Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Pencarian Glenka.


__ADS_3

BAB 89.


Anita tersenyum. "Ini bukan salah mu Sayang !! Ketahui lah, di dunia ini tidak ada yang abadi sekali pun perasaan cinta yang saling kita miliki saat ini. Semua ada masa nya semua ada waktu nya, dimana Pertemuan pasti ada perpisahan, dimana ada rasa saling memiliki di situ pula pasti ada rasa kehilangan !! Mungkin ini saat yang tepat, untuk kita merasakan semua itu. " Ucap Anita kembali menundukan kepala nya dan kembali menangis.


Meraka pun kembali berpelukan untuk yang terakhir kali nya, Sehingga mereka memutuskan untuk mecari Glen.


Sesampai nya di Rumah sakit, Gilang menanyakan keberadaan Glen, begitu pun dengan Anita, Gilang mendapatkan kabar bahwa Glen baru beberapa menit keluar dari Rumah sakit itu.


Dan mengejutkan nya lagi Glen hendak pergi ke bandara, karna akan menjali tugas nya di Jepang.


Anita dan Gilang kini terlihat bukan sebagai Sepasang kekasih, melainkan seperti seorang sahabat yang saling membantu dan menguatkan satu sama lain nya.


Dengan cepat Gilang dan Anita berlari ke arah mobil nya kembali. untuk menyusul Glenka ke bandara Internasional.


Dengan nafas tersengal-sengal Anita duduk di dalam mobil Gilang, seketika Gilang menatap Anita dengan penuh penyesalan.

__ADS_1


Anita mulai sadar, bahwa dari tadi Gilang sedang memperhatikan nya. Anita pun tersenyum dan langsung membuang tatapan nya ke sembarang arah.


"Kita sudahi saja, untuk mencari Glen nya !! Kita bisa Bersama Ann, Karna aku yakin ini sudah keputusan Glen untuk pergi dari ku, jika tidak, Glen saat ini pasti sudah menyuruh Ayah untuk m menyeret ku untuk segera bertanggung jawab !! Tapi yang di lakukan Glen malah menghindar, Mungkin memang benar ini sudah menjadi kemauan Glen !! " Ucap Gilang sambil memegang Tangan Anita.


Saat Anita merasa pegangan tangan Gilang menyentuh tangan nya, Anita merasa bahwa tidak ada hak nya lagi atas diri Gilang.


Anita dengan lembut melepaskan tangan Gilang. Sehingga berhasil membuat Gilang merasa terpukul atas sikap Anita.


"Lang, Aku tau ini memang sulit !! Sulit ketika kita harus memperjuangan hal yang tidak kita ingin kan, tapi ini harus kita lakukan. Percaya lah rasa cinta dan sayang akan tumbuh, seiring dengan Bayi yang di kandung Glen bertumbuh dengan baik. Aku pun akan melakukan hal yang sama Lang !! Aku akan belajar meng ikhlas kan kamu bersama dengan Glen. Sungguh aku tidak membenci mu Lang, terlalu sulit untuk diri ku agar membenci mu. Kau terlalu baik dalam hidup ku. Kau akan tetap menjadi Laki-laki terbaik di mata ku, meskipun dalam sisi pandangan yang berbeda. Jangan lah Ragu Lang, kamu memperjuangkan hal yang benar. Ingat ada sebuah janin yang akan bertumbuh menjadi seorang Bayi, dan Bayi itu akan lahir. kamu tau ?? betapa bahagia nya ketika kita melihat Darah daging kita sudah hadir di dalam dunia ini. Apa pun yang kamu punya, kamu akan merasa itu tidak ada guna nya tidak akan berarti, selain satu yang kamu miliki yaitu Anak !! ketahui lah Lang, jika aku harus memilih suatu kebahagian, antara kebahagian diri ku dan kebahagiaan Anak ku. Maka aku akan memilih kebahagian Anak ku !! " Ucap Anita lirih pada Gilang, Anita terus meyakinkan Gilang untuk tidak mundur sama sekali, saat akan mempertanggung jawab kan perbuatan nya.


