PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)
38. Dimana Reza ?


__ADS_3

Tanpa terasa keduanya menghabiskan malam dengan bercerita, mengenal satu sama lain dan Saling mencurahkan isi hatinya.


Hingga tanpa sadar Maryam melihat arah jam yang ada di dinding kamarnya. 03.45 "Ya Allah ... Sudah jam tiga lebih? " Gumam Maryam


"Ada apa?" Tanya Reza seketika melihat kepanikan di wajah Maryam


"Sudah hampir pagi mas" Ucap Maryam. Setelahnya pun Reza menoleh kearah jam dinding. Seketika Reza membulatkan matanya.


"Luar biasa !!, baru kali ini aku menghabiskan malam hanya dengan Berbicara" Batin Reza


Segera Maryam bangkit dari duduknya, berencana melaksanakan sholat malam yang tinggal menyisakan waktu beberapa saat sebelum sholat subuh.


"Mau kemana ?" Tanya Reza dengan mendongakkan kepala.


"Mau sholat. Apa mas Reza mau ikut?" Jawab Maryam kemudian.


Reza hanya bergeming mendengar ajakan Maryam, Bukan tidak mau menerima ajakan dari Maryam, hanya saja Reza belum sempat mempelajari tentang bagaimana tata cara melaksanakan Sholat malam.


Melihat ekspresi Reza yang seolah tidak berminat, Maryam lantas berlalu meninggalkan Reza untuk segera melaksanakan sholat.


Setelah Maryam menyelesaikan sholatnya, Maryam menghabiskan sisa malam dengan menunggu datangnya waktu sholat subuh, mengambil mushaf Al-Qur'an miliknya dan Membaca beberapa ayat disana.


Reza tetap duduk di tempatnya semula, meski harus berjibaku dengan rasa kantuknya, Reza tetap berusaha membuka kedua matanya untuk memperhatikan Maryam sholat.


Beberapa saat berlalu, suara kumandang adzan terdengar. Segera Maryam menutup kembali mushaf Al-Qur'an miliknya.


Belum sempat Maryam bangkit dari duduknya terdengar ketukan pintu yang seketika membuyarkan Fokus dari Reza dan Maryam.


Tok tok tok Terdengar Suara ketukan pintu dari balik kamar Maryam


"Maryam" Sapa Abi Hanif


"Ohh iya Abi, Sebentar !" Ucap Maryam dengan sedikit berlari menghampiri Abi nya.


"Iya Abi" Tanya Maryam kemudian setelah membukakan pintu.


"Katakan Pada suamimu, Abi menunggunya untuk sholat jamaah di masjid" Ucap Abi Hanif kemudian


"Baik Bi.. " Jawab Maryam sopan


"Baiklah , Abi tunggu di luar" Ucap Abi Hanif seraya berlalu meninggalkan kamar putrinya.


Maryam segera masuk dan menutup kembali pintu kamarnya


Sedikit ada keraguan dengan ajakan Abi Hanif pada Reza, namun Maryam harus menyampaikan pesan tersebut pada suaminya


"Ada apa?" Tanya Reza.


Belum sempat Maryam mengatakan apapun Reza telah lebih dulu bertanya.


"Mas, Abi Menunggu Mas Reza untuk sholat subuh berjamaah di masjid" Ucap Maryam pelan.

__ADS_1


Maryam sudah berfikir Reza akan menolak ajakan Abi nya, namun siapa sangka ternyata Reza justru segera bangkit dan Menuju kamar mandi.


"Hanya jamaah sholat subuh saja kan ?, Kenapa kau sangat takut ? ucap Reza santai .


Maryam seketika tersenyum geli pada dirinya sendiri , dengan prasangka buruknya pada sang suami.


Maryam bergegas Menyiapkan baju untuk Reza kenakan ke masjid, Koko Kurta berwarna putih dengan Sarung bermotif garis-garis yang memiliki warna senada dengan baju yang Maryam siapkan. Merupakan Baju Kepunyaan Abi Hanif yang belum sempat beliau kenakan.


Seger Maryam meletakkan baju tersebut di atas tempat tidur.


Setelahnya Maryam pun bergegas melaksanakan sholat subuh sendirian.


Maryam begitu khusyuk Melaksanakan Sholat, hingga Maryam tidak begitu memperhatikan, Reza yang keluar kamar mandi hanya mengenakan handuk sebatas pinggang.


