Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Perasaan aneh ..


__ADS_3

BAB 84.


Namun saat Anita sadar bahwa hari ini Gilang akan menemui Glen, Anita tiba-tiba merasa kesal, dan Wajah nya berubah drastis. Tidak ada senyuman lagi yang terlihat dari wajah Anita.


Gilang melihat perubahan wajah itu, Namun Gilang hanya tersenyum, sambil menarik lengan Anita untuk segera masuk kedalam mobil nya.


Sesampai nya di dalam mobil Gilang tidak langsung melajukan mobil na tetapi Gilang menatap terlebih dahulu pada wajah Anita.


"Sayang !! Kenapa ?? Apa aku berbuat kesalahan ?? " Ucap Lembut Gilang sambil mencubit lembut pipi Anita.


"Tidak !! Aku hanya sudah tidak sabar saja ingin bertemu dengan Glen Nanti !! Makanya aku di jemput lebih pagi !! " Ucap Anita menekan nada Bicara nya.


Gilang mengeri ucapan Anita adalah sindiran buay diri nya, "Oh ... itu yang membuat mu Cemberut seperti ini ?? Hah ?? " Ucap Gilang sambil mengacak pelan rambut Anita.


"Aku memang tidak sabar ingin segera bertemu dengan Glen, Agar aku dengan cepat biasa mengantongi alasan kenapa Dia mundur, dengan begitu Kamu bisa tenang sayang !! Kan itu yang kamu mau !! Terus kenapa aku jemput kamu lebih Pagi, Karna Aku Ingin Sarapan bersama Dengan Wanita lucu di depan ku ini !! Aku hanya ingin memiliki Waktu Lebih lama lagi dengan mu Sayang !! " Ucap Gilang sambil berbisik dan mendekat ke Telinga Anita.


"Iihh ... Apaan Sih Lang, Geli tau !! " Jawab Anita sambil tersenyum Geli.


"Ya sudah Ayo berangkat, Nanti telat lagi ketemu Mantan nya !! " Anita masih menunjukan wajah sinis nya.


"Ok baiklah, kita ke bandung ya ?? Kita akan datang menemui Glen sama-sama !! " Sambung Gilang, sambil menyalakan Mobil nya.


"Kita ke kantor sayang !! Bukan ke Bandung, Sejak kapan kantor ku pindah ke bandung ?? " Ujar Anita mengerat kan Ucapan nya.


"Ok ... ok , Dari tadi terus merengek untuk segera pergi ke kantor, Ada siapa Di sana ?? " Ucap Gilang tak kalah sinis dari Anita.


"Sayang .... Ayo lah !! Kan aku su ..... " Ucapan Anita di Potong oleh Gilang.


"Sudah jelaskan, kalau dia hanyalah Atasan ku !! Begitu kan ?? " Sambung Gilang jutek.


"Ok ... Ok .. Aku percaya pada mu, Tapi awas jangan Lama-lama bertemu dengan Glen nya ya ?? " Ucap Anita menatap Wajah Gilang.


"Tergantung !! " Jawab Gilang, singkat.

__ADS_1


"Maksud kamu ?? " Ucap Anita Galak.


"Ya- Ya maksud aku kalau nanti Urusan nya bisa cepat selesai ya aku langsung Pulang cepat sayang, jika belum ya aku harus menyelesaikan nya dulu !! " Jawab Gilang percaya diri.


"Ya deh ... Iya " Jawab Anita mengalah.


Gilang yang melihat Sikap Anita, dengan gemas nya mencubit Pipi Anita.


Mereka pun Sarapan bersama sebelum sampai di Tempat Anita bekerja.


Dan setelah Selesai sarapan Mereka pun Sudah sampai Di tempat tujuan mereka ya Itu Perusahaan Rama Grup.


Anita Hendak Turun dari Mobil Gilang, Namun Gilang menarik nya.


"Sayang, Aku akan segera menjemput mu untuk segera melangkah ke pelaminan, Agar Status kita Jelas dan Tidak ada lagi Rasa saling curiga !! Kita akan Hidup bahagia ?? " Ujar Gilang menatap Anita dengan penuh kasih sayang.


Anita seketika memeluk Gilang, Dan memberi dukungan atas hal apa yang akan Gilang lakukan ke depan nya.


"Aku pun begitu Lang, Semoga kita di pertemukan di hari bahagia itu !! " Jawab Anita lembut.


Mereka pun saling melepas kan Pelukan satu sama lain, dan Gilang membiarkan Anitavkeluar dari dalam mobil nya.


"Hati-hati !! Jangan ngebut-ngebut !! Aku tunggu kabar baik nya sayang !! " Ucap Anita pada Gilang.


"Pasti !! " Jawab Gilang pada Wanita yang sangat ia cintai itu.