"Ketahuilah pula Lang !! aku hancur !! aku terpukul !! Entah lah, apa aku bisa menjalani hari-hari tanpa kamu ?? apa aku bisa, sehari saja tidak mendapat kan perhatian dari kamu ?? Apa aku bisa, satu detik saja tidak mendapat kan kasih sayang dari kamu ?? apa aku bisa, kalau setiap pagi, aku tidak akan pernah melihat mu lagi, yang selalu menunggu ku saat akan memulai aktivitas ku ?? Aku pun tidak tau, aku akan bisa atau pun tidak. Yang aku tau saat ini, yang aku lakukan adalah suatu kebenaran Lang !! " Keluh Anita dalam hati nya sambil menahan tangis yang begitu berat di dalam hati dan pelupuk mata nya.


"Cepat lah Lang, kita tidak punya banyak waktu !! Atau aku tidak akan pernah memaafkan mu, jika sampai kita terlambat dan membiarkan Glen pergi bersama Janin yang sedang ia kandung !! " Gerutu Anita namun memelankan nada bicara nya.


"Anak ku !! " Kata-kata itu langsung keluar dari mulut Gilang.

__ADS_1


Ada perasaan Lega namun di balik kelegaan hati Anita saat mendengar kata-kata Anak dari mulut Gilang, ada perasaan sakit yang teramat dalam menusuk ulu hati nya, sehingga terasa sesak. Namun Anita tetap pintar memanipulasi keadaan di dalam diri dan hati nya.


Gilang pun dengan cepat, menginjak Gas menuju bandara. Anita melihat Gilang dengan sudut mata nya, sungguh wajah kecemasan yang tidak pernah Anita lihat di raut wajah Gilang selama ini.


"Sekarang kamu akan tau Lang, Apa arti nya buah hati di kehidupan ini !! Aku berharap kamu mau belajar mencintai Glen, dan melupakan aku !! Aku yakin kamu bisa Lang, karna bagaimana pun Glen pernah mengisi hati mu Lang, dan aku harap itu bisa menjadi hal yang mudah untuk diri mu !! aku akan tetap berdoa, untuk kebahagiaan mu. biarkan lah hati ini sakit atas luka yang tidak sengaja kau gores kan Lang, Biarlah luka ini kan mengering dengan sendiri nya !! " Gumam Anita dalam hati nya.


Tidak ada lagi kata-kata yang keluar dari mulut kedua nya, Gilang hanya memasang wajah cemas, sementara Anita terus menguatkan diri nya sendiri.


Sesudah nya Gilang bertemu dengan Glenka, Anita akan Pamit menjauh dari Gilang, bahkan dari hidup Gilang.


"Terima kasih Lang, Kau telah mengisi Hari-hari ku. Meskipun dalam waktu yang sesingkat ini, tapi itu akan sangat berkesan sekali di hidup ku !! " Ujar Anita dalam hati nya, sambil tersenyum semampu hati nya.


Suasana Kota Bandung kini sangat bersahabat dengan diri Anita atau bahkan diri Gilang. rintik Hujan membasahi kota bandung.


Perjalanan Gilang dan Anita menuju Bandara internasional Jakarta, ditemani dengan guyuran hujan di sepanjang jalan.

__ADS_1


Jika Anita bisa, Anita ingi sekali keluar dari dalam mobil Gilang. Dan bermain dengan Guyuran Air hujan yang begitu deras, Anita ingin sekali menumpahkan Air mata nya. karna dengan begitu. Air mata yang di keluarkan Anita tidak akan terlihat oleh siapapun. karna akan tersapu oleh Deras nya air hujan. bahkan Gilang pun tidak akan mampu melihat Deraian air mata Anita sekali pun.


Tapi sayang Anita tidak mampu melakukan nya, Anita hanya bisa menahan nya hingga Anita sampai di kediaman nya.


__ADS_2