PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)
39. Tingkah Konyol Reza


__ADS_3

"Ya Allah Abi... Dimana mas Reza ! " Ucap Maryam dengan rasa paniknya.


Maryam sudah seperti anak kecil yang hilang dari gandengan orang tuanya ketika di pasar.


"Maryam, Tenang dulu nak, Coba kamu lihat di kamar, siapa tahu memang suamimu telah pulang duluan " Ucap Ummi Maya mencoba menengahi.


"Baik Ummi" Jawab Maryam pelan masing dengan rasa paniknya.


Seketika Maryam berlalu dari hadapan kedua orang tuanya, sedikit berlari menuju kamar untuk mencari keberadaan Reza


Maryam mengedarkan pandangan dan mencari keberadaan suaminya namun tidak juga dia temukan, begitu juga di kamar mandi yang tidak terdapat Reza di sana.


"Ya Allah, Dimana kamu mas " Gerutu Maryam yang mulai jengah mencari keberadaan Reza.


Maryam segera Kembali kepada kedua orang tuanya, yang sedang duduk di ruang tamu.


"Tidak ada Umi, Mas Reza nya " Jawab Maryam panik


Maryam merasa takut jika terjadi sesuatu pada Reza. pasalnya dua hari yang lalu, Ada seorang ibu-ibu tua yang disatroni oleh jambret ketika pulang dari masjid.


Hal itu membuat Maryam khawatir dengan Reza, Kalau-kalau terjadi hal yang sama.


Tidak berselang lama dari kepanikan Maryam, Terdengar suara dari Luar rumah.


"Assalamualaikum" Ucap Reza sembari melangkahkan kaki masuk kedalam rumah.


"Ya Allah... Mas Reza ! , dari mana saja mas ?" Sergah Maryam kemudian.


Tidak menjawab salam dari Reza Maryam justru melemparkan beberapa pertanyaan.


"Waalaikumsalam" Ucap Abi Hanif dan Ummi Maya kemudian.


"Iya ... Waalaikumsalam " Maryam dengan nada sedikit Kesal.


"Astaghfirullah, Mas ! kamu dadi mana saja?" Tanya Maryam lagi.


"Abi bilang mas Reza tidak ada di masjid saat pulang tadi, Mas Reza kemana" Ucap Maryam


Maryam terus saja memberondong Reza dengan pertanyaan yang sama.


Reza tidak langsung menjawab pertanyaan Maryam, Reza hanya menggaruk pelipisnya yang tidak terasa gatal.


"Maryam khawatir mas, terjadi sesuatu dengan mas Reza" Ucap Maryam kemudian.


Mendapati ekspresi Reza yang hanya nyengir nyengir tidak jelas. Membuat Maryam mendengus kesal dengan tingkah konyol suaminya.


Melihat kepanikan Maryam yang mencari suaminya, Abi Hanif dan Ummi Maya hanya saling melemparkan senyuman.


"Sudah-sudah, Ajak suamimu ke kamar nak, Sebentar lagi kita sarapan Bersama-sama " Ucap Ummi Maya kemudian.


"Baik Ummi " Jawab Maryam singkat.


Setelahnya Maryam berlalu, meski diminta mengajak Reza , Maryam hanya tetap diam dan tidak mengeluarkan kata ajakan pad Reza.


Reza yang mengetahui hal tersebut langsung bergegas mengekor Maryam yang berjalan menuju kamar.


Setibanya di kamar yang diikuti oleh Reza , Maryam segera menutup pintu dan kembali menanyakan pertanyaan yang sama pada Reza.

__ADS_1


Namun tanggapan Reza masih saja sama , hanya tersenyum nyengir nyengir kuda.


"Kemana saja mas Reza tadi ?"


"Mas ! Maryam itu khawatir, terjadi sesuatu!"


"Atau jangan-jangan mas Reza tidak benar-benar Sholat Subuh tadi ?" Sergah Maryam.


Masih dengan ekspresi Reza yang tidak dapat di artikan oleh Maryam, dan dengan santainya Reza menjawab


"Tidur hhee" jawab Reza dengan nyengir kuda


"Astaghfirullah " Jawab Maryam spontan


Flashback On


Selesai melaksanakan sholat Reza merasa sudah tidak mampu lagi menahan rasa kantuknya.


Reza pikir setelah selesai sholat dirinya bisa segera pulang. Segera tidur meski hanya sebentar untuk mengganti Tidur malamnya yang tertunda


Tidak disangka ternyata Sudah menjadi kebiasaan di masjid tersebut diadakan Tausiah pad pagi hari setelah sholat subuh


Lagi-lagi Reza menguap beberapa kali, dan Tanpa disadari Reza menyandarkan Badanya di tembok sebelah Kanan. Menutupi wajah dengan peci hitam yang dia kenakan sebelumnya


Reza tidur dengan sangat Pulas, tanpa merasa canggung atau malu dengan jamaah lain yang ada di masjid.


