
BAB 45.
Setiba nya di kantor, Anita Langsung menuju Ruangan nya, Begitu Pun Dengan Mahes dia Segera membuka Pintu Ruangan nya.
"Tolong kamu Siap kan, File-file para Investor kita, saya akan mempelajari nya !! " Perintah Tuan Mahes pada Anita dengan Muka datar nya.
"Baik Tuan !! Saya akan membawakan nya ke meja Tuan !! " Jawan Anita Sopan.
Kini Anita bekerja Dengan Semangat tidak ada lagi keluhan saat diri nya di perintah Oleh Bos nya.
"Kalau begini kan enak, mau kerjaan segunung pun akan terasa Ringan saat mengerjakan nya, Apa bila Tuan Mahes tidak menyuruh ku dengan Nada Tinggi nya yang selalu Membentak itu. " Ucap Anita dalam Hati nya.
Sementara Di Ruangan Lain, Ada sesosok Laki-laki Paruh baya sedang menitikkan Air mata bahagia nya. "Anak ku sudah kembali. " Ucap Tuan Rama, memegang Dada Kiri nya.
Sementara Antoni yang selalu ada di Belakang Tuan Rama, hanya Terdiam melihat Ekspresi Bos nya itu.
Setelah Beberapa Jam Akhir nya Anita berhasil mengumpulkan Semua File Investor yang Di minta Oleh Tuan Mahes.
Anita berdiri dari Posisi Duduk nya. Dan Langsung Membawa Bukti Fisik dari Para Investor itu.
"Permisi Tuan !! Saya sudah menyelesaikan Apa yang di minta Oleh Tuan !! " Ucap Anita sopan, dan menyerahkan Bukti Fisik yang telah ia Kumpulkan di dalam Map itu. dan File yang Lain nya sudah saya kirim ke Email Tuan Mahesa.
Saat Mahesa melihat Anita sedang menyimpan Beberapa Tumpukan Map itu, Mahesa melihat Lilitan kain Putih yang berada Di telapak Tangan Anita.
Sebenar nya Mahesa sudah melihat nya saat Tadi di Resto, Tapi Mahesa lebih memilih untuk tidak membicarakan nya.
Tapi kini Tuan Mahesa mulai membicarakan nya. " Maaf Gara-gara saya Luka itu jadi ada di Telapak tangan Kamu !! " Ucap Tuan Mahes tanpa melihat sedikit pun ke arah Anita.
Anita tidak percaya akan Perkataan Maaf yang telah ter lontar dari Mulut Tuan Mahesa. " Kau Bukan saja membuat luka di telapak Tangan Ku Tuan, tapi kau dengan Berani telah memeluk dan Mencium kepala ku !! Dasar !! " Umpat Anita kesal dalam Hati nya.
"Oh ini Tuan, Tidak Apa-apa Ko Tuan, hanya Luka kecil !! " Jawab Anita terseyum.
__ADS_1
"Kamu Boleh Pulang Lebih awal, sebagai Permintaan Maaf ku, tapi Besok kau tidak boleh telat !! " Ucap Tegas Tuan Mahesa, Dengan Yakin akan membiarkan Anita Pulang lebih awal.
"Benar Tuan !! Terima kasih Tuan !! " Jawab Anita sangat senang. dan langsung pamit pada Tuan Mahesa.
"Nara ... Mamah Pulang !! " Celetuk Pelan Anita, Saat Anita hendak keluar dari Ruangan Mahesa dengan Senang nya. Namun Mahesa bisa mendengar nya.
"Siapa Nara ?? Mamah ?? Apa dia Sudah Punya Anak ?? Wanita seumur adia Sudah Punya Anak ?? Masa sih !! " Gerutu Heran Mahesa pada Anita.
Anita bersiap Untuk Pulang, sampai Anita tidak sadar bahwa dia tidak membawa Kendaraan saat Pergi ke kantor, Kan Tadi Gilang yang nganterin Anita.
"Ya sudah lah, Aku pesan Taxi Online saja !! Gak enak kalau harus Telpon Gilang !! " Ucap Anita, sambil berlari kecil Menuju Lift untuk segera sampai di Lantai dasar.
Saat Lift terbuka menunjukan pandangan Di Lantai Dasar, Anita langsung keluar dan berjalan menuju Pintu Utama Perusahaan itu.
Anita hendak memesan Taxi Online nya, Tapi Anita melihat ada Laki-laki yang melambaikan Tangan nya ke arah Anita.
"Apa itu Gilang ?? " Tanya Anita pada diri nya sendiri. " O... ya itu Gilang !! " Sambung Aniza sambil Mendekat pada Gilang.
"Loh ko kamu sudah ada di sini aja Lang ?? sejak kapan, baru saja aku mau Pesan Taxi online " Ucap Anita ramah dan tersenyum pada Gilang
"loh kenapa Anak ini ?? Ko Mood nya Rusak gitu sih ?? Apa belum dapet penumpang ya ?? " Gumam Heran Anita dalam Hati nya, Langsung menaiki Motor Matic Gilang dan memasangkan Helm di kepala nya.
