
"Tapi Pah, bagaimana Mas Mahes bisa menikahi Amel sementara aku pun belum resmi bercerai, keputusan ini memang tidak mudah bagi ku Pah, istri mana yang mampu melihat suami nya menikah dengan wanita lain, karna bagaimana pun aku dan Mas Mahes menikah karna di dasar rasa cinta Pah. "
"Iya An, Papah mengerti. Dengan berjalan nya waktu kamu pasti bisa menerima semua ini, Papah akan bantu proses perceraian kamu. Dan setelah itu Papah akan melepas semua nya dengan bebas dan tenang. " Jelas Tuan Rama.
"Maksud Papah melepas ? " Tanya Anita ingin mendengar lebih jelas lagi.
"Ya An ... sebenar nya tidak seharus nya Papah terlibat dalam masalah ini, Papah sudah mencerai kan Ibu mertua mu, dan Papah ingin melepas Mahesa untuk selama nya. " Jawab Tuan Rama.
"Apah Papah sudah menceraikan Ibu Inggrit ? terus bagai mana bisa Papah akan melepas Mas Mahesa ? dia anak Papah satu-satunya. " Tanya Anita.
__ADS_1
Tuan Ram menggelengkan kepala nya.
"Sebenar nya ..... Mahesa itu bukan lah anak Papah, Papah saat itu bodoh di samping Papah mempunyai perasaan pada Ibu mertua mu, Papah juga merasa Iba pada nya. Papah mau menikahi Ibu mertua mu salah keadaan sedang hamil, Ya ... yang tadi nya Papah mengira akan baik-baik saja ternyata ini yang Papah dapat kan. " Jelas Tuan Rama berhati besar saat membuka rahasia yang sebenar nya.
"Benarkah Pah ? tapi sungguh selama ini aku tidak melihat sedikit pun sikap Papah yang menunjukan bahwa Papah bukan lah Ayah dari Mas Mahesa." Tanggapan Anita sungguh merasa bangga pada Papah mertua nya itu.
"Papah hanya mempunyai harapan jika anak yang akan Papah anggap anak itu akan menjadi anak yang di harapkan oleh Papah, tapi sayang takdir berkata lain, secara tidak langsung dia lebih memilih Ibu kandung nya di banding saya Papah sambung yang sangat menyayangi nya dan menaruh harapan besar pada nya. " Pilu Tuan Rama.
"Tapi walaupun begitu Papah tidak akan menganggap Anak mu dan Mahesa sebagai orang lain, dia tetap cucu Papah dan Papah sudah mempersiapkan semua nya. " Sambung Tuan Rama sudah lelah mengungkung terus rahasia nya.
__ADS_1
"Terima kasih Pah, Anita sangat bangga pada Papah. Tak aneh Papah semakin jaya karna Papah membawa diri Papah ke jalan kebenaran dan kebaikan. Anita berharap cucu Papah ini kelak akan mempunyai sifat pemberani, jujur dan bijak sana seperti Oppah nya " Puji Anita merasa bangga pada Ayah mertua nya.
"Bai lah An, Papah sudah menyiapkan semua keperluan kamu dan cucu Papah, usaha kan kamu cepat sehat agar proses sidang berjalan dengan cepat dan baik. " Ujar Tuan Rama menyemangati Anita.
Setelah itu Tuan Rama pamit, sebelum ia pergi Tuan Rama meminta pihak rumah sakit untuk menjaga ketat ruangan Anita, karna tidak menutup kemungkinan Inggrit akan datang menemui Anita.
Sementara itu Tuan Rama akan mengurus berkas yang harus ia selesai kan secepat nya.
Perceraian Anita dan Mahesa lalu perceraian Tuan Rama dan Ibu Inggrit sudah di serah kan pada kuasa hukum hebat yang selalu mendampingi Tuan Rama.
__ADS_1