Preman Campus

Preman Campus
PART TEPI JURANG


__ADS_3

"Za tolong Za,itu adik loe bangunin.


"Mungkin kekenyangan dia cak jadi ketiduran,biasalah orang Indonesia kalau perut udah kenyang bawahannya kan langsung tidur".


"Serah dah cepet bangunin,dia mau minta apaan ke gw dan gw ingin tau soal cewe cakep dan solehah itu".


Entah kenapa sejak gw datang ke Jogja luck gw sangat tinggi untuk berurusan sama cewe-cewe bening.Dan ini solehah lagi,belum pernah gw tebar pesona dan kharisma gw cewe yang pakai jilbab.


Reza pun berdiri di depan anak laler yang lagi tidur itu si Udin.


"Proklamasi!!" Reza berteriak lantang di depan Udin.


Gw yang denger itu ikut terkejut.


'Nyet ngapain lu teriak proklamasi?" Gw kan suruh lu bangungin Udin,ngapa jadi pemimpin upacara tujuh belasan lu".


"Percaya sama diriku cak,Udin harus dibangunkan dengan cara spesial,karena dia mirip seperti diriku sama-sama spesial".Reza membagakan diri.


"Serah lu dah tong,punyeng gw.Cepet lu bangunin itu saudara lu".


Udin masih tertidur dengan lelap,terkadang dia menjulurkan lidah nya.Ini anak ketururan uler apa yak,tidur lidah bisa keluar masuk gitu.Apa dia lagi mimpi jilatin sesuatu.


Sialan gw jadi pengen tau ni anak lagi mimpi jilatin apa'an.Otak gw langsung kefikiran bibir Sasa.


Dan Reza pun memulai upacara bendera di depan Udin yang lagi tidur melet-melet.


Sungguh pemandangan yang kagak bisa kalian temui di novel manapun.


"PROKLAMAASI!!"


" Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.


Suara Reza terdengar sangat lantang dan menggema,serasa jadi peserta upacara gw.


" Hal-hal mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselengarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.


"Jakarta 17 Agustus 1945".


MEERRRDEEEKAAAAA!!!!!". Reza berteriak kencang dan lantang.


"MERDEEERDEEKA!!!" Entah karena terkejut atau gw ketularan gila.atau mungkin jiwa nasionalisme gw naik,gw langsung berdiri dan iku berteriak merdeka.


"MERDEEKAA!!! Udin juga langsung terbangun dari tidurnya dan langsung berdiri tegak berteriak dan memberi hormat.


###


Reza tersenyum puas." Tu cak berhasil kan diriku bangunin Udin".

__ADS_1


Gw cepat-cepat duduk lagi,malu ikut terbawa suasana pidato kemerdekaan sang anak Madura.


Untuk sesaat gw jadi mengingat,pembaca dan sang pencetus proklamasi. Para pahlawan negeri tercinta kita ini.


Para Pahlawan yang berjibaku untuk menjadikan tanah ibu pertiwi merdeka dari para penjajah.


Rasanya sangat miris bila membandingkan para pahlawan itu dengan para pejabat dan pemimpin negara saat ini.


Dulu hadir nya para Pahlwan itu bagai angin sejuk bagi rakyat,tapi sekarang angin itu berubah menjadi ****** beliung yang ditiupkan oleh para penguasa negeri ke arah rakyat itu sendiri.


Contoh yang paling sederhana adalah masalah korupsi dan hukum.


Begitu mudahnya para penenurus pahlawan itu untuk memperkaya diri dari darah dan keringat rakyat ibu pertiwi.Dan bilapun mereka tertangkap hukum seakan mempermudah mereka.


Dengan fasilitas penjara bak hotel bintang 5.Remisi selalu mereka dapatkan dengan dalih berprilaku baik di penjara.Dan terkadang saat masih dalam tahanan mereka bisa dengan bebas keluar dan berlibur ke Bali,seperti tersangka kasus pajak dengan inisial GT yang dengan santainya nonton tenis di Bali".


Bandingkan saja dengan maling sendal yang dihukum 4 tahun penjara.Seakan-akan hukum di negeri ini hanya mainan di tangan penguasa dan momok menakutkan bagi para rakyat jelata.


Mereke yang di beri kepercayan oleh rakyat dan dengan mata terbuka,dan dalam keaadan sadar mereka menghianati kepercayaan itu.


