
BAB 30.
Gilang menjadi Gelagapan saat ingin menjawab pertanyaan dari Anita.
"Em-mm, Sebenar nya pemilik Kost'n itu adalah saya, jadi ya secara otomatis saya sebagai pemilik Kost'n itu tidak mau kalau ada keributan yang terjadi, jadi ya saya ada di sana karna saya adalah pemilik dari kost'n itu. " Jawab Gilang memilih jujur, Gilang tidak mau kalau Anita tau dari Orang lain.
Anita mengerutkan Dahi nya, "Ah, kamu kalau mengkhayal jangan ketinggian Bambang, kalau jatuh baru tau rasa !! " Jawab Anita tidak percaya.
"Bagus lah Anita tidak percaya, dengan ke jujuran yang barusan aku katakan, lagian aku tidak mau Anita menjadi penasaran akan kehidupan ku lebih dalam lagi. " Batin Gilang.
Anita pasti tidak akan percaya dengan kejujuran Gilang, mungkin Pikir Anita kalau benar Gilang adalah pemilik nya, kenapa Gilang repot-repot menjadi Driver Gojeg.
Anita dan Gilang pun menyudahi percakapan mereka, karna Anita masih sadar dia adalah Seorang Istri, tidak enak terus berdua an dengan Laki-laki lain.
Gilang pun berlalu pergi dari Rumah Anna, Dan Gilang berharap Ini bukan yang terakhir nya bertemu dengan Anita.
Namun Anita hanya menyikapi pertemuan dengan Gilang adalah Hal yang Biasa saja, tanpa tahu, Gilang mengharap kan lebih Dari Pertemuan nya itu.
Saat Anita bermain dengan Nara yang sudah Terbangun dari Tidur nya.
Tiba-tiba Hp Anita mengeluarkan Lantunan Lagu. Tanda ada panggilan masuk.
Anita melihat layar Hp nya, ternyata yang Tlp adalah Rey. Anita bingung harus membiarkan nya atau pun mengangkat sambungan tlp itu.
Anita dengan sedikit ragu menerima Sambungan Tlp itu.
"Hallo ?? " ~ ucap Anita.
__ADS_1
"Sayang ?? Akhir nya sekian lama aku mendengar kembali Suara mu !! Nara sedang apa ?? " ~ Ucap Rey lirih di sebrang sana.
Anita yang mendengar Suara Rey yang begitu lirih dan bergetar itu langsung memejamkam mata nya. " Nara Baik Rey !! Apa kamu sudah menerima Undangan dari Pengadilan ?? " Jawab Anita, dan melontarkan Peetanyaan yang tidak ingin Rey dengar sebenar nya.
Rey yang mendengar ucapan itu, langsung memijat kedua Alis nya dengan sangat keras "Ann, bisa kah kita bertemu terlih dahulu sebelum kita menghadiri pangilan itu ?? " ~ Ucap Rey memohon.
"Untuk apa Rey ?? kamu mau mengingatkan tentang kejadian itu, Hah ?? " ~ Ucap Anita kesal.
"Kamu masih berstatus Istri ku Ann, jadi apa salah Seorang Suami meminta Untuk bertemu Istri nya ?? " ~ Jawab Rey seketika pada Anita.
Anita mencerna perkataan Dari Rey dari sebrang sana. " Baik lah Rey, aku akan menemui mu. Di Taman kota. " ~ ucap Anita. dan langsung memutuskan Sambungan Tlp nya.
Anita memilih Untuk bertemu dengan Rey di taman Kota, karna tempat itu tidak jauh dari Rumah Orang tua nya Anita.
Sementara Rey yang mendengar Anita menyetujui untuk bertemu hanyavbisa tersenyum, Seperti mendapatkan setitik cahaya di Hidup nya.
Kedua Orang tua Anita sangat percaya pada Anita, Ibu Yuli Pun membiyarkan Anita menemui Rey, dengan Syarat Nara tidak boleh ikut. Anita pun menyetujui nya.
Anita pergi dengan Kendaraan nya sendiri, setelah tiba si Taman kota, Anita menatap pada Sesosok yang sangat ia kenal meskiopun itu dari kejauhan.
Anita menghampiri Pria dengan Sweter Hitam dan celana jeans nya, Dia adalah Rey.
"Rey !! " Ucap Anita berhasil membuat Rey kaget dan langsung berdiri dari tempat duduk nya.
"Ann ?? " Rey langsung memeluk Anita dengan Erat tanpa ada celah untuk Anita menolak pelukan itu.