Reza beranjak keluar dari kamar, menuju tempat dimana Abi Hanif menunggunya


"Sudah siap nak Reza" Ucap Abi Hanif ketika Reza menghampirinya


"Sudah BI" Jawab Reza singkat.


Keduanya lantas berjalan beriringan menuju masjid, dimana jarak antara masjid dan kediaman Abi Hanif tidak terlalu jauh.


Beberapa kali Reza menguap dan menahan kantuknya. Meski telah mandi sebelumnya, namun Reza masih saja tetap merasa ngantuk.


Beberapa saat kemudian keduanya telah sampai di masjid. Abi Hanif yang seketika berjalan lurus masuk ke dalam masjid untuk segera mengambil Shaf paling depan, meninggalkan Reza yang masih berdiri di ambang pintu masjid


Reza Memandangi ke arah sekitar masjid , mencari posisi Shaf yang tepat untuk dirinya.


Bukan tanpa alasan Reza mengambil posisi di bagian pojok dan bagian belakang, Reza hanya merasa takut jika berada di depan dan di minta untuk melakukan Iqoma.


Reza yang belum mempelajari bacaan Iqoma dengan baik, merasa tidak nyaman, hingga pojokan lah menjadi pilihannya untuk sholat.


Seluruh jamaah masjid melaksanakan sholat nya dengan khusyuk.


Setelah selesai sholat, Imam masjid berbalik dan memberikan tausiyah pagi untuk para jamaah disana.


***


Maryam yang telah menyelesaikan sholatnya bergegas untuk membereskan sajadah dan mukenanya.


Karna Maryam sebelum Subuh telah Membaca mushaf Al-Qur'an dan melaksanakan Amalan pagi hari, jadi setelah Sholat Subuh Maryam tidak melakukan lagi.


Maryam memilih segera mandi dan mengganti pakaiannya, mengenakan cadar dengan warna senada dengan gamis yang dia kenakan.


Berjalan menuju dapur untuk bergegas membantu ummi dan Bi Minah yang telah lebih dulu berada di sana, untuk menyiapkan beberapa menu makanan untuk sarapan pagi.


"Ummi mau masak apa ?" Tanya Maryam setelah tiba di Dapur.


"Tidak banyak Maryam beberapa menu saja" Ucap Ummi Maya lembut


"Maryam bantu ya Ummi " Ucap Maryam dengan senyuman di balik cadar yang dia kenakan.

__ADS_1


"Baiklah." Ucap ummi Maya kemudian .


Ketiganya Memasak di dapur di iringi Senda gurau dan Obrolan ringan.


Beberapa kali mendengar cerita dari BI Minah, yang mengundang gelak tawa dari Ummi Maya dan Maryam.


***


Beberapa saat kemudian Tausiyah telah Usai dan Imam masjid Menutupnya dengan doa kafaratul majlis


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ


Artinya: Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu).


Abi Hanif bergegas bangkit dari duduknya dan Segera pulang menuju kediamannya.


Abi Hanif seketika dikagetkan dengan Seorang tetangganya yang tiba-tiba merangkul bahunya dan memberikan selamat atas pernikahan putrinya


"Pak Adi" Ucap Abi Hanif seketika, dibalas senyuman oleh tetangganya tersebut.


Keduanya lantas berjalan beriringan untuk menuju rumahnya masing-masing.


Beberapa tetangga lain pun turut menimbrung obrolan antara Abi Hanif dan Pak Adi. Turut memberikan selamat pada Abi Hanif atas pernikahan Maryam.


Satu persatu dari mereka telah sampai di rumahnya masing-masing, menyisakan Abi Hanif yang juga sebentar lagi samai di rumahnya.


"Assalamualaikum" Ucap Abi Hanif seraya melenggang masuk kedalam rumahnya.


"Waalaikumsalam Abi" Yang di jawab kompak oleh Maryam, Ummi Maya , dan Bi Minah


Ummi Maya dan Maryam bergegas menghampiri Abi Hanif.


"Dimana mas Reza Bi ?" Ucap Maryam karena tidak mendapati Reza bersamanya.


"Astaghfirullah... Abi Lupa Maryam " Ucap Abi Hanif spontan


"Tapi Abi tidak melihat keberadaan Nak Reza sebelumnya, Abi pikir nak Reza sudah pulang lebih dulu" Tukas Abi Hanif kemudian.


Maryam dan Ummi Maya sedikit terkejut dan seketika mengerutkan dahinya


***


Bersambung


***


Jangan Lupa Dukunganya ya kak Buat Author 🥰


Terima kasih


Maryam

__ADS_1


__ADS_2