Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Hancur nya Hati Orang tua.


__ADS_3

BAB 24.


Taxi yang di tumpangi oleh Anita kini telah sampai di alamat yang di minta oleh Anita.


"Non sudah sampai tujuan !! " Ucap Pak Joko pada Anita yang sedang melamun.


"Oh ... Iya Pak, Maaf saya baru sadar kalau sudah sampai. " Jawab Anita bingung.


"Oh Iya Pak, Apa bpk keberatan Tidak kalau semisalnya saya minta Bpk, untuk menunggu sampai saya selesai dengan urusan saya di Rumah itu. Itu pun kalau Bpk tidak keberatan !! " Ucap Anita sambil mengelus Pucuk kepala Nara. " Kalau Masalah Argo nya, Bpa nyalain Aja gak Papa, Nanti saya akan bayar sesuai yang tertera pada Argo itu. " Sambung Anita.


"Kalau saja aku tidak ingat dia adalah wanita yang di titipkan oleh Den Gilang, saya tidak akan mau menunggu. Lagian kan saya harus kejar setoran. Walaupun Wanita itu Bilang akan membayar sesuai Argo, tetap saja saya tidak enak !! " Gumam Pak Joko dalam hati nya.


"Ba-baik Non, saya akan menunggu di sini !! " Jawab Pak joko dengan sopan.


"Baik lah Pak, Terima kasih !! " Jawab Anita pada Pak Joko, "Ya ampun, aku sampai Lupa lagi, aku belum membayar Tukang Gojek tadi, haduh gimana ini !! " Ujar Anita bingung.


"Ya sudah lah, nanti aku Hubungi saja dia, aku kan ada No nya !! Pas pesan Melalui Aplikasi tadi. " Anita pun mulai di landa Keresahan nya kembali, Saat kaki Anita mulai melangkah dari mobil menuju Rumah Orang tua nya Rey.


Anita berjalan mengikuti Langkah Kaki nya, yang sudah tau arah Tujuan nya.


Anita menekan Tombol berwarna Putih itu, Beberapa saat Anita pun di kejutkan Oleh Laki-laki paruh baya yang tak lain adalah Ayah mertua nya.


"A-ayah, " Ucap Anita lirih dengan Senyuman namun Mata nya di penuhi dengan Air mata yang masih dapat di bendung.

__ADS_1


"Loh Nak, ada Apa ?? Mana Rey ?? Hah, Kenapa ?? Ayo Masuk, Duduk Nak ceritakan Ada apa ?? " Ucap Ayah Rey tersontak kaget dan Cemas.


"I-itu Yah, " Anita tak kuasa lagi membendung Air mata nya, yang kini sudah berhasil membasahi Pipi Anita.


Anita terus menangis sejadi-jadi nya di hadapan Ayah mertua nya, Karna Anita sudah mulai lemas, Anita membaring kan Nara di sofa tempat Ia Duduk.


Tidak lama dari itu, datang lah Ibu nya Rey, Anita menatap pulu saat Ibu mertua nya datang dan duduk di hadapan nya, Dengan wajah yang Polos, tanpa ada Rasa bersalah sedikit pun.


"Ada Apa Nak ?? Coba Tenang, dan jelaskan." Ucap Ayah Rey dengan lembut.


"Sini Nak, biar ayah yang gendong Nara. " Ucap Ayah Rey, yang sudah mengerti ada nya Masalah Antara Rey dan menantu nya Anita.


Anita menguatkan Hati dan diri nya terlebih dahulu, sebelum menceritakan semua nya. Anita sebenar nya sudah Tidak mau menceritakan nya, Andai Ada orang yang sudi menceritakan semua nya mewakili Anita saat ini. Anita Pasti akan membayar Orang itu berapa Pun.


Namun Anita tidak ada Pilihan, Anita harus coba mengingat awal kejadian itu dan menceritakan semua Pada Ayah Mertua nya.


"Maksud kamu Apa Nak ?? Apa yang Rey lakukan, Sehingga membuat mu seperti ini ??" Potong Ayah Rey semakin khawatir.


Ayah Rey melihat ke arah Samping, Dia melihat Istri nya sedang duduk mematung tanpa ada Ucapan terlontar dari mulut nya.


Ayah Rey menggelengkan Kepala nya.


