Pertahanan Seorang Wanita..

Pertahanan Seorang Wanita..
Yakin.


__ADS_3

BAB 55.


Anita tersenyum. " Kena kan Dia ?? Hahaha !! " Gumam Anita dalam hati nya sambil tertawa juga dalam hati nya.


Makan Siang Pun di Nikmati oleh mereka Berdua, Di kantin seluas itu Anita dan Mahesa menjadi Tontonan, Para Staf yang merasa penasaran akan Kedekatan mereka.


Bagai mana Tidak, Di Perusahaan Rama Grup mereka adalah 2 Orang Pendatang Baru yang berhasil Mencuri perhatian Para Karyawan dan Staf di Prusahaan itu.


Makan Siang Pun Usai ...


Anita dan Mahesa Pun melakukan Pekerjaan seperti Biasa nya.


Hingga Akhir nya Jam Menunjukan Pukul 4. Dimana Anita sudah bisa Pulang dari Rutinitas kantor nya.


Anita bersiap Untuk Pulang.


Anita Masuk ke dalam Lift Dengan Santay, Saat Jam Pulang kerja tiba, Anita selalu bersemangat, Karna Anita akan Bermain dengan Putri kecil nya. yang kini sudah semakin Pintar dan menggemas kan.


Saat keluar dari Lift, Kini tidak terdengar lagi desasa desus tentang diri nya, Namun Tatapan Sinis itu tetap saja Masih ada.


Anita tidak meng hirau kan nya, Anita terus berjalan Menuju Pintu Utama perusahaan Itu.


Sesampai nya di Pintu Utama, Pintu Kaca transfaran itu terbuka Otomatis. Anita pun keluar dan berjalan dengan Gontai.


Namun Anita di Kagetkan Dengan Sosok Laki-laki berpostur Tegak, Tinggi, Berisi, Putih dan Memancarkan Senyuman Khas nya.


Seketika Senyuman merekah di Bibir Mungil Anita. Ingin rasa nya Berhamburan berlari dan memeluk Ke Arah Laki-laki itu.


Namun itu tidak di Lakukan Oleh Anita, Anita tidak mau Harga diri nya Turun karna itu.


Anita seakan Tertarik oleh kekuatan Magnet yang Luar biasa, sehingga diri nya tidak mampu memalingkah langkah nya ke arah lain, kaki nya melangkah ke arah Pusat Magnet itu.


"Hay Wanita Ku ?? " Ucap Manis dari Gilang sambil Menatap Dalam pada Anita.


"Ha ....... " Jawab Anita terputus oleh Gilang.


"Pasti kamu Ingin menyapa ku dengan, Hy .... Tukang Ojek Ku !!! Iya Kan ?? " Tebak Gilang dengan Mencubit Hidung Anita dengan Lembut.

__ADS_1


"Bukan itu Lang, yang akan aku kata kan !! " Gumam Anita dalam Hati nya.


"Wah ... Kami selama di bandung sudah Makan Apa Lang ?? Pasti di Rumah Orang tua kamu di beri makan yang ber gizi ya ?? Jadi Hitung- hitung Perbaikan Gizi, makanya Kamu jadi Pintar seperti sekarang ini !! " Ucap Aniza sambil tertawa.


'Ya ... ya ... ya Bisa di bilang seperti itu, Namun selebih nya. Aku Selalu memikirkan Penumpang ku yang satu in !! Hingga Akhir nya saat tiba di Jakarta aku tidak sabar untuk menjadi Tukanh Ojeg mu seperti Biasa !! " Ujar Gilang Manis dan merayu Anita.


"Kenapa sekarang kau lebih banyak berpikir aku adalah Penumpang mu dan kau adalah Tukang Ojeg ku !! " Ekspresi Anita berubah menjadi Murung.


"Eh malah Bengong, Ayo kita Pulang !! " Hardik Gilang sambil mengukurkan Tangan nya ke arah Anita.


"Dasar tukang Ojeg, TIDAK SOPAN !! " Dengus Anita sambil melangkah melewati Gilang.


Gilang hanya memnggelengkan kepala nya, dan tersenyum.


Anita yang Sudah hapal Akan Kendaraan Gulang langsung mendekat dan memakai Helm, begitu pun dengan Gilang.


Gilang yang sudah duduk di Posisi nya, Sudah Siap melajukan Kendaraan nya. setelah Anita sudah nyaman Pula dengan Posisi nya.


Kendaraan Gilang Pun mulai bergerak.


