesa sadar tangisan itu bukan lah untuk nya, melainkan untuk melepaskan dengan berat kepergian Gilang dari dalam hati nya.


__ADS_2