
BAB 58.
"Hay ... Tuan, kenapa kau menyuruh ku Untuk berkhayal Sangat Tinggi sekali sih ?? Mau kamu jadi Tukang Sampah pun , aku akan tetap memiliki Perasaan yang sama terhadap mu !! " Jawab Anita berhasil menyentuh hati Gilang
Kini Gilang semakin Yakin, Anita lah Orang yang selama ini ia cari, untuk menggantikan Glenka di hati nya.
"Terima kasih Sayang selalu ada Untuk aku atau Pun Nara !! " Ucap Anita sendu menatap Gilang.
Malam Itu Pun berlalu dengan kenangan yang tidak akan mungkin Bisa terlupakan.
Gilang Dengan Mesra dan Bangga nya menggandeng Lengan Anita saat Hendak Keluar dari Resto mewah itu.
Setiba nya Di Pintu keluar Utama Gilang Di sapa Oleh Orang yang sama Saat tadi Pertama datang ke Resto.
"Terima kasih Den Gilang, Atas Kunjungan nya !! salam lada Tuan Besar. " Ucap Orang yang berpakaian resmi itu.
Di balas Anggukan Sopan Oleh Gilang.
Anita semakin Di Buat Heran, seperti Orang Bego di samping Gilang.
Anita menggoyangkan Gerakan Tangan nya saat di pegang oleh Gilang sambil memandang Intens pada Gilang.
Tanda Ingin mempertanyakan Ucapan Dari Orang tersebut. Siapa kah Tuan Besar yang di maksud oleh Orang itu ?? dan Kenapa Orang itu Memanggil Gilang dengan Sebutan Raden ??
Namun Gilang hanya membalas dengan Mempererat Genggaman nya saja pada Anita, Lalu Gilang melangkahkan Kaki nya keluar dari Resto itu, Bersama Dengan Anita.
Sesampai nya di Dekat Mobil Mewah Milik Gilang, Anita Mulai di Bukakan Mata dan Pikiran nya, Tetang Panggilan Raden, Tuan Besar, Fhasion Branded yang Gilang pakai atau oun tetang kepemilikan Mobil Mewah yang Gilang Pakai, Dan sekarang Mobil mewah itu berada Tepat di hadapan nya.
Gilang yang Mengerti Keheranan yang muncul dalam Pikiran Anita kini Semakin Yakin, kalau Anita pasti Akan menganggap Ini semua Tidak Mungkin.
Gilang Menyunggingkan Senyuman Simpul nya. " Kenapa Sayang ?? Apa ada Yang mau di Tanyakan !! " Ucap Gilang menatap Wanita nya sebelum masuk kedalam Mobil itu.
Kini Gilang menarik Tubuh Anita mendekat pada Tubuh nya, Dan melingkar kan Kedua tangan nya di Pinggang Anita yang Sangat Ideal sekitar 80-85 cm.
__ADS_1
Dan Anita Mengangkat Kedua Tangan Nya Untuk di Lingkarkan Di Leher Gilang.
Mereka sejenak saling Tatap, Merasakan Aliran Hangat kembali menjalar di Setiap Tubuh Mereka Masing-masing. Bagai mana Tidak Area Sensitif Mereka kini saling bersentuhan. Walau pun terhalang Oleh beberapa Lapisan Kain yang menutupi Kepemilikan Masing-masing.
Anita menatap dengan Sedikit senyuman, "Aku yakin Tanpa aku menanyakan nya, Kamu akan Menjelaskan Semua nya sayang. Lagian Aku yakin kamu Sudah Paham apa yang saat ini ada Di Pikiran Ku !! " Ucap Anita dengan Lembut Sehingga Gilang semakin kalang kabut di Buat nya.
"Iya Sekarang aku Paham betul Sayang, Apa yang sedang Ada Di Pikiran Kamu dan Aku, Kiya Sama-sama sedang memikirkan nya. !! " Ucap Gilang Sambil mengangkat Dagu Anita dengan Tangan Kiri nya, sementara Tangan Kanan nya Masih melingkar di Pinggang Anita.
Anita memberikan Tatapan Heran pada Gilang.
Langsung di Tangkap Oleh Gilang. "Sudah lah jangan Memandangi Ku seperti itu, Kita Sedang menginginkan nya Kan !! " Ucap Gilang Berbisik lembut di telinga Anita.
Membuat Anita seketika memejamkan Mata nya, saat Hembusan Nafas Gilang menembus leher Jenjang yang Anita miliki.
Namun dengan Cepat Anita menghentikan Gerakan Gilang saat Ingin mencium Leher Jenjang nya.
"Sayang, Kita harus Sebisa mungkin menahan nya ya ?? Sampai waktu nya Tiba !! Dan Ingat Jangan Sampai melakukan nya di Tempat Umum seperti ini, Kalau ada Yang Rekam Trus menjadi Viral bagai mana ?? " Ucap Anita Dengan Cemas nya.
"Ist ... Viral karna Berbuat Adegan Panas di Tempat Umum, Oh Tidak !! Bukan Hanya Muka saja yang akan Tercoreng, Tapi Itu sungguh Tidak Elit sayang. "Terjadi Di Tempat Parkir" Hahahaha, Sungguh Memalukan !! " Ujar Anita sambil mencubit Hidung Anita.
Gilang Tertawa Atas Sikap dan kata yang keluar dari Diri dan Mulut Anita.
"Tenang, Walau pun ada Orang yang Akan berbuat seperti itu. Sebelum dia Membuat Viral dengan Rekaman nya. Aku akan Membawa Dia Dengan cepat ke hadapan mu Sayang !! " Ucao Gilang Percaya Diri pada Anita.
