Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Serangan Pertama


__ADS_3

BAB 60.


Mereka Pun segera berangkat ke tempat tujuan pertama Mereka yaitu Rumah sakit.


Dalam Perjalanan Nara hanya tertidur di dalam pelukan Mirna, sedangkan Gilang hanya Fokus ke arah Depan.


Anita sangat cemas kala itu, Takut akan hasil dari Test yang akan dia jalani.


Gilang dengan Pengertian menggemgam tangan Anita. " Tenang Semua akan Baik-baik saja !! " ucap Gilang menghangat kan Hati Anita.


Anita hanya menganggukan kepala nya,


Sesampai nya di Rumah sakit Anita mengikuti serangkaian test, begitu pun Nara.


Setelah selesai menjalani serangkaian Test, Akhir nya Anita mendapat kan Hasil Lab dari Test Antibodi nya, Dan Syukur lah Anita tidak terpapar Penyakit itu.


Namun tetap saja Anita harus menunggu hasil Lab yang Lain nya. dan Untuk memastikan nya Anita harus kembali 6 minggu lagi untuk mendapat kan Hasil Test yang sesungguh nya.


Gilang memberikan Semangat dan meyakinkan Anita, bahwa Anita dan Nara pasti akan Baik-baik saja.


Anita menceritakan Keluh kesah nya saat Mendiang suami nya saat masih ada, terutama dalam Hal berhubungan Badan. Bahwa Saat Anita mengandung Nara dalam Usia 4 Bulan, Anita sudah tidak Mendapatkan Hak nya Dari Rey.


Rey seolah-olah Tidak ada Hasrat Untuk menggauli Anita saat dalam keadaan Hamil, Kalau Pun itu terjadi Rey selalu memakai Pengaman, Anita juga berpikir ko Aneh kenapa Rey suka pake Pengaman Itu, Rey selalu menjawab Dia sedang nyaman menggunakan nya.


Dan Dokter Mempunyai ke yakinan Bahwa Anita dan Nara akan Bebas dari penyakit itu, dan Dokter pun menceritakan Proses dari Penyakit itu.


Anita mengerutkan Alis nya. " Apa mungkin Rey sudah lama Berselingkuh, sehingga diri nya bisa terpapar Penyakit itu ?? Sehingga dia selalu menghindari ku !! atau bahkan Rey meninggal bukan karna penyakit itu, Tapi karna penyakit Bronkitis yang sudah Ia Derita dari Sejak Lama !! " Berbagai Asumsi Anita tangkap.


Namun dari Semua itu, Anita berharap Diri nya dan Nara Baik-baik saja.


Gilang ikut serta dalam memastikan kesehatan Anita dan Nara, Bahkan Gilang lebih cemas dari Anita.

__ADS_1


Setelah mendapat kan penjelasan dari Dokter, setidak nya Anita sudah di nyatakan Negatif dari Penyakit itu.


Walau pun harus melihat Hasil Lab yang ke Dua, 1 bulan kemudian.


Gilang melihat kecemasan di wajah Anita pada Nara, Gilang seketika menggenggam Tangan nya, dan Mencoba menenangkan Anita.


"Sayang sudah lah, Aku yakin semua nya Akan Baik-baik saja !! Nara Pun akan Baik-baik saja, Sudah jangan cemas. " Ucap Gilang sambil membenarkan Anak rambut Anita.


"Yang aku takutkan Bukan diri ku, Tapi Nara !! " Ucap Anita lirih, dengan Mata yang berkaca-kaca.


"Lihat aku !! Nara akan Baik-baik saja sayang !! Aku bisa jamin itu. " Dengan Kesungguhan kasih sayang nya, Gilang terus meyakin kan Anita, bahwa Nara akan baik-baik saja.


"Aku gak Suka kamu Nangis, sudah kita Jalan-jalan ya ?? " Bujuk Gilang dengan cepat mengusap Air mata Anita, yang hampir saja Lolos dari Bendungan nya.


Hari itu Pun mereka lalui Dengan kegembiraan, Rasa Cinta dan kasih Gilang semakin bertambah pada Anita, Anita pun dapat merasakan nya.


Apa lagi kini Gilang mulai berani menggendong Nara, dan Gilang Terus bercanda dengan Nara, di banding bercanda dengan Anita.


