
Dengan posisi seperti itu , Meski berada di atas dingin dan kerasnya lantai, namun tetap menguntungkan bagi Reza
Melihat Maryam berada di bawah tubuh kekarnya, Reza lantas membuka kedua matanya.
"Aku sudah berusaha memegangi Mu, agar kau tidak terjatuh" Ucap Reza dengan tatapan dingin
Maryam yang masih shock hanya mampu menggigit bibir bawahnya.
"mm..Maaf , Mas .. Maryam tidak sengaja membangunkan tidur mas Reza " Ucap Maryam pelan
"Tapi kau sudah membangunkan ku" Tanya Reza santai
"Iya.. Maka dari itu Maryam meminta maaf" Ucap Maryam terbata
"Apa hanya dengan Minta maaf?" Tanya Reza dengan menaik turunkan alis tebalnya.
"Maryam sudah meminta maaf Mas .. Lalu apa lagi " Ucap Maryam dengan polosnya.
"Tapi kau sudah membangunkan ku, Membuatku jatuh kelantai pula" Ucap Reza dengan santainya
Ucap Reza dengan pandangan menatap Maryam, pandangan yang di rasakan Maryam semakin lama semakin dalam.
"Lalu apa ?" Tanya Reza mengulangi ucapan Maryam
"Apa? Apa maksut nya ?" Jawab Maryam sedikit bingung.
Masih dalam mode saling memandang diatas lantai, Namun sedikitpun Maryam tidak merasakan sakit, Karena Reza menahan bobot tubuhnya menggunakan satu tangannya.
"Mas ...! " Ucap Maryam lirih dengan mata yang beberapa kali berkedip karena canggung
"Emm..." Jawab Reza
"Apa tangan mas Reza tidak sakit ?" Ucap Maryam mencoba mencairkan suasana malam yang dingin itu
Reza tidak menjawab pertanyaan Maryam, dan hanya memandang wajah Maryam yang semakin lama dirasakan Reza semakin panik.
"Apa kau takut ?" Tanya Reza . Maryam menggelengkan kepalanya
Melihat ekspresi Maryam yang semakin pucat, dan butiran embun membasahi jidatnya , Reza merasa tidak tega dan segera bangkit dari atas tubuh Maryam
Tanpa pikir panjang Reza duduk di lantai dengan menyandarkan tubuhnya di sofa , diikuti oleh Maryam yang duduk di sebelah Reza, dengan beberapa kali membetulkan baju tidurnya yang memang sedikit terbuka, menampakkan lengan Ramping dan mulus Maryam
Reza memandang Maryam yang duduk di sebelahnya dari atas sampai ke bawah, Memperhatikan setiap inci pemandangan di hadapannya itu.
Sejenak mengagumi betapa cantiknya seseorang yang saat ini telah sah menjadi istrinya.
"Ada apa?" Tanya Maryam spontan dengan memicingkan matanya, merasa heran dengan sikap Reza.
__ADS_1
Riza tidak segera menjawab, dan hanya melemparkan senyuman manisnya untuk Maryam. yang seketika membuat Maryam meleleh oleh pesona suaminya tersebut.
Suasana menjadi hening dan terasa canggung, tanpa adanya suara dari Reza maupun Maryam.
"Maafkan aku" Ucap Reza memecah kesunyian malam itu.
Maryam hanya menganggukkan kepala dengan wajah tetap fokus kedepan tanpa melihat Reza
"Jangan terlalu sering mengucapkan kata maaf mas" Ucap Maryam pelan
"Maaf tidak akan ada lagi gunanya ketika terlalu sering di ucapkan" Tukas Maryam kemudian.
"Aku tahu" Jawab Reza spontan. Reza sangat paham dengan maksut dari ucapan Maryam.
Maryam hanya terdiam mendengar respon dari Reza yang terkesan datar.
"Aku menemui seseorang. Sejak pertemuan pertama ku dengan beliau, beliau sudah seperti guru bagiku" Ucap Reza dengan pandangan lurus kedepan.
"Bukan tanpa alasan aku pergi begitu saja, aku memang salah tidak mengatakan sebelumnya, dan tidak memberimu kabar" Ucap Reza datar.
Maryam beringsut, membenarkan posisi duduknya dan mulai fokus mendengarkan penuturan dari Reza.
"Ustad Hamzah, Aku menemui beliau beberapa kali untuk menanyakan soal agama" Ucap Reza
"Belum lama aku bertemu dengan beliau, dan Beliau mengajariku banyak hal " Tukas Reza kemudian.
"Termasuk mengajari mas Reza sholat ?" Tanya Maryam spontan. Reza seketika menganggukkan kepala.
Setelahnya Reza menceritakan banyak hal tentang pertemuannya dengan Ustadz Hamzah.
