Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
si jalu ngadat.


__ADS_3

BAB 33.


Anita Tersenyum, saat melihat Anak kesayangan nya sudah terlelap kembali.


Gilang yang melihat senyuman Anita, Merasa terpukau, Karna Senyuman Anita itu sangat tulus dan menentramkan Siapa saja yang melihat nya.


Anita berjalan Menuju Gilang, Pandangan Anita kini mulai agak beda terhadap Gilang.


"Ko ada ya, Orang sebaik Bpk gojek ini. Siapa Dia ?? Dari Fostur tubuh nya kelihatan nya masih Muda. Ya Sudah lah. " Gumam Anita dalam Hati nya.


"Pak Maaf ya ?? Gara-gara saya, Bpk harus Rugi Waktu. Karana Harus menunggu saya , yang sedang kerepotan ini. Andai Sua .... " Anita Tiba-tiba menghentikan Ucapan nya, Hampir saja Anita membuka Aib Suami nya sendiri pada Orang lain. " Ya sudah lah Pak, kita jalan lagi. " Sambung Anita.


Anita yang mulai bisa menerima keadaan Pahit ini, mulai bisa tenang Saat diri nya sudah meng Ikhlas kan, Suami nya itu untuk Binatang Peliharaan nya sendiri.


Tiba-tiba motor yang di tumpangi Anita dan Gilang berhenti mendadak. Gilang Heran "Loh Kenapa ini !! " Ucap Gilang heran.


"Kenapa Pak ?? " Tanya Anita sambil turun dari Motor metic milik Gilang itu.


"Duh sepertinya Mogok deh Teh !! " Ujar Gilang sambil melihat-lihat keadaan Motor nya. "Mana mendung lagi !! duh jalu, ini bukan waktu yang pas buat kamu Mogok, Mogok ko gak bilang-bilang sih Jalu ... Jalu ...jalu !! " Gerutu Gilang pelan.


Anita yang mendengar Celotehan Gilang, seketika Tertawa. "Siapa Pak Jalu, Siapa jalu ?? " Tanya Anita terkekeh.


"Eh engga Teh, Ini motor kesayangan saya, Saya beri nama Jalu !! " Gilang sengaja nyeleneh seperti itu, karna ingin melihat Anita tertawa, Akhir nya Gilang berhasil mebuat Anita tertawa lepas.


"Ah bpk ini Lucu sekali, Bpk telat kasih makan kali makanya ngadat begini !! " Ucap Anita sambil tertawa. "Apa mau ke Bengkel dulu Pak ?? " Sambung Anita.


"Harus nya sih kebengkel Teh, cuma Pasti Lama, kalau boleh saya tau, Teteh ini mau berkunjung ke Rumah siapa ?? ko Bawaan nya banyak Banget sih !! " Telisik Gilang dengan Pura-pura tidak tau apa yang sudah terjadi.


"Saya mau Pulang kerumah Orang tua saya Pak. " Jawab Anita seketika Murung dan bersedih.


Gilang melihat perubahan Wajah Anita dengan Jelas, Anita kembali menahan Air mata nya. Ingin sekali rasa nya. untuk Memeluk Anita. Namun Gilang merasa sangat tidak Pantas jika ia memeluk Anita untuk sekarang ini.


"E-ehm .. Gimana Ya ?? Emm *** " Ucap Gilang memecahkan lamunan Anita.

__ADS_1


"Bpk kalau mau ke bengkel, kebengkel aja dulu Pak. saya ikutin Bpk dari belakang !! Saya tunggu sampai si jalu nya Normal kembali. " Jawab Anita sambil tersenyum, namun mata Anita masih terus memancarkan kesedihan.


"Kasian Bayi nya Teh, " Gilang melihat ada sebuah Taxi akan melewati nya, Seketika Gilang melambaikan Tangan nya. Dan Taxi itu pun berhenti. Gilang menghampiri Supir Taxi itu.


"Eh Den Gilang, Kenapa Motor nya ?? " Ucap Supir Taxi itu.


"Stttt ... jangan Keras-keras Pak panggil Aden nya !! Sukur lah Bpk yang bawa Taxi nya. Pak tolong anterin dia ke alamat yang di tuju ya ?? Tapi ingat Bpk jangan cerita tentang saya,m !! Bpk Jangan Bilang kalau Bpk mengenal saya !! Dan Satu lagi tolong catat Dengan lengkap Alamat yang di tuju oleh perempuan itu Ya Pak. Saya Butuh alamat Lengkap Wanita itu. " Gilang mengeluarkan Selembaran Uang di dompet nya, dan di serahkan Pada Pak Joko supir Taxi itu.


"Tapi Den, I-ini gak perlu. Saya akan Bantu Aden sesuai yang Aden bilang. Tapi gak Usah seperti ini. " Pak joko menolak uang pemberian Gilang.


"Sudah Pak, terima saja. Anggap saja itu bonus dari saya. " Bisik Gilang pada Pak joko, sambil memasukan uang itu ke kantong baju nya Pak joko dengan Paksa.


"Ba-baik Den. " Ucap Pak joko dengan Heran.


Gilang pun kembali pada Posisi Anita berdiri.