Gilang oun mulai melajukan kendaraan nya. Tidak ada Sepatah kata pun yang keluar dari Mulut Gilang.
Hingga Anita mulai berbicara. "Lang !! Sejak kapan kamu datang ?? ko bisa Pas sih, padahal Aku kan belum waktu nya Pulang kerja !! " Tanya Anita sambil mendekat kan Wajah mya pada Leher Gilang.
"Dari kamu pergi dan Pulang dengan Laki-laki itu !! " Jawab Singkat Gilang pada Anita
Anita tertawa terbahak. "Uh ... ada yang cemburu Ni ye !!! Hahahaha !! " Umpat Anita pada Gilang sambil menekan kan Jari telunjuk nya pada Pinggang Gilang.
"Ih geli tau !! Ya iyalah cemburu kamu Lupa aku sudah mengutarakan perasaan ku terhadap mu, Hah ?? Terus kamu masih heran kenapa aku bisa cemburu ?? " Jawab Gilang Setengah Teriak pada Anita.
__ADS_1
Jawaban Gilang mampu membuat Anita terdiam seribu bahasa, Entah apa yang akan Anita kata kan saat ini Saat Anita akan memikirkan Gilang namun dengan Bersamaan Raut wajah Mendiang Rey pun terlintas di Pikiran nya.
Gilang yang sadar akan Pikiran Anita saat ini, mulai meredakan Rasa kesal di hati nya. Gilang Langsung meraih Tangan Anita dengan Tangan Kiri nya dan di lingkar lan di perut nya.
"Aww ... Lang sakit !! " Teriak Anita ketika Gilang menarik Tangan Nya secara Tiba-tiba.
Gilang melihat Telapak Tangan Anita terluka, Gilang langsung menepikan Motor nya, dan menanyakan Luka yang ada di telapak Tangan nya, Gilang Dengan wajah cemas menanyakan itu pada Anita.
"I-ini A-aku Tadi Tergores Paku yang ada di bawah Meja Lang, Ini salah aku Lang yang ceroboh !! Sudah lah Ayo ?? Kita Lanjut kan Lagi !! " Ucap Anita sambil tersenyum mencubit Hidung Gilang.
"Awas saja kalau misalkan Luka ini ,berasal dari Bos Mu itu, Aku tidak akan Tinggal Diam Ann !! " Ucal Gilang sambil mengecup Lilitan Perman yang ada pada telapak Tangan Anita.
Anita tersenyum bahagian Dengan Sikap Gilang pada nya " Sudah jangan Di Pikirkan. " Ucap Anita dengan gerakan mengelus Punggung Tangan Gilang.
Anita tersenyum Saat Gilang memperlakukan nya seperti itu, Anita merasa Gilang semakin paham akan Isi hatin nya.
Tanpa Ragu Anita pun melingkarkan Tangan Kanan nya di Perut Gilang. " Terima Kasih Lang !! " Bisik Anita pelan ke arah Telinga Gilang, Gilang Lagi-lagi di Buat resah Oleh hembusan Angin yang keluar dari mulut Anita.
"Iihhhh ... jangan sentuh Area Sensitif ku Ann !! " Ucap Gilang pada Anita.
"Iih siapa yang Pegang, P.D banget sih kamu !! " Jawab Anita tidak merasa dengan apa yang di tuduhkan Oleh Gilang.
"Kamu memang tidak menyentuh nya Ann, Tapi hembusan Dari Nafas kamu bisa menyentuh Area Sensitif ku, Paham !! " Tegas Gilang sambil menengok ke arah Muka Anita.
"Oh begini Ya hahahaha. " Ucap Anita, sambil memperagakan nya kembali.
"Ann !!!! Jangan Mancing-mancing deh, kalau aku ke pancing aku tidak akan segan-segan membawa laju kendaraan ini ke arah Hotel. " Ancam Gilang pada Anita. dengan Senyumam jahat nya.
Anita mengerti akan Maksud Gilang, langsung membulat kan mata nya. " Iihhhh awas kamu kalau berani !! " Jawab Anita sambil mencubit Pinggang Gilang.
Gilang tertawa. "Anak Pintar, Ternyata kau Tau arah pembicaraan ku kemana !! " Gilang Tertawa, karna melihat Bibir Anita yang mengerucut itu.
__ADS_1
"Tenang Ann, Aku tidak akan melakukan nya sebelum aku membuat Mu Sah menjadi milik ku seutuh nya !! Walau pun itu tidak akan gampang Ann !! " Keluh Gilang dalam hati nya.
Wajah Gilang berubah menjadi Murung, ketika Ingat akan ada Banyak Penghalang Untuk Gilang bisa menjadikan Anita sebagai Istri nya.