Lupakan lirik lagu gak guna yang bisa merubah tongkat kayu jadi tanaman, jika hanya mereka yang berkuasa yang bisa memanennya.


Singkirkan fikiran laut kita yang katanya kolam susu,jika ikan dan udangnya di panen nelayan negara lain seakan itu adalah hal yang biasa.


Jika ini terus-menerus terjadi di negeri ini,apa jadi nya Ibu Pertiwi tanah air kita 200 tahun yang akan datang?


Atau juga apa harus,anak dari keluaga guru yang harus jadi pemimpin negri ini.Yang bisanya cuma tidur sambil melet-melet.


Dan apa harus,Negeri ini dipimpin oleh seorang pemuda begajulan yang hobi gelut.


Semua hanya waktu yang akan menjawab semuanya,semoga di masa depan Ibu Pertiwi tidak lagi menagis dalam diam,melihat para anak-anaknya yang memimpin bangsa.


###


Udin yang yang terbangun dari tidur nya seakan tidak percaya dengan apa yang sedang dia lakukan.


"Sialan lu Za banguin gw,seenak jidat pakai bawa-bawa pidato kemerdekaan lu".Udin bicara dan kembali duduk.


"Yang penting kan dirimu bangun cak,dan mana bisa dirimu dibangunkan dengan cara biasa,ini aja diriku masih nahan enggak bakar kost Bimo untuk bangunin kamu".


"Jadi lu tadi kalau Udin kagak bangun dengan pidato,lu bakal bakar ini kost gw nyet!! untuk bangunin ni bocah?".Gw menunjuk Udin yang menguap.


"Kalau memang harus kenapa tidak cak".Jawab Reza datar.


Anjing emang hampir aja kost gw tinggal nama doang gara-gara anak rantau Madura ini.


Sekarang gw nyakin,orang seperti Reza lah yang pantas memimpin negeri ini.

__ADS_1


Bangunin orang tidur aja bisa se extreme itu,apalagi bangunin anggota DPR yang lagi tertidur saat rapat,pasti ibu pertiwi akan sangat bangga punya anak seperti Reza.


"Za gw nantikan kiprah dan sepak terjang lu suatu saat nanti".


"maksud dirimu apa cak?"


"Gw nyakin lu bakal bisa membawa perubahan untuk ibu pertiwi kita".


"Jangan gila ya kau cak!! mau merubah diri sendiri aja diriku belum bisa.Malah kau suruh merebuh negara".


"Gw nyakin Za,masa depan lu bakal bersinar terang".


"Cak dirimu jangan nyindir ya,diriku tau di madura ada daerah yang tidak ada listriknya dan belum terang sama sekali".


"Semoga nanti loe bisa menanggung beban seluruh rakyat Indonesia Za,dan tolong jangan kecewakan mereka".


"Cak,dirimu bicara apa sih? Beban hidup diriku sendiri aja udah berat banget,malah dirimu suruh tanggung beban orang seluruh negara,gila kau ya?!!.


"Percayalah Za gw nyakin Macan yang tertidur akan kembali bangun jika dirimu yang jadi pemimpinnya".


"Cak tolong berhenti cak,dirimu semakin buat diriku takut,bawa-bawa macan segala".


Reza mulai takut dan dan bergeser di selah Udin.


"Cak kelihatannya si Bemo kesurupan lagi,cepat sana dirimu pegangin biar gw ruwat itu bocah".


"Siap pak Ustad".Udin menjawab dan langsung berdiri.


"Bangsat lu pada,jangan harap kalian bisa menangkap ku wahai akatsuki".Hahahaha.


"Settt!!seeett!!seettt!!" gw berdiri dan membuat segel tangan.


"Jurus langkah seribuuuu!!!".


"Wuuusssss..!!! cklekk!! Jeeedaaaaarr!!".


Gw berlari membuka pintu kamar mandi dan menutupnya.


Samar-samar gw denger dua cebong itu berbicara.


"Liat tu cak kelakuan temen kamu berubah jadi ninja konoha dia".


"Dia juga temen loe juga Za".Udin menjawab


Dan gw denger mereka tertawa bersama,inilah yang namanya manusia setua apapun umur mereka, jika sedang berkumpul dengan sahabat akan kembali lagi ke umur 5 tahun.


■Kalian cukup membaca dan senyum-senyum sendiri aja,doakan gw kagak kena somasi karena part ini■

__ADS_1


__ADS_2