Reza yang sebelumnya pergi tanpa kabar ternyata dia lakukan untuk menemui ustadz Hamzah. Menemuinya untuk belajar dan memperdalam soal agama.
Begitu juga mengajari Reza tentang tata cara berumah tangga. Sesuatu yang tidak pernah Reza dapatkan dari siapapun sebelumnya.
Reza menceritakan masa kecilnya yang selalu mengalami perundungan , ditinggalkan kedua orang tua membuat dirinya semakin jauh dari agama dan Tuhan nya.
Hingga Reza menjadi seseorang yang arogan, dingin, dan Bertindak sesuai keinginannya tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Terlebih rasa traumanya dengan sebuah penghianatan dalam rumah tangganya bersama Tasya. Hal itu membuat Reza menjadi lebih buruk dari sebelumnya. Reza semakin jauh dari agama dan Tuhan nya.
Seketika Maryam menyadari, sedikit banyak Pembatalan sepihak yang di lakukan oleh kakaknya Mahira juga menjadi sebab dadi buruknya sikap Reza saat ini.
"Astaghfirullah" Gumam Maryam dalam hati merasa sedih atas perlakuan kakaknya.
Dengan kesuksesan yang dia miliki Reza, tanpa di iringi ilmu agama, Membuat Reza semakin menjadi, Merasa mampu membeli apa pun dengan uangnya, bahkan membeli harga diri orang lain, mudah saja bagi Reza.
Sejujurnya kakek Amar selalu menasehatinya dan meminta Reza untuk berubah. Namun Reza tidak pernah mengindahkan nasehat kakeknya.
__ADS_1
Reza selalu menurut apa kata kakek Amar dan nenek Halimah, selalu berusaha membahagiakan hati keduanya. Dan selalu memenuhi permintaan Keduanya.
Namun soal agama Reza akan dengan gampangnya menolak dan mengabaikannya meski Kakek Amar yang memintanya.
Reza menyadari setelah kepergian kedua orang tuanya, kakek dan neneknya lah orang tua yang Reza miliki.
Hingga suatu ketika kakek Amar bertemu Ayah Maryam yaitu Abi Hanif , Kakek Amar tahu jika Abi Hanif memiliki seorang putri yang sangat Solihah, Mulai saat itu kakek Amar berusaha mendekatkan diri pada Abi Hanif
Dan sejak saat pertemuan kakek Amar dan Maryam yang tanpa sengaja, membuat kakek Amar berencana menjodohkan Maryam dengan Cucu Semata wayangnya, yaitu Reza.
Meski sempat di warnai dengan Perselisihan, Namun ternyata jodoh tetap membawa Maryam menjadi istri Reza.
Hal itu membuat Kakek Amar menjadi sangat bahagia dan Sangat senang. Karena keinginannya untuk menikahkan Maryam dan Reza yang sempat akan gagal, Namun ternyata jodoh berkata lain.
Alquran telah menyuratkan banyak hal terkait kehidupan umat muslim. Termasuk juga perihal suratan tentang pasangan hidup.
Pernikahan merupakan penyatuan 2 insan antara pria dan wanita yang telah diatur dan digariskan untuk berjodoh oleh Allah SWT.
Juga telah di tetapkan dalam Al-Qur'an bahwasannya jodoh merupakan takdir yang telah Allah SWT tetapkan, untuk masing-masing dari kita.
أَرۡسَلۡنَا أَرۡسَلۡنَا رُسُلٗا مِّن قَبۡلِكَ وَجَعَلۡنَا لَهُمۡ أَزۡوَٰجٗا وَذُرِّيَّةٗۚ
Artinya:
“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri istri dan keturunan…,” (QS Ar-Rad: 38).
Jodoh merupakan suatu tanda kebesaran Allah SWT, Sebagaimana Surah Adz-Dzariyat: 49.
وَمِن كُلِّ شَيۡءٍ خَلَقۡنَا زَوۡجَيۡنِ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ
Artinya:
“Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah,” (QS Adz-Dzariyat: 49).
Maryam yang melihat kesungguhan hati Reza untuk berubah, seketika terenyuh dan merasa sangat bahagia. Tanpa terasa Matanya mulai berembun, mendengar setiap cerita yang Reza sampaikan.
Meski bergelimpangan harta, ternyata hidup Reza tidaklah semudah yang Maryam bayangkan sebelumnya.
"Maafkan Maryam juga mas, Telah sempat menaruh curiga" Ucap Maryam pelan dengan menundukkan pandangan
Reza hanya tersenyum dengan permintaan maaf dari Maryam.
***
Bersambung
***
__ADS_1
Jangan Lupa Dukunganya Ya Buat Author Supaya tetap semangat berkarya 🥰🙏
Terima kasih Sehat dan bahagia selalu 🥰