"Den Gilang ini, Ada-ada saja. Orang kaya ko masih saja betah dengan Jaket Gojek nya, padahal dia itu tidak perlu Susah-susah seperti itu. Tinggal Duduk Manis dan menikmati semua nya. Tapi tunggu !! Siapa Wanita itu, kelihatan nya Den Gilang sangat penasaran dengan Wanita itu, Jangan-jangan Den Gilang sudah mulai membuka Hati nya untuk Wanita Lain ?? Tapi, Masa pada Sosok wanita itu, Ah gak mungkin dia kan sudah punya Anak, Mungkin Den Gilang hanya merasa kasihan saja pada wanita itu. " Gerutu Pak Joko sambil memperhatikan Gilang Dan sosok wanita yang berada di dekat gilang bersama Anak yang di gendong nya.


"Emm .. Teh, Teteh Naik Taxi aja ya ?? Lama kalau harus nungguin saya, Kasian Dede Bayi nya, sebentar lagi mau turun hujan. " Ucap Gilang sangat sopan.


"Kenapa Anita masih memanggil ku dengan Sebutan Bpk sih, Apa aku setua itu ?? Mungkin Anita belum melihat raut Wajah Tampan ku ini karna tertutup Masker. " Dengan Percaya diri Gilang mengatakan nya dalam Hati nya.


Namun Gilang merasa tersentuh Hati nya, Saat Anita melontarkan Kata kalau dia bersedia menunggu nya.


Gilang semakin kagum akan kesederhanaan Seorang Anita. "Ini dia yang aku cari !! " Gumam Gilang dalam hati nya.


"Pak ... Pak !! " Anita mencoba membangun kan Lamunan Gilang.


"Eh Iya teh Maaf. Gak Papa Teh, Lagian Saya akan Selalu Menunggu ko sampai kamu Siap !! " Jawab Gilang polos.


"Ma-maksud nya ?? " Tanya Anita kembali.


Aduh Gilang Dasar Bodoh ... "Ma-maksud saya, saya selalu menunggu penumpang saya dalam keadaan apapun !! " Jawab Gilang dengan Ambigu.

__ADS_1


"Oh ... begitu, Bagus itu Pak. Terima kasih ya Pak, saya sangat beruntung Hari ini bisa di temanin oleh Bpk. " Anita mengusap Lengan Gilang.


Gilang menatap Wajah Anita dengan penuh cinta, namun sayang cinta itu belum sempat tersampaikan Anita sudah terlebih dahulu pergi menaiki Taxi itu, dan meninggalkan Gilang yang masih mematung di pinggir si jalu yang masih ngadat.


"Terima Kasih ya Pak, sudah mau bantuin saya mengambil semua tas di motor tadi. " Ucap Anita sopan pada Pak joko


"Sama-sama itu sudah tugas saya Non. " Jawab Pak Joko. " Oh iya Non, mau di antar ke alamat mana ya ?? " Tanya Pak joko sopan pada Anita.


Anita pun sejenak berpikir, Apa Aku ke rumah Ibu nya Rey terlebih dahulu Ya, Aku akan mengatakan semua nya pada mereka. Agar mereka Tidak bertanya Tanya, kenapa aku keluar dari Rumah. "Ya sebaik nya begitu. " Gumam Anita dalam hati nya.


Anita pun mengatakan Alamat Rumah Orang tua nya Rey. Pak Joko pun mengangguk dengan Paham.


Gilang yang terus melamun, kini terbangun kan oleh suara klakson dari kendaraan Lain yang begitu keras, Baru Gilang sadar bahwa Anita sudah pergi menaiki Taxi pak Joko.


"Untung lah ada Pak joko. " Ucap Gilang sambil mendorong si Jalu yang sedang ngadat.


...****************...


Rey yang Terpuruk dari rasa kehilangan nya, hanya menyesali Kebodohan nya, di Sisi Ranjang Tempat tidur nya. Dimana Tempat tidur itu Selalu ia tempati bersama dengan Anita dan juga Nara.


Kini Yang terlihat hanya lah bayangan Anita saja di pikiran nya.


Rey terus menangis di dalam kamar itu. Rey menggapai Pakaian Anita dan Nara yang tersisa di dalam lemari. "Ann betapa Bodoh nya aku membiarkan mu lepas hanya karna kebodohan ku, Maaf kan aku Ann, Aku akan terus memperbaiki semua nya, meskipun kamu akan menolak nya, tapi aku akan tetap berusaha. " Ucap Rey dalam tangisan nya sambil terus menciumi Baju Anita.


Rey terus mengis "Nara Maaf kan Ayah Nak, Ayah sudah mengecewakan Ibu mu, Ayah tidak mau pisah dengan mu Nak, Ayah Rindu kamu Nak, Ayah rindu kalian !! Tolong maaf kan Ayah, Ayah akan segera menjemput kalian. Maaf kan Ayah Nak. " Sambung Rey saat melihat pakaian Nara dalam genggaman nya.


Pakaian munggil dengan warna Biru itu, Rey terus menatapi nya dengan Sendu, Rey membayangkan Nara saat memakai baju itu saat dimana Nara sedang di ajak bercanda oleh nya. "Nara ********* " Teriak Rey memenuhi Ruagan Kamar nya itu.


...****************...


Hy ... Hy terima kasih para Reader sudah menemani karya ku sampai detik ini. aku akan terus berusaha Agar sebaik mungkin, mohon maaf apabila ada kesalahan.


Dukungan kalian sangat ber arti untuk ku, jangan lupa Coment, Vote and like nya ya.

__ADS_1


Jangan sungkan, Apa bila ada koreksi karna saya sangat berterima kasih apa bila ada yang mau mengkoreksi karya saya untuk lebih baik kedepan nya, dan bisa lebih memuaskan Para Reader Nanti nya.


Terima Kasih.


__ADS_2