Preman Campus

Preman Campus
KONTAK MATA


__ADS_3

"Tadaaaaaa!!!"


"Suuurrpriseee!!"


"Siapa itu nyong? kamu apain itu orang? Sasa tampak terkejut melihat yang gw tunjukan.


"Lu kagak liat nying,ini kan koko lu. Tadi dia datang kemari cariin kamu,jadi gw colek sedikit".


Raut wajah Sasa tampak berubah mendengar omongan gw,dari yang tadi kasian sama orang yang gw jambak ini sekarang menjadi sangat datar itu wajah imut dia.


"Sa tolong maafin aku Sa dan tolong suruh dia lepasin aku,badan ku udah gak kuat Sa please tolong aku!". Dia bicara merintih dalam posisi rambut masih gw jambak kebelakang.


Gw liat Sasa masih diem aja memandang tajam mantan dia tanpa rasa kasihan,ngeri juga ini betina.


"Gimana ini nying,kamu mau maafin dia kagak?". Gw mulai bicara


"Kalau kagak,deket kost kita ada sungai kan.Kita liat apa ini orang jago renang".


"Ampun banggg!! ampun bangg!!! Sa maafkan aku Saa!! mafkan akuuu!!". Ini orang sudah sangat ketakutan.


"Nyong?" Akhirnya Sasa bersuara.


"Iya apa keputusan lu nying?".


"Lepasin aja nyong,kalau dia mau janji enggak ganggu aku sama keluarga aku lagi".


"Aku janjii!! aku janjii!! Aku gak akan ganggu kamu dan keluarga kamu lagi,akuu janjii!! ini orang udah langsung bicara aja,belum juga gw tanya.


"Gimana Nying? dia udah janji apa kamu percaya?".


"Aku akan mencoba untuk percaya nyong,kalaupun dia ingkar janji masih ada kamu yang akan lindungi aku kan?". Dia bertanya dan terlihat wajah dia tampak cemas.


"Tentu saja gw akan selalu lindungi loe,tenang aja".


"Lu bisa pegang batang gw,ehh sorry maksudnya loe boleh pegang omongan gw". Sialan ini lidah gw kan mau buat Sasa percaya malah kepleset.


Sasa tersenyum di layar handphone gw.


"Iya Nyong aku percaya sama kamu".Dia berucap pelan.

__ADS_1


"Ya udah kamu balik tidur gi,ini orang biar gw yang urus".


Panggilan video call gw dengan Sasa pun berakhir dengan ucapan terima kasih Sasa ke gw.


"Ko lu bisa pergi sekarang". Gw melepaskan jambakan tangan gw ke rambut dia.


Dan diapun bangun dengan tertatih-tatih.


Saat dia sudah berdiri Gw pegang pundaknya dan gw bisikkan ancaman di telinga dia.


"Gw tau rumah loe dimana,gw tau orang tua lu siapa. Kalau lu ingkar janji dan masih ganggu Sasa dan kedua orang tuanya. Gw akan langsung datang untuk mematahkan semua tulang yang ada di tubuh lu!".


Dia diam tapi badan dia tampak bergetar takut.


"Udah lu pergi sono". Gw dorong dia menjauh dari gerbang kost.


Dia pun berjalan pelan menuju mobilnya dan gw langsung membuka gerbang kost dan masuk ke dalam kamar.


Tempat yang pertama gw tuju saat sudah berada di dalam kamar tentu saja adalah kulkas.


Gw ambil sebotol vodka dan langsung gw tenggak separoh,seger bener abis gelut terus minum yang pahit-pahit manis kek gini.


Gw duduk di depan Tv,menaruh minuman di samping gw,menyulut rokok dan ambil stick PS,rencana mau begadang gw.Tanggung juga kalau tidur,ini sudah jam setengah empat dini hari.


Dan gw pun main PES (Pro Evolution Soccer) ditemani sebotol vodka dan sebungkus rokok.


###


Pagi hari,waktu sudah menunjukan pukul enam tiga puluh. Dengan sedikit mata merah karena kagak tidur, gw sudahi kegiatan main PS.


