Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Perasaan berbeda.


__ADS_3

BAB 64.


"Kamu ini ko Kaya Banci saja Sih ?? Sudah kalah sebelum berperang !! Sebelum janur kuning melengkung, kamu masih banyak kesempatan Nak, Tapi ingat Pupuk dari sekarang. Bahwa Ingat Cinta Tak Harus saling Memiliki, Jadi seandai nya Anita bukan Jodoh Untuk mu, kamu tidak akan merasa Kecewa teramat dalam nak, Dan kamu akan menerima Nya. Meskipun Hati mu kecewa akan Ke adaan yang tidak berpihak pada mu. " Ucap Bijak Tuan Rama, memberi Motifasi pada Mahesa.


Di balik motifasi itu, Justru Tuan Rama semakin ketakutan, Karna Harus mendapati Anak nya, Apa bila harus merasakan Kehilangan Untuk kedua kali nya.


Mahesa hanya Tertunduk dengan Ucapan yang keluar dari mulut Ayah nya.


"Aku sendiri Masih Ragu Pah, Dengan Perasaan ku ini !! Aku tidak Mau Terburu-buru mengungkap kan nya pada Anita, Karna Aku Takut Menyakiti Anita Nanti nya. Biar waktu yang menjawab Pah. " Gumam Mahesa dari dalam hati nya.


...****************...


Sementara Anita dan Gilang kini sedang Berada di Sebuah Resto yang tidak Asing untuk Anita.


Sesampai nya di Resto itu, Anita menggereyitkan Dahi nya. " Loh ini kan Tempat yang waktu itu ..... " Gumam Anita dalam Hati nya, namun terpotong oleh Tarikan Tangan Gilang.


"Sabar Dong Lang, Iih ... Main Tarik-tarik aja !! Lagian ngapain ke sini ?? Mahal-mahal tau Makanan nya. " Dengus Anita kesal pada Gilang.


Gilang seketika Menghentikan Langkah nya. Dan menatap Anita dengan Mata Penuh nya.


"Lang ... Lang ... Lang !! Panggil Aku dengan nama Lain, Sayang ke, Hunny Ke, Bebz ke, Apa ke gitu yang enak si dengar !! Kalau kamu panggil Lang .. lang .. lang,. Udah kaya belalang tau. " Umpat Gilang kesal sambil Berkaca Pinggang pada Anita.


"Lah aku kan Biasa nya panggil kamu Dengan Sebutan Itu !! kan kamu gak pernah Komplain sebelum nya. " Jawab Anita sambil mencubit Hidung Gilang dengan Gemas nya.


"Itu dulu Nona, Beda dengan Sekarang !! " Dengus Gilang sambil mencubit Pipi Anita dengan gemas Pula.


"Sebagai Hukuman nya, karna kamu sudah Panggil aku dengan sebutan Lang ... Lang ... Lang. Hari ini kita makan di Resto mewah ini seeeepuas nya, Tapi kamu sayang yang Bayarin. Hahahaha !! " Ucap Gilang sambil berlalu masuk ke dalam Resto itu, dengan meninggalkan Anita yang Masih Berdiri di Pintu Utama resto itu.


"What !!!!!! " Teriak Anita Pada Gilang.


"Bisa jebol dong Dompet aku, Ihhhh .... Lagian Tukang Ojeg aja banyak Gaya, Ngajak makan di Resto Mahal ini. Iihhh .. " Ucap Kesal Anita pelan, dan Berjalan menyusul Gilang.


Sesampai nya di Dalam Resto. Gilang di Sambut Oleh Seseorang Berpakaian Resmi. Mereka kelihatan nya sangat Akrab, dan Mereka saling merangkul satu sama Lain.

__ADS_1


Kini Anita sudah berada di Belakang Gilang.


Rekan Gilang Menundukan Kepala nya, Setelah melihat Anita di hadapan nya. " Eh .... Non, selamat datang kembali. " Sapa Rekan Gilang sopan.


Sebut saja dia Andri, Andri adalah Manajer dari Resto mewah itu. Resto mewah yang di miliki Oleh Ibu Mayang, Ibu dari Gilang.


Andri sangat dekat dengan Gilang, karna Dulu Andri dan Gilang pernah 1 kampus di Bandung, namun berbeda Jurusan, Tapi mereka sangat dekat dan Akrab.


Gilang yang melihat Tingkah laku Andri Pada Anita, Langsung Heran dengan Perkataan nya.


"Anita pernah datang ke Resto ini ?? Sama Siapa dia ?? " Gumam Gilang menatap Curiga pada Anita.


Anita tersenyum Sopan pada Andri. " Terima kasih. " Jawab Anita atas sapaan yang ia dapatkan dari Andri.


"Kenalin Brow, ini Anita. " Ucap Gilang.


Anita hanya tersenyum Sopan dan menguncup kan Kedua tangan di dada nya.