Beberapa kali terdengar dengkuran halus yang tiba-tiba keluar dari mulut Reza Hhheeerrrrr.....Heereerrrr.... Heereerrrrr....


Beberapa kali pula Reza gamang mendengar beberapa orang yang menertawakan dirinya, namun Reza tetap abai dengan mereka, Reza memilih untuk tetap memejamkan matanya.


Hingga tanpa terasa Matahari mulai Terlihat dadi ufuk timur


"Mas...Mas...! Sudah siang mas, Kalau ngantuk tidur di rumah mas ! Jangan di masjid. " Ucap bapak tersebut masih dengan menggoyangkan tubuh Reza


Seketika Reza kaget, mendapati dirinya tinggal sendiri di dalam masjid, di bangunkan oleh seseorang yang tengah membawa ember dan juga Kain pel.


"Maaf pak, Saya ketiduran " Ucap Reza merasa canggung.


"Saya juga tau mas, Kalau Ndak tidur Ndak mungkin masnya saya bangunin " Ucap bapak tersebut dengan nyengir.


"Lagi marahan sama istrinya ya mas " Ucap bapak itu lagi. Reza hanya nyengir


"Bukan maksut mengusir mas, Tapi maaf bapak mau ngepel" Ucap bapak tersebut.


"Ohh... Iya maaf pak, Saya permisi dulu kalau begitu" Ucap Reza seraya berlalu meninggalkan Masjid"


Flashback Off


"Tidur ?" ucap Maryam, mengulangi kata-kata Reza sebelumnya.


"Lagian kamu, Sudah tahu malam masih ngajak ngobrol" Sergah Reza dengan alibinya


Mendengar hal itu Maryam hanya tersenyum geli dengan kelakuan suaminya.


"Ya sudah, Maryam Siapkan baju ganti untuk mas Reza dulu" Ucap Maryam


Maryam kembali dengan baju ganti yang akan dikenakan oleh Reza.

__ADS_1


Segera Reza mengganti baju koko nya dengan pakaian yang telah disiapkan oleh Maryam.


"Maryam tinggal ya mas, Segera Ke Ruang makan kalau sudah selesai, Maryam tunggu di sana, Maryam akan bantu-bantu Ummi dulu " Ucap Maryam seraya berlalu dari kamar


Beberapa saat kemudian Reza telah selesai dengan Kegiatannya mengganti baju, tak lupa Reza mengecek beberapa email yang masuk melalui handphone miliknya.


Memastikan Semua pekerjaan di kantor berjalan dengan baik. Sesuai dengan arahan darinya.


Reza merupakan tipikal Orang yang sangat perfeksionis dalam hal pekerjaan. Sedikit saja kesalahan Reza akan langsung memecat orang tersebut.


Beberapa saat kemudian Reza bergegas keluar kamar, menyusul Maryam dan yang lain untuk sarapan.


"Sudah di tunggu mas Reza" Ucap Bi Minah yang menghampiri Reza


"Terima kasih Bi" Ucap Reza seraya berlalu.


Tidak lama Reza samai di meja makan, benar saja Reza telah di tunggu oleh Abi Hanif, Ummi Maya dan juga Maryam disana


"Selamat pagi Semuanya " Ucap Reza Santai


"Assalamualaikum Mas! " Sergah Maryam kemudian


"Waalaikumsalam" Jawab Reza dengan senyum simpulnya


Setelahnya Maryam melayani Reza yang masih merasa canggung diantara Abi dan Umminya.


"Nasinya Segini ?" Tanya Maryam


"Cukup " Jawab Reza kemudian.


Beberapa lauk dan juga sayuran Maryam bubuhkan di piring milik Reza dan segera memberikannya pada sang suami.


Maryam kemudian melayani yang lain juga dengan baik dan sopan.


"Nak Reza tadi kemana? Abi lihat nak Reza tadi sudah tidak ada di masjid, jadi langsung Abi tinggal" Ucap Abi Hanif di sela-sela makannya


Reza merasa kaget dengan pertanyaan ayah mertuanya tersebut hingga tersedak dengan makanannya.


"Uhukkk... Uhukk... Uhukk...."


Maryam segera Mengambilkan air untuk Reza, dan mengusap lembut punggung kekar nya.


Setelah Reza lebih baik, Maryam kembali duduk.


"Itu Abi, tadi Reza ke toilet sebentar !" Ucap Reza dengan berbohong, dibalas anggukan kepala oleh Abi Hanif .


Mendengar jawaban Reza yang asal Maryam merasa sangat geli, dengan senyum simpul di bibirnya


"Toilet ? Tidak adakah Alasan lain mas ?" Batin Maryam, dengan seutas senyum di bibirnya.


***


Bersambung


***


Jangan lupa Dukunganya ya kak 🥰

__ADS_1


terima kasih


__ADS_2