"Lepasin Rey, malu di Lihat Orang !! " Berontak Anita dengan susah payah.
__ADS_1
Rey tidak menghiraukan perkataan Anita, Rey terus memeluk tubuh Anita dan menciumi Pangkal rambut nya, Aniya sadar bahwa Rwy kini sedang menangis karna Anita dapat merasakan Air mata jatuh dari Mata Rey mendarat di wajah Anita.
Anita yang tidak bisa di pungkiri, Pelukan Ini yang sangat ia Rindukan saat sebelum kejadian Itu membuat diri nya menerima kesakitan yang teramat mendalam, sehingga Membuat Anita harus meruntuhkan Pertahanan nya sebagai seorang Istri.
Anita memang selalu mengkokohkan Pertahan nya sebagai seorang Istri dari rasa sakit yang selalu ia terima dari Rey, contoh nya Anita selalu tidak di hiraukan sebagai seorang Istri, saat Anita membutuhakan Rey, Rey hanya Sibuk dengan Teman-teman nya !! Saat Anita butuh Rey !! Rey malah sibuk dengan Ibu nya !! Saat Nara membutuh kan Rey, Rey malah sibuk dengan Hp nya.
Anita hanyalah wanita biasa, dia ingin di Prioritas kan sebagai Seorang Istri, dari segi apa pun. Hingga Akhir nya posisi dia sebagai Istri Rey pun sudah tergeser Oleh hadir nya seorang Lisa di hati Rey.
Rey memang menyesali semua perbuatan nya, tapi harus kah Anita lagi-lagi memperdulikan Perasaan Rey di banding perasaan nya sendiri. Perasaan Anita Risau !!
Anita membiarkan pelukan itu sejenak, hingga akhir nya Anita pun sudah jengah dengan Sikap Rey.
Mereka pun duduk di kursi taman, di Taman Kota itu. Suasana Haru terua menyelimuti Diri Rey, Sementara Anita masih diam Seribu Bahasa menyikapi Sikap Rey.
"Ann, Untuk kesekian kali nya, aku minta Maaf. Tolong berikan akau kesempatan. Aku akan memperbaiki semua nya !! Tolong Ann !! " Rey memohon Pada Anita, dengan terus memegang erat Tangan nya.
Anita sendu menatap Wajah Rey, tidak ada lagi emosi mwnyelimuti Hati Anita, Anita sudah Sangat tenang menyikapi semua nya. "Rey, tolong lah hargai keputusan ku. Andai kamu mengerti perasaan ku dari awal. " Jawab Anita ingin menumpahkan semua Kesakitan nya saat dia masih 1 atap dengan Rey.
Rey hanya menatap Wajah Anita dengan Mata sudah di penuhi Cairan warna bening.
"Rey, Apa kau Tau !! betapa berat nya hati ini harus menahan kesakitan Saat Seseorang yang dia cintai tidak menganggap nya sama sekali ?? Apa kamu tau Berat nya hati ini, Harus mengetahui kebohongan dari Mulut Orang yang sangat ia cintai ?? Apa kamu tau Rey !! Diri ini tidak pernah menerima perlakuan kasar dari Siapa pun termasuk Dari Orang tua nya sendiri, Tapi Diri Ini malah menerima Perlakuan kasar itu dari Orang yang sangat ia Cintai !! Tapi Hati dan diri ini Berusaha untuk tidak Memperdulikan Rasa sakit itu dari Sekian lama nya, Hanya karna Ingin mempertahan Kan Pertahanan nya sebagai Seorang Istri. " Anita meluap kan kekesalan nya dan kesakitan nya saat itu juga.
Rey hanya terdiam seraya mengakui semua perkataan Anita memang Benar ada ny, Tatapan penyesalan terus terpancar dari mata Rey, Namun Anita terlihat Kuat menyikapi Semua nya, Anita Sudah Bulat dengan keputusan nya, Hingga Rey harus menelan ludah nya kembali, Karna Pertemuan nya kali ini tidak bisa membuat Anita mundur dari Keputusan perceraian nya itu.
...****************...
Hy, Para Reader Yang Baik hati !! Mohon Maaf apa Bila Up nya cuma sedikit, dan Mohon maaf apa bila ada kesalahan kata. Karna Author sedang tidak sehat. Semoga Radang tenggorokan yang di Rasakan Author cepat sembuh, dan Bisa Lebih banyak lagi Up nya.
__ADS_1
jangan lupa like, coment and Voting nya ya . Terim kasih !!