"Mudah-mudahan kedepan nya akan Baik-baik saja. " Harapan Anita saat melihat kedekatan Gilang dan Nara.


Karna bagaimana Pun Anita akan lebih memilih pendamping, Yang menyayangi Nara di banding Menyayangi nya. Kebahagiaan Nara lebih penting. dalam hidup Anita.


Senyuman Kebahagiaan Terus menghiasi Hari-hari Pasangan Anita dan Gilang.


Hari demi Hari Rasa itu pun terus bertambah, Hingga Perasaan Takut kehilangan satu sama lain pun semakin menyelimuti Perasaan mereka Masing-masing.


Sementara Di Tempat Lain di Kota Bandung, Laki-laki Paruh baya sedang mengeratkan Kepalan Tangan nya. Pak Guruh sudah mendapatkan info tentang kedekatan Anak nya dengan Wanita selain Glenka.


Dan Lebih parah nya Lagi, Pak Guruh geram saat tau Anita berstatus Janda Anak satu.


Pak Guruh terus mencari Tau tentang Kehidupan Anita, Hingga pada Akhir nya Pak Guruh mulai menyusun rencana, Untuk menjauhkan Gilang dan Anita.

__ADS_1


Pak Guruh mulai Akan menyerang Anita pada hal Karir nya, Pak Guruh akan menghancurkan Anita untuk di keluarkan dari Tempat ia bekerja, Hingga Anita tidak akan Bisa bekerja dimana pun dan di tempat mana pun.


Ibu Mayang yang mengetahui, Niat jahat Suami nya. Langsung mencegah nya untuk tidak berbuat seenak nya saja, Ibu Mayang Mengingat kan Bahwa jangan Bertindak Lebih jauh lagi.


Cukup Beri peringatan saja, Bagaimana Pun yang akan Di lakukan Suami nya akan berdampak pula Pada Gilang, Anak kesayangan nya Ibu Mayang.


Namun Ayah Gilang Tidak memperdulikan Ucapan Istri nya itu. Dan Ibu Gilang Pun tidak akan Tinggal diam saat Suami nya akan bertindak.


Ibu Mayang akan ikut mencari tau Tentang Kehidupan Anita, Untuk mengetahui apa alasan Gilang lebih memilih Anita di banding Glenka yang sudah jelas Bebet dan Bobot nya.


Ibu Mayang tidak akan membiarkan Suami nya bertindak Ceroboh, dan merugikan Diri nya sendiri. Ibu mayang akan Lebih cepat melangkah di banding kan Suami nya.


Hingga pada Akhir nya Ibu Mayang mengantongi Beberapa Informasi tentang Anita.


Dan Ibu Mayang lega saat tau Anita adalah Wanita Baik-baik. Bukan Wanita yang di tinggal cerai karna skandal nya dengan Laki-laki lain.


Sedangkan Pak Guruh mulai menyuruh Orang suruhan nya Untuk menghadap Pemilik perusahaan tempat Anita bekerja.


Pak Rama dan Tuan Mahesa mendapati Tamu Tak di Undang datang Ke Perusahaan nya saat Anita tidak ada di Kantor, karna harus mengurusi pekerjaan di Luar kantor.


Dengan percaya Diri, 4 Orang laki-laki yang berbadan Tegap berjalan menuju Tempat yang sudah di sediakan Oleh perusahaan. untuk menunggu Pemilik perusahaan.


Karna Bagi 4 orang ini, untuk hal mengancam Adalah Jago nya. Mereka sering melakukan nya dengan Mudah.


Saat Pak Rama dan Tuan Mahesa mendengar kabar dari Tlp ada yang ingin menemui nya dengan Nada Mengancam, menjadi Penasaran. di buat nya.


Tuan Rama dan Tuan Mahesa datang secara bersamaan menemui 4 Orang itu.


Layak nya Tuan Ramah yang baik dan Sopan. Tuan Rama memasang Wajah Ramah nya menyambut seorang tamu.


Pikir Tuan Rama Paling Orang yang mau minta jatah atas berdiri nya perusahaan Milik nya itu. Sementara Tuan Mahesa Memasang wajah judes nya tat kala memperhatikan 4 orang yang So jago itu.

__ADS_1


__ADS_2