
BAB 44.
Jam Menunjukan Pukul 11 siang, Anita Ingat Akan Percakapan Tuan Mahesa, Bahwa Tuan Mahesa Ingin Makan Di Luar.
Dengan Ragu Anita, Melangkah menuju Ruangan Tuan Mahesa. Tapi Anita harus tetap mengingatkan nya, karna itu Sudah kewajiban nya.
"Tok ... Tok ... Tok !! " Anita mengetuk pintu Ruangan Tuan Mahesa.
Namun tidak ada Jawaban yang Terdengar dari Dalam Ruangan itu, Anita masuk ke dalam Ruangan Tuan Mahesa. Terkejut lah Anita melihat Tuan Mahesa sedang tertunduk lesu di Kursi kerja nya.
"Ma-maaf Tuan !! Saya hanya ingin mengingatkan Kembali, Untuk jadwal Makan Siang Tuan !! " Ucap Anita Sopan pada Tuan Mahesa.
"Baik Lah, kamu ikut saya !! " Jawab Tuan Mahesa, Dengan Ekspresi datar nya.
"Baik Tuan !! " Jawab Anita cepat.
"Kasian juga kalau liat Tuan Mahesa, Semoga Nona Meylan Tenang di sana !! " Gumam Anita dalam Hati nya.
Saat Anita Dengan Tuan Mahesa Keluar dari Dalam Lift khusus direktur, Semua Tertuju Pada Anita dan Mahesa.
Semua Menyapa Tuan Mahesa dengan Sopan, Tapi tidak Pada Anita, dia hanya menatap Mata-mata Julit dari Karyawan Wanita lain nya.
Anita tidak kalah menatap Semua mata yang Sirik pada nya. " Iri Bilang Bos !!! Hahahaha " Celoteh Anita dalam Hati nya.
Di Loby Sudah ada Mobil Mewah berwarna Hitam mengkilat, Tuan Mahesa langsung memasuki mobil itu. dan Duduk di belakang kemudi, sedang kan Anita Duduk di sebelah Sopir Pribadi dari Tuan Mahesa.
"Pak, kita ke Restoran Biasa ya ?? " Ucap Tuan Mahesa pada Pak Kiman, Sopir Pribadi Tuan Mahesa.
Pak kiman mengerti akan Tempat yang di tuju oleh Tuan Mahesa.
Dalam perjalanan, Anita hanya terdiam begitu Pun Tuan Mahesa dia hanya meratapi Jalanan di balik Kaca mobil nya yang Transparan.
Sekitar 30 menit Mobil mewah pun sampai di pelataran Luas milih Resto mewah yang di maksud Oleh Tuan Mahesa.
"Kamu ikut saya !! Pak Kiman Ngopi-ngopi saja dulu, saya gak lama ko Pak !! " Ucap Tuan Mahesa, sambil memasangkan Kaca mata Hitam di Mata nya.
"Baik Tuan !! " Jawab Pak Kiman, turun dari Mobil mewah itu dan langsung membukakan Pintu Untuk Tuan Mahesa yang akan segera turun dari Mobil nya.
"Silah kan Tuan !! " Ucap Pak Kiman.
Tuan Mahesa hanya menatap Pak Kiman saja, dan berjalan menuju Pintu Utama Resto itu.
Sementara Anita hanya mengekor saja di belakang Tuan Mahesa.
__ADS_1
"Maaf Tuan !! Jika Tuan hendak Makan Siang silahkan, Biar saya Tunggu di Luar saja !! " Ucap Anita dari belakang.
"Kamu bisa Pergi, jika saya menyuruh kamu untuk pergi. Paham ?? " jawab Ketus Tuan Mahesa.
"Baik Tuan !! " Ucap Anita menyerah.
Mahesa dan Anita pun berjalan melewati semua meja makan yang ada di ruangan itu.
"Sebenar nya Tuan Mahesa, mau Duduk dimana Sih ?? Ini semua Kursi banyak yang kosong, tapi dia lewati !! " Gumam Anita heran, namun terus mengekor di belakang Tuan Mahesa.
Tuan Mahesa pun mulai menghentikan langkah nya, Tuan Mahesa membuka Kancing Jas nya dan Duduk di sebuah Sofa yang berbentuk Leter U dengan Meja makan mewah di Tengah nya, Rupa nya itu Ruang Makan VIP.
