Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Skak Mat.


__ADS_3

BAB 54.


Mahesa dan Anita Kini berada di dalam lift, Untuk Menuju Kantin Perusahaan nya.


"Tengggg !! " Pintu Lift pun terbuka.


Desas-Desus kembali terdengar.


"Lihat Deh Wanita itu, So banget ya ?? Pake Pasilitas Direktur Lagi !! Emang siapa Dia ?? Tuan Mahesa Juga, Bisa-bisa nya mau sama Dia, Mungkin Wanita itu memberikannya Dengan Cuma-cuma. Hahahahaha ... Jadi Tuan Mahesa Betah Terus sama Wanita kampung itu !! Hah Percuma ?? Maksud nya ?? Iya .... memberi Pelayanan Ranjang dengan Cuma-cuma !!! Hahahahahahahaha " Ucapan Itu keluar dari Beberapa Mulut para karyawan yang melihat Anita dan Mahesa keluar bersamaan dari dalam Lift.


Walau pun perkataan itu hanya Terdengar samar, Tapi Anita atau pun Mahesa Dapat mendengar nya.


Seketika Mahesa memperhatikan Anita, Reaksi apa yang akan dia lakukan, setelah Anita mendapat Hinaan seperti itu.


Ternyata Anita hanya menahan Air mata nya untuk tidak menetes di wajah nya.


Lalu Anita Menjauh dari Mahesa.


Mahesa yang Melihat Sikap Anita, langsung Mendekat pada Anita. "Kenapa Kamu Tidak membalas nya ?? Apa kamu Tidak berani ?? " Tanya Mahesa.


Anita hanya menatap Tuan Mahesa dengan Mata Merah penuh dengan Cairan Air mata.


"Emmm ... keluarkan lah !! jangan di tahan !! Jika mau melawan, lawan lah !! Tenang saja Aku mendukung mu !! " Ucap Mahesa, memberi dorongan pada Anita.


"Tidak Tuan, Biarkan lah Mereka Berbicara semau nya mereka. Aku tidak mau memanfaat kan Kedekatan Kita Tuan !! " Ucap Anita sambil mengusap Air mata nya Yang Lolos begitu saja.


Mahesa Dengan Heran nya menatap pada Anita setelah mendengar kata PENDEKATAN dari mulut Anita.


"Memang sedekat Apa kita ?? " Tanya Mahesa dalam Hati nya.


Dengan cepat nya Mahesa menarik tangan Anita dengan Gerakan cepat, dan menarik ke arah Sumber suara yang tadi terdengar Tidak nyaman di Telinga Anita dan Mahesa.


"Tu-tuan lepas ... Saya tidak mau Tuan !! Sudah lah Tuan !! " Ucap Anita Keras sambil mencoba melepaskan Genggaman Tangan Mahesa.


Kini Mahesa Dan Anita telah dekat Dengan pemilik dari Sumber Suara yang Tidak mengenakan itu.


Orang yang tadi membicarakan Anita, kini hanya menunduk Ketakutan Saat Tuan mahesa melihat satu Demi satu Staf yang ada di depan nya.

__ADS_1


"Siapa Nama Kamu ?? " Tanya Mahesa dengan Tegas.


"Sa-saya Febi Tuan !! " Jawab Salah satu Karyawan yang ada di sana.


"Dan Kamu ?? " Bentak Mahesa pada Semua Staf yang ada di sana.


Mereka Pun di Tanya satu persatu oleh Mahesa.


Raut wajah mereka semua Menegang, Setelah tahu Mahesa Kini sedang berkaca Pinggang memeperhatikan Satu Per satu Muka dari para Staf itu.


"Kalian Ber empat !! Urus Surat Resign kalian. saya Tunggu di meja saya sebelum jam Makan Siang selesai !! kalu Tidak. kalian akan di pecat secara tidak Hormat, dan tidak akan mendapat kan pesangon Sedikit pun !! MENGERTI TIDAK !! " Bentak Mahesa sambil menggebrak Meja yang ada di hadapan nya.


Bukan Hanya Staf itu saja yang Syok ... Anita pun Syok, Anita mencoba menenangkan Mahesa.


"Tuan Sudah !! Kasian jangan Pecat Mereka, Mereka mungkin tidak sengaja Tuan !! Maaf kan Lah mereka !! " Ucap Anita membujuk Mahesa agar mencabut Perkataan nya.


"Kalian lihat !! Orang yang telah kalian Hina ini, Hah ?? Apa dia membalas Ucapan Kotor kalian ?? Apa yang dia lakukan ?? Dia malah memohon kepada saya agar tidak memecat kalian !! Jika saya Mau saya tidak hanya Memecat kalian, tapi saya Akan Merobek mulut kalian Masing-masing, Tapi saya tidak mau mengotori Tangan saya karna Ulah manusia Gobl*k kaya kalian !! " Bentak Mahesa sambil menjentikkan Jari telunjuk nya kehadapan Orang yang ada di hadapan nya.


"Gawat Tuan Mahesa, Terpancing kembali Emosi nya, aku takut jika Tuan Mahesa melakukan hal yang sama saat di Ruangan nya !! Tapi Anita tidak bisa berbuat Apa-apa, walau pun Anita bersi keras menenangkan Mahesa, Itu akan percuma saja pasti akan salah di mata Tuan Mahesa !! " Gumam Anita dalam hati nya samb menatap Tidak tega ke arah Para Staf itu.


