Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Ketegasan Anita


__ADS_3

BAB 32.


Gilang hanya Menatap sendu pada Anita, yang memperlihatkan Rasa tidak percaya nya.


"Ann, Ini memang terdengar sangat Cepat, atau bahkan kamu Tidak mempercayai nya, aku tidak Memaksakan kehendak kamu Ann, aku hanya menyampaikan apa yang aku Rasa, Aku bisa saja mengatakan Hal itu Nanti entah itu Nanti, Tapi Kapan Ann ?? Tapi aku takut Ann. !! " Gilang mulai Intens menatap Anita.


"Takut bagai mana Lang ?? " Tanya Anita polos.


"Takut, jika kamu sudah menjadi milik Orang lain lagi, atau Bahkan Kamu akan kembali pada Suami mu itu !! " Gilang mulai Pasrah pada jawaban Anita.


"Lang, Aku memang akan berpisah dengan Suami ku, Tapi untuk saat ini dan sampai putusan Sidang belum keluar, aku tetap Masih Sah menjadi Seorang Istri dari Suami ku !! Aku hargai keberanian mu Lang, Aku bukan Tipe Seperti Wanita yang kehilangan Pasangan nya, Tapi malah Langsung mencari Pasangan Yang Lain !! itu tidak Mudah Lang, Berikan Aku waktu Lang, Jika kamu Yakin akan perasaan mu itu, Kita Pasti akan Bersatu Yakin lah !! " Ucap Anita menatap kembali pada Gilang.


"Tapi Ann, aku siap menunggu kamu !! Kapan pun !! " Sambung Gilang terus meyakinkan Perasaan nya pada Anita.


"Lang, tolong. Jangan buat aku tambah jadi Sulit dalam kondisi dan Posisi ku yang sekarang ini, Aku sangat menghargai Perasaan mu tapi tidak untuk sekarang Lang, Biar waktu yang menjawab !! Maaf lang !! " Ucap Anita lirih takut Gilang kecewa dengan Jawab nya.


"Baik lah Ann, aku mengerti !! Maaf jika aku kesini hanya membuat mu terganggu !! " Ucap Gilang dengan wajah tersenyum namun penuh kekecewaan. " Kalau begitu Aku Permisi Ann, jangan sungkan untuk kabarin Aku, jika kamu perlu sesuatu. " Sambung Gilang menatap Anita dengan penuh ke khawatiran.


Anita menganggukan kepala nya. "Aku beruntung bisa kenal sama kamu Lang, Maaf jika aku sudah membuat mu kecewa !! " Ucap Anita menatap Wajah Gilang dengan Seksama.


"Aku memang kecewa Ann, untuk sekarang ini. Tapi tidak untuk Nanti, aku akan terus berjuang untuk mendapat kan kamu dan juga Nara. " Ujar Gilang sendu. dan Gilang pun pergi dari Hadapan Anita dengan senyuman yang susah untuk di artikan.


Anita hanya tersenyum dengan Mata yang mulai berkaca-kaca, menatap Gilang yang pergi dari hadapan nya.

__ADS_1


"Sial, Ada-ada saja Masalah yang harus aku pikir kan !! kenapa aku merasa sakit Ya ?? Saat Gilang menjauh dari Hadapan ku ?? Jangan ... jangan !! Tidak Ann ... Tidak !! ini bukan waktu yang tepat !! " Anita menggelengkan kepala nya, dan menutup Pintu Rumah nya kembali, dan langsung kembali pada Nara.


"Apa sudah Pulang Nak ?? " Tanya Ibu Yuli pada Anita.


"Sudah Bu !! " Jawab singkat Anita.


"Siapa dia ?? " Tanya Ibu Yuli dengan Tatapan menakutkan.


"Cuma temen mah, Sudah lah Mah. Aku tau apa yang harus aku lakukan dan yang tidak aku lakukan !! " jawab Anita, menenangkan Hati Ibu nya.


"Syukur lah !! Mamah bukan nya melarang kamu Nak, Ingat jangan sampai masuk ke lubang yang sama Ya ?? dan Ingat juga Sekarang ada Nara, andai kan kamu sudah bercerai dengan Rey, pilih lah yang terbaik untuk Nara bukan untuk diri mu !! " Nasehat Ibu Yuli pada Anita.