"Ya Ampun, Mimpi apa aku semalam, bisa berkunjung Ke tempat Mewah seperti ini !! Seumur-umur baru kali ini Aku bisa menginjakan Kaki ku di Tempat semewah ini ?? " Decak kagum Anita melihat Sekitaran Ruang VIP Resto itu.
"Duduk lah Jangan membuat saya malu !! " Gumam Tuan Mahesa pada Anita namun Mata nya tertuju pada benda Pipih yang ia pegang di Tangan nya.
"Ma-maaf Tuan. " Anita segera menempatkan Pandangan nya pada Posisi yang Ingin ia duduki, Anita akan Duduk di Sudut Sofa saja, kan malu harus berdekatan Dengan Tuan Mahesa.
"Kau ini !! Duduk lah di sini, Aku tidak akan mengigit mu !! " Ketus Tuan Mahesa pada Anita, sambil membuka Kaca mata Hitam nya.
Anita menuruti perkataan Tuan Mahesa, Setelah itu Para pelayan pun Menghidangkan beberapa Menu makanan dan minuman yang sangat mewah tanpa Di pesan terlebih dahulu.
Anita hanya tersenyum dan mengangguk sopan
"Terima kasih !! "
Kini Tuan Mahesa mulai memakan hidangan yang tersaji di depan nya.
Sementara Anita hanya mengaduk-ngaduk makanan nya saja.
"Itu makanan Mahal, walau pun kamu tidak memakan nya. Tetap saja itu harus di bayar, jangan Ragu untuk memakan nya, Saya tidak akan minta bayaran atau pun memotong gajih kamu !! Makan lah !! " Lagi-lagi Tuan Mahesa berhasil membuat Anita semakin kelihatan seperti Orang Bodoh Dan Udik.
"Baik Tuan !! " Hanya kata itu saja yang bisa keluar dari mulut Anita.
Mahesa memperhatikan Anita yang mulai menyantap Hidangan yang ada di depan nya.
"Kamu wanita yang Polos Ann !! Tidak sewajarnya aku bersikap Keras terhadap mu. tapi aku tidak bisa bersikap Baik terhadap mu, karna aku yakin kedua Mata Meylan akan menitikkan Air mata nya, saat melihat aku Berbuat baik pada Wanita lain, Siapa pun itu !! Aku tidak mau melihat Meylan kecewa di sana !! " Mahesa pun kembali menyantap makanan nya Tanpa Sisa.
Sementara Anita Meminta ijin untuk ke Toilet, setelah selesai memakan makanan Lezat itu. Dan Mahesa mengijinkan nya.
"Uh .. enak nya makanan tadi, aku janji !! Aku bakalan bawa keluarga ku untuk makan di Resto ini, jika Uang tabungan ku sudah lebih dari cukup, Mereka harus mencicipi makanan mewah dan se enak ini !! " Gumam Anita saat hendak ke Toilet.
__ADS_1
Setelah Anita selesai dari Toilet, Anita kaget. Karna meja yang tadi di penuhi dengan Makanan, kini sudah rapih seperti semula. " Waw ... kerja yang bagus !! " Puji Anita dalam Hati nya pada Pelayan Resto itu.
"Ma-maaf Tuan, Apa Anda sedang membuat janji dengan Relasi atau Teman Tuan ?? " Tanya Anita pada Tuan Mahesa yang dari tadi hanya Sibuk dengan Benda Pipih itu.
"Tidak, Saya Ingin berbicara 4 mata dengan Kamu !! " Jawab Mahesa masih ketus dan Cuek namun Mahesa tetap kelihatan Maskulin sekali pun dia Cuek seperti itu.
Deg !!!
Tiba-tiba Detak jantung Anita Pun berhenti sejenak, Anita menarik Nafas nya dan menghembuskan nya secara perlahan.
"Apa Ayah ku sudah menceritakan nya semua pada mu ?? Tentang apa yang Telah aku alami !! " Tanya Mahesa serius pada Anita.
Anita terdiam, jika Anita menjawab Bahwa Anita sudah tau semua nya, Anita takut Tuan Mahesa akan histeris seperti tadi di Kantor !!
Namun Anita harus Jujur, Anita yakin Tuan Mahesa tidak akan merugikan diri nya sendiri di Tempat Lain.