"Kita memang Belum sempat kenalan ya Nona ?? tapi kita sudah pernah bertemu ke dua kali nya, Waktu itu Nona datang bersama Tuan Mahesa !! " Jelas Andri, sopan pada Anita.


"Oh ya, ternyata Anda masih mengingat saya ?? " Jawab Anita sambil melirik ke arah Gilang.


Anita melihat muka Kecut dari wajah Gilang.


"Tentu saja saya masih mengingat nya, Tuan Mahesa itu Konsumen Utama kami Nona, semua Perusaan yang di miliki Tuan Rama dan Tuan mahesa selalu menggunakan Jasa dari Resto kami !! Apa bila ada acara Besar atau bahkan. Sekedar Untuk Makan Siang karyawan nya saja." jelas Andri kembali pada Anita.


"Saya sudah tau itu, Karna kebetulan saya adalah Sekertaris dari Tuan Mahesa !! jadi saya sudah tau tentang Resto ini atau pun Kelebihan dari Resto ini. Yang belum saya tau adalah Pemilik dari Resto ini !! " Ucap Anita pada Andri.


Andri menatap Gilang, Namun Dengan Cepat Gilang menarik Lengan Anita, Agar tidak Mendapat kan Penjelasan Lain dari mulut Andri sahabat nya itu.


Gilang mengajak Anita Duduk di sebuah Kursi, Dan Gilang Masih memasang wajah Kecut nya.


Anita menatap Gilang dengan Tatapan Heran atas raut Wajah nya itu.

__ADS_1


"Kamu kenapa Sayang ?? " Tanya Anita manis pada Gilang.


"Kapan kamu berkunjung ke sini dengan Laki-laki itu ?? " Ucap Gilang ketus tanpa melihat wajah Anita.


Anita mengerti akan sikap Gilang, " Oh itu !! Sudah lama ko sayang, Lagian aku ke sini cuma meluruskan kejadian yang waktu itu terjadi di kantor, memang saat itu Tuan Mahesa sudah membuat janji dengan Rekan nya di Resto ini !! tapi Rekan nya mendadak ada Urusan, jadi nya gak jadi datang !! Ya karna sudah booking Tempat nya, jadi Tuan Mahesa ngajak aku buat makan di sini. " Jelas Anita Polos dan Seadanya.


"Ber dua ?? " Tanya Gilang singkat.


"I-iya, Emang nya kenapa sih sayang ?? Udah Deh jangan curiga seperti itu !! " Ringis Anita pada Gilang.


"Aku gak suka !! Kalau kamu Dekat dengan Laki-laki itu. Lebih baik kamu keluar aja dari Perusahaan itu, Dan Kerja Di Perusahaan ku. Atau kamu lebih baik diam Saja di Rumah Ngurus Nara, Biar aku yang Nutupi kebutuhan kamu !! " Ucap Gilang tegas dan serius menatap Anita.


Perasaan Anita saat ini bercampur aduk, Di sisi lain Anita melihat Gilang terlalu Over posesif pada diri nya, Dan ada rasa tidak nyaman dalam diri Anita.


Namun di sisi Lain, Anita melihat Ke sungguhan Gilang pada diri nya, Kesungguhan yang Benar-benar takut akan Kehilangan Diri nya dalam hidup Gilang.


Anita mencoba menjernihkan Pikiran nya, dan mencoba menenangkan Perasaan Gilang saat ini.


Anita menggenggam Tangan Gilang erat.


"Sayang, Jangan pelihara rasa curiga itu dalam Hubungan kita !! Percaya lah pada ku, Jika aku harus terlihat dekat dengan Tuan Mahesa, itu hanya sebatas Rekan kerja. Aku tidak mungkin seenak nya saja keluar Masuk Perusahaan Orang lain sayang !! Aku tau kamu Bukan lah Orang Biasa, kamu bukan hanya sekedar Tukang Ojek saja !! Tanpa kamu Jelas kan. Aku tau Kamu bukan Orang dari kalangan Bawah. Tapi aku tidak Perduli itu, Dan aku tidak mau tau, kamu Anak siapa !! Dan aku tidak mau tau Berapa banyak Perusahaan yang kamu miliki saat ini !! Yang aku tau, Kamu adalah Tukang Ojek kesayangan ku. " Ucap Anita lembut di hiasi senyuman manis di wajah nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hy para kaka Readers yang baik hati ... semoga sehat selalu, dan terus selalu ada dalam lindungan yang maha kuasa ... Aamiin


Terima kasih atas dukungan sampai detik ini, Dan mohon Maaf apabila ada kesalahan kata atu sebagai nya, saya akan berusaha lebih baik lagi...


Dan perihal Visual dalam cerita ini, saya akan Ganti kembali dan lagi di pikir kan.


Jika ada Usulan tolong serta kan di Kolom komentar ya, Biar ada gambaran siapa yang harus saya jadikan Visual dalam karya saya ini ...


Terima kasih Kaka ... Like, Coment and Vote jangan lupa ya.🤗🤗🤗🤗🤗🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2