"Lagian aku belum kepikiran untuk kesana Bu, aku ingin Fokus kerja dulu, untuk masa depan Nara !! " jawab Anita meyakin kan pada Ibu nya.


"Istirahat dulu !! Besok kan sudah mulai untuk bekerja, Biar Nara bersama Mamah. " Sambung Ibu Yuli.


"Engga perlu Istirahat mah, Lagian Obat lelah ku ada pada Nara !! " Anita tersenyum pada Putri mungil nya.


"Ya begitulah Nak kalau sudah menjadi seorang Ibu. " Jawab Ibu Yuli sambil mengusap lembut rambut Anita.


Anita Tersenyum, " Terima kasih Mah !! "


Ibu Yuli hanya membalas nya dengan Sebuah Senyuman.

__ADS_1


Waktu pun berlalu, Seorang Laki-laki setengah Baya pun, sudah hadir dalam Rumah Itu, Tanda nya waktu Sudah Hampir Malam, Pak Wisnu memang Seorang Laki-laki yang sangat Kuat, di Usia nya yang sudah 48 thn.


"Nak Besok hari Pertama kamu bekerja kembali, Apa kamu tidak Tinggal saja dulu di Rumah, jangan dulu berkerja. Jika kamu perlu sesuatu kamu bilang saja pada Papah dan Mamah, kamu gak perlu kerja !! " Ucao Pak Wisnu pada Anita.


"Pah, selagi aku Bisa. Kenapa Tidak !! " Jawab Anita meyakinkan semua nya. Dan malam itu pun semakin berlalu de tutup dengan Makan Malam yang sangat Hangat.


...****************...


Malam pun berganti dengan Kokokkan Suara Ayam yang terdengar sangat Nyarin, Anita segera bangun dari Tempat tidur nya. Rutinitas Anita di Awali dengan. Mandi, Minum Air teh Hangat, dan Mulai Memompa Asi untuk Nara, untuk di simpan di Kulkas.


Asi Yang Anita miliki sangat banyak, Anita masih memakai Alas di Keda Payu dara nya, Karna Sering kali Rembes saking Banyak nya Asi yang Anita miliki.


"Aku harus Bisa, Mamah Akan berjuang Demi kamu Nak, Meskipun Mamah sudah mempersiap Kan Susu Formula, Tapi Mamah mau kamu tidak sering meminum nya. Asi lebih baik !! " Gumam Anita Saat Hendak memulai Kegiatan pertama nya Memompa Asi nya.


Semua Botol tempat Asi pun sudah di steril kan, Anita membeli Botol khusus untuk Asi lumayan Banyak. Hingga kini berjejer di depan nya.


Dengan Semangat Anita melakukan nya, Semua demi Nara.


Setelah Beberapa Waktu, Anita sudah mulai merasakan Bahwa Asi nya sudah mulai habis, Anita menghitung Berapa Botol yang sudah ia kumpulkan. Ternyata Anita berhasil mengumpulkan 8 botol Asi dengan ukuran 100ml. Anita berharap itu Cukup.


"Syukur lah, Asi ku Banyak Untuk Stock Nara sampai aku Pulang, sebelum Aku berangkat kerja Aku akan memberikan Asi dulu pada Nara secara Langsung !! " Gumam Anita, sambil membawa Botol Asi itu ke Tempat Pendingin Asi Khusus yang sudah di siap kan oleh Anita.


Anita tidak henti Ngemil Saat Memompa Asi nya, kini Anita mulai membuat Nasi Goreng untuk beberapa Porsi. Agar Semua Irang yang ada di Rumah nya Bisa sarapan Pagi dengan Nasi Goreng Buatan nya itu.

__ADS_1


Setelah selesai Anita segera sarapan Agar Asi nya lebih banyak lagi, saat di berikan pada Nara, mengingat waktu yang masih banyak, Anita akan Pergi untuk Berkerja Pukul 8 pagi.


__ADS_2