"I-iya Tuan !! Maaf kan saya Tuan, jika Saya sudah Lancang pada Tuan. " Jawab Anita Canggung.
"Apa pendapat mu !! Apa pendapat mu sama dengan apa yang di katakan Oleh Ayah Saya ?? Apa kamu berpikir Saya Orang yang sakit ?? " Tanya Tuan Mahesa menguatkan pandangan nya pada Anita.
"Tidak Tuan !! " Jawab Anita cepat.
Mahesa tertawa jijik pada Anita. "Saya tidak ada masalah jika kamu menganggap saya Orang sakit, bahkan Sakit Jiwa sekali pun. Saya hanya sedang menghukum diri saya sendiri akibat dari Perbuatan saya sendiri !! " Ucap Mahes Pada Anita.
"Tuan memang tidak salah !! Rasa penyesalan itu memang akan Ada Tuan !! Tapi Tidak seharus nya Tuan menghukum diri tuan sampai sejauh ini, Tuan Harus Tetap Hidup Demi Orang yang ..... " Tiba-tiba ucapan Anita Di hentikan oleh Bentakan Mahes.
"Stop !! saya tidak mengijinkan Untuk kamu berbicara lebih banyak Lagi !! Kamu tidak akan pernah tau rasa nya kehilangan seseorang yang sangat ber arti dalan Hidup mu, Saya sudah tau apa yang akan kamu kata kan, jadi Simpan lah Kata-kata mu itu, untuk diri mu Sendiri !! " Hardik Mahesa pada Anita dengan Muka Cacian nya.
Anita tiba-tiba kepancing dengan Ucapan Mahesa. " Tuan Salah besar, Posisi kita sama Tuan. Kita Sama-sama Orang yang sudah di pisahkan Dengan Orang yang sangat berarti dalam Hidup kita !! jika Tuan merasa bersalah karna Ketidak sengajaan Tuan membuat Nona Meylani terjatuh !! maka saya adalah Orang yang merasa gagal Menjaga Seseorang yang menurut saya berarti dalam Hidup saya !! " Ucap Anita pada Mahesa dengan Tatapan sendu, dan Mata yang berkaca-kaca.
Mahesa yang melihat Kesedihan Di mata Anita, mulai menurunkan Ego di dalam Diri nya, Mahesa memang tidak tau dengan Apa yang sudah menimpa Anita, namun Mahesa tau dari Tatapan Anita, Luka itu sangat berat Bagi nya.
"Maaf Jika saya salah dalam berbicara !! " Ujar Mahesa, mengutarakan penyesalan nya.
"Tidak Apa-apa Tuan !! Saya hanya ingin Tuan Tahu, Di dunia ini Bukan Tuan saja yang merasa Terpuruk akan rasa Kehilangan, Tapi Masih ada Orang yang Lebih-lebih menderita akan rasa itu !! Jadi Saya Harap Tuan Lebih Bijak dalam Menyikapi Kehidupan ini, Saya Tau Tuan adalah Orang yang berwawasan sangat Luas, di banding saya !! Mohon Maaf Apabila saya Kesan nya sedang menggurui Tuan !! " Sambung Anita dengan Sopan namun Ada rasa takut dalam Hati nya, Takut akan Tuan Mahesa tersinggung dengan Perkataan nya.
Mahesa mencoba mencerna Perkataan dari Anita. dan pada Akhir nya Mahesa berpikir. "Saya akan mencoba bersikap Baik pada Kamu Ann, berhubung kamu adalah sekertaris saya. saya tidak mau kamu merasa tidak nyaman saat bekerja membantu saya dalam mengembangkan Perusahaan Papah. " Mahesa Mulai tersadar, bahwa kini ada yang lebih penting di banding rasa penyesalan nya terhadap Meylan.
Kini Mahesa akan Mengalihkan Pikiran nya Pada Perusahaan yang sudah di bangun Oleh Ayah nya Dengan Susah payah.
"Tapi aku tidak akan pernah melupakan mu Mey, aku masih tetap mencintai mu Seperti dulu !! " Sambung Mahes dalam Hati nya
"Kita kembali ke kantor !! " Ucap Mahes Dengan Nada datar namun tidak meninggi.
__ADS_1
"Baik Tuan !! " Jawab Anita tersenyum Karna Kini Anita melihat wajah Tuan Mahes lebih Tenang dari sebelum nya,