Detakan Jantung semakin tak Beraturan Dikala Anita sedang berdekatan dengan Gilang, begitu Pun Gilang.


Senyuman Bahagia lah yang kini menghiasi Raut wajah mereka Masing-masing.


"Hmmm ... Ann, Nanti malam sibuk gak ?? " Ucao Gilang Ragu-ragu.


Anita menggereyitkan kedua Alis nya. " Emm ... memang nya kenapa Lang ?? " Jawab Anita lembut tidak seperti Biasanya .


"Aku Jemput ya ?? aku mau ajak kamu dinner Ann !! " Ajak Gilang percaya diri.


Anita Termenung sejenak.


"Jika kamu mau bawa Nara, bawa saja !! Aku tambah seneng kalau Nara ikut !! " Sambung Gilang.


Anita memang tidak tega meninggalkan Nara kalau bukan Untuk bekerja.


karna Prioritas Utama Anita adalah Nara, Anita akan menghabiskan sisa Waktu nya Untuk Nara setelah Jam kerja nya selesai.

__ADS_1


Namun Anita merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengungkap kan PerasaanYang sebenar nya pada Gilang, Anita tidak mau menggantung kan perasaan Gilang lebih lama lagi.


"Emm ... baik lah, jemput jam 7 ya ?? Aku akan bersiao Sebelum jam 7, Mungkin kali ini aku tidak membawa Nara lang, Soal nya kasian kalau Nara harus keluar Malem-malem, Nanti masuk Angin. Biar Nara sama Mamah saja dulu !! " Jawab Anita membuat hati Gilang Lega.


"Serius Ann ?? Kamu mau Aku jemput Nanti malam ?? Kamu tidak bercanda kan !! " Tanya Gilang meyakinkan Diri nya.


Anita tersenyum. Iya ... !! Hari ini aku sedang tida Mood untuk bercanda sam"a kamu !! " Ucao Anita Sambil terseyum tanpa sepengetahuan Gilang.


"Yess !!! " Teriak Gilang Girang.


"Iih Apaan sih, kaya Orang yang baru dapet Lotre aja Kamu !! " Umpat Anita sambil meneouk Lengan Gilang pelan.


"Ini lebih dari Lotre Ann, Aku senang Karna aku sudah berhasik Mencair kan Gundukan Es Yang Membeku menjadi cair !! Dan Aku merasakan Kesejukan dari Bulir Es itu !! " Ujar Gilang, sambil melirik wajah anita yang berada di samping kanan wajah nya.


Anita semakin melayang di Buat Gilang, Anita sungguh Tidak bisa menebak dan merasakan Masalah apa yang sedang Gilang hadapi saat ini.


Yang Anita tau Kini Hati nya tidak akan kesepian lagi, setelah kepergian Mendiang Suami nya Rey.


Anita tidak akan memeperdulikan Perkataan aorang lain, tentang begitu cepat nya Anita melupakan Rey.


Meskipun Anita bersama dengan Gilang, Anita tidak akan melupakan Doa untuk Rey setiao hari nya.


Akhir nya Rey sampai di pelataran Rumah Anita, Anita turun dan dengan Biasa meminta Gilang untuk membukakan Pengait helm itu.


Dengan cepat Gilang menolong Anita, Gilang melihat Anita sedang menggigit Bibir bawah nya.


Seketika Desiran Hangat menjalar di tubuh Gilang, Rasa Ingin Gilang untuk menikmati Sentuhan Bib*r itu kembali Membuat nya salah tingkah.


"Jangan Menggoda ku seperti itu Ann !! " Celetuk Gilang pada Anita.


"Eh dasar Otak Mesum Kamu !! " Umpat Anita sambil mencubit pinggang Gilang.


"Kamu juga mesum sama dengan ku, Bukti nya saat aku berbicara seperti itu, Kamu dengan ceoat mengetahui arah Pembicaraan Ku ke mana !! " Ujar Gilang Lantang pada Anita.


Muka Anita memerah seketika. " Iih sudah ah, Aku masuk dulu ya ?? Sampai ketemu Nanti, dan Terima kasih Tukang Ojeg gratis ku !! " Ucap Anita sambil melangkah pergi menuju Rumah nya.


"Ini semua Tidak Gratis sayang, kau harus membayar nya saat Nanti malam !! " Ucap Gilang Pelan, namun dapat di dengar oleh Anita.

__ADS_1


Anita seketika menjukurkan Lidah nya pada Gilang, Hingga Gilang di Buat tertawa Oleh nya.


__ADS_2