Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Sisa waktu Glen


__ADS_3

BAB 87.


Meskipun Gilang tidak tau kenyataan Pahit apa yang akan terjadi Nanti, namun Gilang terus berharap, Semua akan Baik-baik saja.


Andai saja Gilang bisa mengingat nya sedikit saja, Yang Gilang tau Diri nya hanya Mabuk berat di malam itu.


Sementara di tempat Lain, Glenka sedang meratapi Kepedihan yang Terjadi pada diri nya.


"Ini salah ku Lang, aku yang bodoh !! Aku janji lang tidak akan minta pertanggung jawaban mu, Karna Aku tau di hati mu sudah ada Orang lain !! Dan aku yakin kamu akan lebih memilih dia. " Ucap Glen sambil mempersiapkan diri untuk segera masuk ke Ruang Oprasi.


Glen harus Propesional dalam bekerja, Meskipun badan nya kurang Fit, dan Pikiran nya sedang kacau Glen harus tetap Konsentrasi.


Hari pun telah Berlalu, Hingga Kini Glen mengantongi Surat ijin pindah Tugas nya ke Luar negri. namun itu perlu waktu 1 bulan lagi.


Glen menjalani kehidupan seperti biasa nya, Seorang Dokter Cantik dan pintar. namun Glen tidak lepas dari rasa bersalah nya pada malam itu.


Glen tetap menganggap ini adalah kesalahan nya, walau pub Gilang yang melakukan nya, tapi Gilang saat itu sedang tidak sadar dan sedang mabuk berat. Maka dari itu Glen tetap tidak akan minta pertanggung jawaban nya.


Waktu terus berlalu, hingga Sisa waktu Glen di Tanah Air tinggal 4 hari lagi. Glen sudah memeriksakan Kondisi badan nya. Dan alhasil Glen Positif mengandung Anak Gilang, Usia kandungan Nya baru menginjak Minggu ke-3.


Glen semakin Membulat kan Niat nya untuk terbang segera ke Luar Negri, Dan jangan sampai Gilang tau tentang ini Glen tidak mau Gilang menjadi bingung karna ini.


Waktu Glen untuk Pergi Tinggal menghitung Jam, dimana dalam Sisa keberangkatan Glen ke Jerman, Gilang dan Anita pun dalam perjalanan Menuju Apartement Glen.

__ADS_1


Anita dan Gilang sepakat Untuk mencari tau di rekaman CCTV di Klun Malam itu, dan setelah itu Anita dan Gilang akan Mencari tau di Apartement Glen, tempat Terakhir Gilang di antar Oleh Glen.


Akhir nya Gilang dan Anita sampai di Sebuah Klub Malam, Dengan Susah payah Gilang membujuk penjaga keamanan di Klub malam itu, untuk membuka Rekaman CCTV pada tgl dimana Gilang memutuskan Untuk Meminum-minuman Keras, sampai akhir nya tidak sadarkan Diri.


Anita mulai merasa cemas, Ketika melihat Glen dengan Tiba-tiba Datang merangkul tubuh Gilang saat Gilang tersungkur di lantai dan hampir menjadi Bulan-bulanan Tamu di Klub malam itu.


Gilang langsung meremas Lengan Anita, " Maaf kan aku sayang !! " Ucap Lirih Gilang pada Anita, yang terus Konsen melihat Rekaman CCTV itu.


Anita mulai berspekulasi kalau di malam itu Gilang mabuk berat, Memang Gilang seperti itu bukan menjadi Hobby nya. Tapi Gilang melakukan itu karna Terhimpit oleh keadaan yang terus menekan dia.


"Lalu !! Apa benar Gilang Bisa memarahi Glen pada malam itu ?? Sedang kan Untuk membuka mata nya saja, Gilang sangat Susah !! Jangan-jangan Gilang menyetubuhi Glen pada malam itu ?? Tapi gak mungkin ... Tapi itu bisa saja terjadi Bahkan Hal terburuk apa pun bisa terjadi pada Saat Gilang tidak sadar !! " Gerutu Anita dalam hati nya, belum berani mengatakan nya pada Gilang.