"Bu, kalau Ibu hanya ingin menjadi Pajangan, mending Ibu Pergi jangan duduk di sana !!Ada menantu datang Bukan nya di Buatin Minum atau makanan, Malah mematung !! " Cerca Ayah Rey kesal pada Ibu nya Rey.

__ADS_1


Ibu nya Rey yang tidak terima akan bentakan Suami nya itu, langsung pergi ke dapur untuk mengambilkan Minum untuk Anita.


Ayah Rey menatap kembali Pada Anita,


"Nak jangan Takut, Ayah Tidak akan membela yang salah meskipun itu Anak Ayah sendiri, Ayah sudah menganggap kamu sebagai Anak Ayah sendiri, Ayah tidak akan memaaf kan Rey, jika dia berani Semena-MENA terhadap mu, Percaya sama Ayah Nak, jangan Anggap Ayah ini sebagai Ayah mertua mu, Anggap lah Ayah ini sebagai Ayah kandung mu. " Ucap Ayah Rey peluh dari hati nya yang paling dalam.


Pertahanan Hati Anita yang Susah-susah ia bangun pun seketika Ambruk kembali oleh Perkataan Ayah Rey, yang membuat Anita tertusuk saat mendengar nya.


"A-ayah Aku sudah memutuskan Untuk mengakhiri Ikatan ku bersama Rey, Ma-Maaf Ayah, jika keputusan ku ini membuat hati Ayah sakit. " Ucap Anita dengan Susah payah mengatakan nya.


Duarrr !!!!


Bagaikan tersambar petir di sianh bolong, Ayah Rey merasa terhempas ke jarak yang sangat jauh. Hati nya memang sakit setelah mendengar keputusan Dari Anak menantu kesayangan nya itu. Air mata mulai terlihat dari Mata Pria yang sudah tidak muda lagi itu.


"Nak, Apa sebenar nya yang terjadi. Jangan kau siksa Ayah yang sudah Tua renta ini dengan penjelasan yang belum Ayah mengerti. " Ucap Ayah Rey lirih.


"Sebenar nya Anita, Malu untuk menceritakan nya Yah, Anita rasa ini sangat tidak pantas !! " Jawab Anita menatap Mata yang penuh dengan kesedihan itu.


Tidak tau kenapa, saat Anita melihat Mata Ayah mertua nya yang sudah di penuhi dengan sejuta kesedihan, Anita menjadi Tegar dan kuat dari sebelum nya. Air mata yang tadinya terua mengalir. kini berhenti dengan sendiri nya.


"Ayah jangan sedih, Maaf kan Anita sudah membuat hati Ayah terluka. " Anita mencium punggung Tangan Ayah mertua nya, Anita merasa ia adalah Ayah yang selalu sayang pada Anak nya.


"Nak ceritakan semua nya !! " Lirih Laki-laki tua itu.

__ADS_1


"Ayah, kuat kan hati mu. Anita yakin Ayah mengerti akan Masalah yang sedang Anita hadapi dengan Rey, Anita harap Ayah bisa bersikap Baik pada Rey. " Tutur Anita terus menguatkan hati Ayah mertua nya, sebelum mengetahui akar permasalahan nya.


" Ayah **** Rey Su-sudah melakukan Hal Fatal untuk Hubungan Pernikahan kita, Anita melihat dengan Mata kepala Anita sendiri, bahkan kalau Nara sudah mengerti, Nara pun bisa menjadi saksi kebusukan Ayah nya, karna Nara ikut hadir dalam Suasana yang sangat tidak di harapkan itu !! Anita melihat Saat Rey bermain gila Dengan Wanita Lain. Bahkan itu lebih menjijikan dari Se ekor binatang Ayah !! Rey sudah melakukan Hubungan Layak nya Suami dan Istri dengan Wanita Lain. Ketahuilah Ayah !! Anita sudah berusaha mempertahankan Hubungan Rumah tangga Antara Anita dan Rey, Anita selalu berhasil melewati nya, dan Anita berhasil mempertahankan nya, Namun untuk yang kali ini, Maaf kan Anita yah. Anita tidak bisa lagi mempertahan kan Antara Anita dan Rey. " Jelas Anita sangat lembut pada Ayah mertua nya itu, yang sudah kelihatan sangat Hancur.


__ADS_2