Gw beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar mandi karena. Tidak lupa gw pesan Grab dulu untuk antar gw ke Campus.


Sambil mandi gw liat tangan dan kaki gw memar, mungkin ini hadiah dari beberapa fight yang gw lalui tadi malam.


Jam 9 ini gw ada janji sama 2 anak cebong untuk bersilahturahmi ke kantor rektor Campus gajah karena masalah gw gebukin senior-senior mungkin. Pasti urusannya bakal panjang ini nanti.


Gw selesai mandi dan langsung memakai celana levis panjang kaos polo hitam dan gw tutup dengan hoodie denim lengan panjang untuk tutupi memar di tangan gw. Tidak lupa Pomade untuk rambut gw dan tidak lupa juga 2 semprotan dari parfum Chanel Platinum Egoist sudah cukup untuk gw menjadi percaya diri.


Gw keluar kost dan Grab yang gw pesen sejak sebelum mandi tadi sudah sampai dan segera gw naik OTW menuju ke Campus Gajah.

__ADS_1


Tidak ada pembicaraan apapun gw sama sang driver sampai gw tiba di gerbang Campus.


Gw bayar dan turun, dan sialnya 2 anak cebong belum ada yang sampai. Terpaksa gw tunggu mereka dengan menikmati sebatang rokok.


Jam sudah menunjukkan pukul 8:15 tapi 2 cebong bersaudara belum muncul juga.


Gw liat ada mobil Grand Livina putih berhenti di seberang jalan sana.


Dari pintu supir keluar pria setengah baya dengan menggunakan pakaian serba putih dan sorban di leher.


Kek mau naik haji aja lu be. Gw bicara dalam hati.


Dan dari pintu penumpang itu keluar sesosok wanita yang buat gw hampir aja tersedak asap rokok yang gw hisap.


Walau tubuhnya terbalut baju gamis yang tidak menampakan se inci kulitnya pun.


Tapi gw nyakin 2 daging bulat yang nempel di dadanya itu tidak kecil.Kelihatanya gw pernah liat ini betina. Tapi dimana ya?"


Dia barjalan ke arah pria setengah baya yang memakai sorban.


"Abi Nissa belajar dulu ya". Gadis itu bicara dan mencium tangang pria yang dia panggil Abi itu.


Seketika gw ingat cewe cantik di sebrang jalan itu siapa, setelah gw amati ternyata benar dia adalah cewe yang mirip sama foto yang ditunjukan sama 2 cebong kemarin di kost gw.


Cewe yang buat Campus Gajah gempar karena kecantikannya saat membuka cadarnya dan kalau kagak salah namanya Labibah Faza Khairunnissa.


Wajah itu memang begitu sempurna cantik dengan jilbab putihnya. bener-bener campuran Eropa, Arab dan Asia. dengan postur tubuh yang seperti model, walau terbalut pakaian tertutup siapapun bisa membayangkan indahnya lekuk tubuh itu.


Dia mulai berjalan menyerabang jalan setelah berpamitan dengan orang yang mungkin Ayahnya tadi.


Gw yang ada di samping gerbang Campus berusaha tampil se cool mungkin. Gw melihat lurus kedepan tapi berusaha tidak melihat dia yang berjalan di samping kanan.


Gw menghisap rokok senormal mungkin. Saat asap rokok mengepul dari mulut gw. Gw liat dia berdiri di depan gerbang dan melihat ke arah gw di samping kanan.


Seperti di perhatikan gw juga ikut melihat dia,pandangan kita bertemu 10 detik lamanya dan tanpa ada suara apapun yang keluar dari bibir indah dia.


Dan saat detik ke 11 diapun mengatakan kalimat yang buat gw bingung.


"Astafirlahalazim". Dia seperti menyesal dan langsung menunduk memutus kontak mata dengan gw dan langsung berjalan masuk ke Campus.

__ADS_1


Kenapa itu cewe malah beristifar liat gw?


__ADS_2