Anita menatap Gilang dan mulai Pasrah tentang apa yang akan terjadi ke depan nya. Anita meneteskan Air mata, Jikalau mengingat pegengan erat tangan ini akan lepas dari nya, Apa bila Yang di Pikir kan Anita sampai ke jadian.


Rekamam CCTV itu tidak menunjukan kalau memang benar Gilang Memarahi Glen, sampai-sampai Glen Bersikap Seperti itu pada Gilang.


Gilang memeberikan Beberapa Lembar Uang untuk di Berikan Ke petugas keamanan di Klub malam itu, Tanda terima kasih karna sudah mau membantu nya.


Gilang dan Anita pun mulai keluar dari Klub malam itu, Anita sangat Takut untuk melangkahkan Kaki lebih jauh lagi.


Dan Gilang pun melihat perubahan Sikap dari Anita.


"Kenapa ?? Apa kita jangan teruskan saja ?? " Ucap Gilang saat Anita sudah berada di Samping nya.

__ADS_1


"Aku rasa ini, ada masalah yang serius !! Apa kamu tidak mengingat sama sekali ?? Jujur Sayang, Aku sudah memikirkan Sesuatu saat ini, Tapi aku berharap itu tidak jadi !! " Ucap Anita pada Gilang sangat tegang.


"Tenang lah Sayang !! Maaf kan aku, seharus aku tidak mabuk malam itu !! " Ucap gilang menyesal pada Anita.


Anita tetao harus beepikiran Tenang, Karna Anita melihat Gilang mulai tidak tenang. Anita harus bisa terima kenyataan di depan nya.


Anita tersenyum pada Gilang, " Aku akan baik-baik saja, Kita harus terima Konsekuensi dari Perbuatan yang kita lakukan Lang !! Kita manusia. Hanyalah mempunyai keinginan, sementara di balik keinginan Itu harus ada Usaha, Jadi Kalau Usaha kita tidak membuahkan Hasil dari yang kita inginkan, Ya Kita hanya Bisa Ikhlas walau pun itu sakit !! " Ucap Anita tak sanggup menahan Air mata nya Namun Anita langsung membuang nya, dan kembali kuat dan tegar untuk Gilang.


"Maaf kan aku !! " Hanya kata itu yang keluar dari mulut Gilang, di temani rasa cemas dan Menyesal nya.


Anita harus tetap berpikir jernih, dan Tidak Boleh Mengajukan pilihan pada Gilang, jika Benar yang di takut kan Anita akan Benar-benar terjadi.


Sementara Glen Sudah siap untuk keluar dari Apartemen nya, menuju Rumah sakit dan setelah itu Berangkat ke Jerman, Glen Sudah pamit pada kedua Orang tua nya, Dan sekerang Glen akan Pamit pada Rekan Kerja yang ada di Rumah sakit.


Glen sadar kini Glen pergi tidak sendiri, Glen pergi membawa Anak yang sedang ia kandung. Glen akan membawa nya dengan sangat Hati-hati dan sudah mempersiapkan rencana Untuk kedepan nya.


Bahkan Glen tidak memberitahukan Perihal kehamilam pada kedua Orang tua nya, jika sampai Orang tua nya Tau, Glen pasti di larang untuk Pindah tugas ke Jerman. Mungking setelah Glenka Siap, Glen akan memberitahukan nya pada kedua Orang tua nya.


Glen akan benar-benar Membesarkan Kandungan nya seorang Diri, dan akan membesarkan Anak nya Seorang diri pula.


Glen sudah berada di dalam Mobil menuju Rumah sakit, Selang beberapa menit Glen pergi. Mobil Gilang pun datang.


Gilang langsung menyapa petugas ke amanan yang masih sama, petugas ke amanan yang tau akan kejadian malam itu. saat Glen membawa Gilang ke apartement nya.

__ADS_1


Gilang mendapati Glen sudah tidak ada di Apartement nya, Gilang tersirat Ide bahwa Gilang akan membuka Rekaman CCTV pada malam itu di Dalam Kamar Glen.


Gilang akan Menyambungkan koneksi Laptop nya pada DVR yang ada Di dalam CCTV itu, Gilang hanya perlu merayu Petugas ke amanan itu, untuk bersedia membantu nya. Dan membukakan Pintu Kamar Glen, walau pun itu sangat melanggar.


__ADS_2