Kemudian ada salah satu Staf ya itu Febi, mencoba mendekati Anita untuk meminta Maaf, Saat Febi ingin meraih Tangan Anita.


Febi yang mendengar Bentakan Mahesa hanya Menunduk bingung harus melakukan Apa.


"Ma-maaf Tuan, kami menyesal telah Membicarakan Anita yang Tidak-tidak. Kami tidak akan melakukan nya lagi !! Kami janji !! " Ucap Lirih Febi pada Tuan Mahesa.


"Apa kamu Bilang ?? kalian tidak hanya Menghina Dia, Tapi kalian Juga menghina ku !! " Hardik Mahesa pada Febi.


Kini Febi yang menjadi Bulan-bulanan nya Mahesa, Padahal Bukan Febi yang Membicarakan Anita, Febi hanya lah Korban karna Berada dekat dengan Orang-orang yang telah membicarakan Anita.


"Ka-kami Minta Maaf Tuan !! " Permohonan Maaf Pun keluar dari Mulut Masing-masing Staf itu.


"Maaf kan Lah mereka Tuan !! " Ucap Anita Sambil menangkup Lengan Mahesa dengan Kedua tangan nya.


Mahesa Terasa tersengat aliran Aneh dalam tubuh nya, setelah Anita memegang lengan nya dengan Lembut dan Memohon pada nya.


Ada Perasaan Aneh yang bangkit dalam diri Mahesa, Namun Mahesa Tidak terlalu Meng ekspos Perasaan itu. Mahesa Langsung menepis pikiran itu Jauh-jauh.

__ADS_1


"Baik Lah, Kalian Saya Maaf kan !! Tapi saya akan Tetap menghukum kalian !! Saya tau kalian adalah satu Tim, Saya mau Mulai besok kalian Kerja bergilir selama 1 bulan, Saya tidak mau tau !! Jika perkejaan tidak beres, Ancaman Pertama saya Akan berlaku. Dan Kalian jangan Harap Selama sebulan itu, Gajih Kalian tidak akan Full, Kalian akan bekerja Seperti Buruh Harian. Ingat itu !! " Bentak Mahesa memberikan Peringatan dengan Sangar nya. Lalu pergi dari hadapan Mereka, di ikuti oleh Anita mengekor di belakang nya.


Para Staf Itu Hanya Terdiam Bingung, Ada pula yang menepuk kening nya sendiri. Saling menyalahkan Oun terjadi. Namun itu percuma saja. Tidak akan pernah merubah Peraturan yang sudah Tuan Mahesa kata kan.


Kini Mahesa kekurangan Tenaga Saat Emosi tadi, Mahesa memesan Makanan yang dia Mau kepada Ibu kantin. begitu pun Anita.


"Maaf Tuan !! Apa tadi tidak keterlaluan ?? " Ucap Anita memberanikan diri nya.


Mahesa menatap Mata Anita secara Intens, tanpa berkedip sedikit pun.


Anita Gugup dengan Tatapan Tuan Mahesa, Hingga Anita salah tingkah, dan Tidak sengaja menjatuhkan Sebuah Benda yang ada di meja itu.


Anita segera mengambil nya di bawah Meja, namun karna Anita Merasa tidak enak hati pada Tuan Mahesa, Anita mengangkat Tubuh nya dengan cepat, hingga kepala Anita terbentur keras pada meja itu.


"Awww .... " Rintih Anita kesakitan.


Mahesa yang melihat Anita, Sekita tertawa Lepas.


Anita mengusap kepala nya yang terbentur namun tatapan Anita tidak lekat pada wajah Tuan Mahesa. " Ternyata seperti ini, Rupa Tuan Mahesa saat tertawa. Bisa tertawa juga Dia !! " Gumam Anita dalam Hati nya, Dengan menahan Tawa dalam hati nya.


"Kau ini, Hanya di Tatap saja sudah seperti itu !! Apa lagi kalau saya melakukan Lebih Dari Tatapan !! Apa kamu akan Pingsan. Hah ?? Hahahahahaha " Umpat Tuan Mahesa terus tertawa.


"Maksud nya dengan Lebih, Seperti Apa tuan ?? " Tanya Anita Pura-pura Polos.


Seketika Mahesa menghentikan Tawa nya dengan Pelan. " Hah ...... Em-mm !! Sudah-sudah kau ini banyak Nanya !! Cepat makan !! " Jawab Tuan Mahesa bingung harus jawab apa, Untung Makanan Sudah hadir di meja, jadi Mahesa bisa mengalihkan pertanyaan Anita pada makanan itu.


Anita tersenyum. " Kena kan Dia ?? Hahaha !! " Gumam Anita dalam hati nya sambil tertawa juga dalam hati nya.


...****************...


Alhamdulilah.. Terima kasih Para kaka Readers tercinta ku. Terima kasih atas Partisipasi nya.


jangan Lupa Like dan Coment nya ya Ka. Karna itu sangat ber arti untuk ku.


Apa lagi kalau sampai Vote, .. Wah terima kasih banyak Poko nya.


Oh .. Iya, Dukung juga Dong ka, Judul karya ku yang "Keinginan HQQ" Jangan lupa Like and Coment nya juga ya !!

__ADS_1


Mohon Maaf apa bila ada ketidak nyamanan, karna Author hanyalah WANITA BIASA.


Terima kasih semua. . Sehat selalu dan Terus ada dalam Lindungan Yang maha Kuasa. Aamiin


__ADS_2