"Wow .... Siapa Orang yang sangat aku cintai ini sebenar nya ?? Hah ?? " Ucap Anita sambil melepas kan Tangan nya di Leher Gilang dan melangkah Mundur 2 Langkah dari Tubuh Gilang hingga Pegangan Tangan Gilang di Pinggang Anita Terlepas.
Anita kini sedang melipat kedua Tangan nya dan memperhatikan Gilang dari Atas sampai Bawah. dengan Penuh Curiga.
Gilang tertawa Geli melihat Tinggah Lucu Wanita yang sangat ia cintai Saat ini.
"Kau Ini selalu Curiga sayang !! Tidak Usah Curiga, Anggap lah Semua Tanggapan yang ada di Otak mu itu Benar !! Agar kamu Bisa Tenang saat tertidur, tanpa harus memikirkan nya. " Umpat Gilang Sambil Mencubit lembut Pipi Anita dan Mengacak-ngacakkk Pangkal Rambut Anita.
Anita mengerucutkan Bibir nya, dan Menggereyitkan Alis nya. " Mana Mungkin aku meng Iya kan Pikiran ku, Karna Saat ini aku berpikir. Kamu Bukan Laki-laki sembarangan !! melainkan Seorang Anak dari Kalangan Atas yang sangat Kaya Raya. " Gumam Anita dalam Hati nya.
__ADS_1
"Sudah lah jangan merayu ku seperti itu, Kasian Jagoan ku dari Tadi Terus Meronta-ronta Ingin keluar. Tapi selalu aku Tahan !! " Ucap Gilang saat melihat Anita mengerucutkan Bibir nya, sambil membukakan Pintu di samping kemudi nya, tempat Nyoya Anita akan Duduk.
"Ist ... kau Ini berbicara. seperi aku sedang bertelanjang Bulat saja di hadapan mu !! " Ucap Anita Prontal namun dengan Nada kesal nya.
Lalu Anita berjalan Mendekati Gilang yang masih memegangi Pintu Mobil nya.
Gilang tersenyum dan bermain dengan Imajinasi nya, dan membayangkan Ucapan Anita. Bagaimana kalau Dia Sedang Bertelanjang Bulat di hadapan nya.
Gilang sampai tidak menyadari bahwa Anita kini sudah masuk kedalam Mobil nya. Anita menggelengkan Kepala nya, dan Menepuk Jidat nya saat Melihat Gilang sedang melamun dan Tersenyum seperi Orang Gila.
"Hey ... Tuan Otak Mesum !! Mau sampai kapan Kau Terus berdiri di sana ?? Aku tidak akan Sampai Rumah kalau Kamu terus Bermain dengan Otak mesum Mu itu !! " Dengus Anita kesal namun Lucu melihat Tingkah Gilang belakangan ini.
Bagi Gilang semua yang ada pada diri Anita, Kini akan menjadi candu bagi diri nya. yang semakin tidak Rela kalau Anita bersentuhan atau Berada dekat dengan Laki-laki mana pun.
Gilang menyudahi Lamunan nya, " Awas kau ya ?? Suatu saat kau harus membayar nya, karna bagai mana pun, kamu lah yang membuat Otak ku menjadi Mesum begini !! " Ucap Gilang ketus menahan Tawa nya dan langsung menutup Pintu itu. dan berjalan menuju Pintu kemudi nya
Anita membulat kan Mata nya saat berada di dalam Mobil dan melihat Gilang dari dalam kaca mobil. " Hah ... jadi benar kau memikirkan nya Sayang ?? Hah ?? Hahahahahaha !! " Ucap Anita sambil tertawa.
Gilang yang mendengar ejekan Anita, Hanya menanggapi nya dengan santai, dengan Gaya Maskulin nya.
Kini Gilang sudah berada di Kursi kemudi nya tepat berada di samping Anita, Sudah terlihat seperti Tuan dan Nyonya Besar.
Anita melihat Ke arah Gilang, Dang memegang Lengan Gilang yang sedang memegangi Kemudi nya, dengan sentuhan Lembut.
"Terima kasih Lang, Kamu sudah Memberikan Warna dalam Hidup ku !! " Ucap Anita lirih di hiasi dengan Senyuman bahagia.
Gilang menatapi Anita dan memberikan senyuman Penuh dengan Kasih sayang, " Iya sayang, mulai hari ini aku akan Membuat mu selalu bahagia. Aku tidak akan mengijinkan mu meneteskan Air mata Kesedihan, Jikalau kamu Menetes kan Air mata !! itu bukan karna Air mata kesedihan melainkan Air mata Kebahagia an !! " Ucap Gilang berhasil membuat Anita semakin mencintai nya.
"Asal kan kau mau !! memperjuangkan Cinta untuk Hubungan Kita ini dengan Kuat !! Sehebat apa pun Rintangan nya, dan sekeras apa pun itu kita harus Siap dan harus melewati nya !! " Ujar Gilang pada Anita dengan penuh harapan.
"Iya sayang ... kamu jangan Khawatir ya ?? " Jawab Anita Tenang, Karna Anita tidak tau apa yang akan dia Hadapi saat menjalin Hubungan Dengan Gilang ke depan nya.
Sedang kan Gilang Kini menjadi Cemas, dan Khawatir Setelah mengucap kan itu pada Anita, karna Gilang Tau Rintangan Apa yang akan Ia hadapi di depan nya, dan Gilang sadar siapa yang harus dia lawan !! saat ingin mempertahan kan Hubungan nya bersama Dengan Anita.
__ADS_1