Dan Akhir nya Gilang dan Anita pun berpisah, Kini Gilang harus Fokus pada Niat nya untuk menemui Glen. Dan membawa kabar Baik Pada Anita nanti nya. Dan setelah Masalah nya dengan Glen Beres.


Gilang akan memikir kan Tantang memperkenal kan Anita ke Ayah nya, Gilang yakin Ayah nya tidak akan berbuat Macam-macan Lagi.


Gilang mengemudi Mobil nya sendiri ke Bandung, tanpa Ada sopir Pribadi yang menemani nya, Karna Gilang tidak mau ada satu Orang pun yang tau, tentang Pertemuan nya dengan Glen selain Anita.


Saat Anita sampai di Ruangan nya Anita kaget karna di Ruangan Tuan Mahesa ada Sosok yang sangat ia Segani, bahkan Anita tidak melihat sosok Mahesa di Dalam nya.

__ADS_1


Anita Masuk ke dalam Ruangan itu, Seperti biasa.


Anita di kejutkan Karna Kursi itu di duduki oleh Tuan Rama bukan Tuan Mahesa.


Anita mencoba melihat ke sekeliling Dengab Ragu, memastukan bahwa Tuan Mahesa ada di Ruangan itu, namub Anita tidak melihat ke beradaan Mahesa di Ruangan itu.


Anita menyapa Tuan Rama, dan di sambut Oleh Tuan Rama dengan Suara berat nya. Karna Tuan Rama mengerti akan Rasa heran yang ada di diri Anita, Tuan Rama mencoba menebak. Kalau Anita kini sedang mencari keberadaan Tuan Muda nya yaitu Tuan Mahesa.


"Mahesa tidak ada di sini Ann !! Mulai hari ini, saya lah yang akan ada di Ruangan ini !! " Ucap Tuan Rama tegas, namun tetap memperhatikan Reaksi wajah Anita.


Anita kaget, serasa tidak Percaya. Anita menatap Tuan Rama dengan Rasa penasaran nya, Kenapa Tuan Mahesa tidak ada dan kenapa Tuan Mahesa di Gantikan kembali oleh Tuan Rama.


Anita tidak menanyakan Hal itu, Namun Tuan Rama mengerti.


"Mahesa sedang mengurusi Perusahaan Baru nya di Amerika, Jadi Dia akan Bekerja di sana !! Perusahaan ini saya ambil alih !! " Jelas Tuan Rama.


"Ta-tapi kenapa Tuan ?? Kenapa secepat ini ?? Kenapa Tuan Mahesa tidak memberitahukan ini pada saya sebelum nya ?? " Tanya Anita tanpa memikirkan tanggapan Tuan Rama nanti nya.


"Entah lah, Yang saya tau jika Mahesa Bersikap seperti ini. Dia sedang kecewa dengan sesuatu bahkan dengan seseorang !! " Ucap Fuan Rama.


Anita seperti tidak Rela jikalau Tuan Mahesa benar-benar pergi. Namun Memang benar Mahesa memilih untuk pergi beberapa Saat, karna ingin mengetahui Apa Anita akan merasa kehilangan atau bahkan Tidak sama sekali.


Anita menunjukan Wajah yang sangat lemas. Dan Murung. Anita seketika Pamit pada Tuan Rama, dan Anita akan kembali apa bila Ada Hal penting yang harus di Kerjakan Oleh Tuan Rama, atau bahkan Apabila Tuan Rama membutuhkan bantuan nya. Anita akan kembali ke Ruangan itu.


Dan Tuan Rama mempersilahkan Anita untuk keluar dari Ruangan nya.


Anita kini duduk di meja kerja nya dengan lemas dan tidak bersemangat.


"Ist ... Kenapa aku merasa ada yang Hilang ya ?? Apa karna aku tidak akan bisa bertemu dengan Tuan Mahesa lagi ?? Tapi kenapa ?? Apa Tuan Mahesa merasakan Hal yang sama Dengan ku saat ini ?? " Gumam Anita dalam hati nya.


Anita tidak mau menganggap lebih perasaan nya pada Tuan Mahesa, karna itu Tidak mungkin. Di sisi lain Anita sudah mencintai Gilang, namun Anita tidak mau Jauh dari Tuan Mahesa. dan Jika Di Ingat, wajar saja Anita menyimpan perasaan kagum terhadap Tuan Mahesa, Dia adalah Laki-laki yang di impikan Oleh banyak Wanita, Maka daei itu Tuan Mahesa tidak akan perduli tentang Apa dan Siapa diri ku.


"Aahhhh .... perasaan apa ini ?? Ayo Ann .. Ada Gilang Ann, Ada Gilang !! " Bantah Anita pada Diri nya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2