Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
lautan..


__ADS_3

"baiklah anak-anak seperti nya kemarin kalian sudah latihan dengan baik"


"yang benar saja..."gumam mereka semua kesal membuat dewa waktu menyeringai "bagus.."


"baiklah.. kali ini kita akan bertarung di bawah air"


"air!!"seru mereka kaget membuat dewa waktu terkekeh.


"anak-anak ini masih terlalu lemah untuk bertarung di darat dan di air mereka bisa mati kapan saja di dalam ke adaan apapu jadi mungkin latihan ini bisa mengajari mereka tentang sulit nya bertahan hidup di dunia yang keras ini..." batin semua guru itu khawatir tentang masa depan yang tidak dapat di terka.


"ya.. benar tapi kalian semua lakukan berkelompok jadi.. adil-adil saja kan"


"yang benar saja... apa mereka mau membunuh kami"gumam mereka kesal membuat para guru itu terkekeh.


"baiklah lihat ini..."prime melempar secarik kertas langsung kertas itu terbakar dan berubah menjadi pusaran portal membuat mereka kagum.



"ini adalah kertas koodinat bisa disebut kunci portal dengan ini bila pergi kemana pun akan sangat mudah tetapi ini juga mengakibatkan harga nya menjadi sangat mahal jadi... jika memiliki kertas ini jaga sebaik-baik nya"


"sekarang telan pil ini dan masuk lah.."tambah prime melempar pil ke pada mereka mau tidak mau mereka menelan pil itu tanpa rasa curiga.


"....."


tidak terjadi sesuatu...


hal itu membuat mereka bingung apakah pil ini rusak? atau salah?


"masuk saja..."


mereka ragu portal ini terlihat sangat kuat pusaran energi nya membuat energi mereka ikut terkuras seperti terserap ke dalam portal itu.


mereka manarik nafas lalu masuk secara berurutan seperti anak tk yang sedang berbaris.


setelah masuk mereka merasa tekanan energi yang sangat besar membuat kepala mereka pusing apakah ini efek samping dari memasuki portal?.


tetapi efek itu hanya terjadi sementara keadaan mendingin membuat mereka merasa nyaman.


"buka mata kalian"perintal seseorang membuat mereka membuka mata perlahan terkejut dengan apa yang mereka lihat.


pemandangan laut yang indah membuat mereka terpukau mereka tidak pernah melihat hal seperti ini sebelum nya.



"wow..."


kagum ragina langsung menutup mulut nya takut kehabisan udara...


melihat semua anak itu menahan nafas Nisa hanya terkekeh geli anak anak yang lucu.


"haih.. anak-anak bodoh bernafa saja"ledek ther membuat mereka perlahan mengambil nafas dan terkejut MEREKA BISA BERNAFAS!!.


"ck.. dasar anak-anak bodoh"

__ADS_1


"baiklah coba bergerak..."tuntun amfrite memb7at tofan mencoba berenang tetapi tak bergerak dari tempat nya ia seperti berlari di tempat.


"ugh!! yang benar saja!"


"baiklah.. dengarkan baik-baik medan laut daerah sini memiliki tekanan yang tidak rendah jadi.. kalian harus menggunakan qi atau pun kemampuan elemen kalian dengan benar dan.. elemen yang di untungkan di medan air ini adalah.. angin,es,alam,cahaya dan air tetapi dirimu yang berelemen angin masih kesulitan bergerak di medan ini kau sama saja tidak bisa mengendalikan angin mu sendiri"jelas amfrite serius membuat tofan berdecih ia kan baru berumur sepuluh tahun.


"hm.. seperti..."


Arisu menggerakan kaki nya menyalurkan anergi qi sekaligus mengendalikan medan air sekitar menutup mata nya.


tak lama medan air terkumpul perlahan ia bergerak maju ke dapan...


"siung...!"


dengan cepat bergerak seperti roket membuat mereka semua kaget.


ia bergerak melingkar ke berbagai arah wajah nya tampak tenang dan masih menutup mata membuat yang lain kagum.


ai melambat sebentar menyentuh beberapa terumbu karang lalu kembali cepat menyentuh permukaan membuat banyak orang kagum.



"wah dia sangat hebat..."


"ya.. aku bahkan lupa kalo dia masih berumur sepuluh tahun ternyata benar di berbagai dimensi memiliki dasar pertumbuhan yang berbeda-beda"


"aku! aku!"


"em.. yang di maksud kelebihan alam di dalam air itu.. dapat menumbuhkan tumbuhan di mana pun di dalam air.. bukan bergerak cepat"tambah amfrite merasa kasihan gafis itu terlihat sedih.


"apa rose gagal..."tanya rose ia terlihat sangat sedih mengambang di air membuat mereka panik.


air mata nya tidak dapat di lihat akibat menyatu dengan air lain nya tetapi sudah jelas ia sedang menangis.



"tidak.. rose hebat tidak.. gagal.."ucap sun berusaha membujuk juga moon berusaha memikirkan cara yang bagus tetapi tidak berhasil tumbuhan memang tidak mampu bergerak cepat.


"moon...."


"hm.. hah! lihat kakak bisa bergerak cepat!"seru moon membuat amfrite menghela nafas.


"maaf tapi es.. menguntungkan karena dapat membeku kan air di sekitar tidak dapat bergerak-"


"lihat..."


moon bergerak sangat cepat melebihi kecepatan Arisu sebelum nya membuat amfrite tercengang.


ia bergerang sangat cepat membentuk buih di sekitar nya buih itu membentuk suatu kalian


"rose..."


"wah.. keren"puji rose bertepuk tangan senang membuat mereka merasa lega.

__ADS_1


"lihat sun aku bergerak cepat!!"seru moon membuat sun terkekeh "ya! kau yang terbaik..."


"dimana guru yang lain nya?"


"hm... ketiga pria itu tidak ingin berurusan dengan suami seseorang..."ucap Nisa membuat Amfrite tersentak ia baru ingat akan ada masalah untuk kedepan nya.


"hm.. benar"lirih Eredhel setuju membuat Amfrite bertambah kesal


"kalian..."


"baiklah.. mari kita mulai"


"duar!"


gelombang air dengan tekanan tinggi datang tiba-tiba menghacurkan beberapa karang disana dan menyebabkan mereka terbentur tembok.


"AMFRITE!!!"teriak seseorang membuat Nisa dan Eredhel bersiap berlari ke arah portal yang masih terbuka.


"terlambat..."lirih Amfrite menghela nafas.. seharus nya masih ada waktu ini tidak sesuai dengan perkiraan nya.


"aku tidak percaya ini.. saat aku sedang bermeditasi meningkatkan kakuatan kau malah berkeliaran keluar selama lebih dari sebulan!"


"em.. dengar--"


"itu tidak penting aku sudah melihat ramalan sudah waktu nya bawa anak-anak ini pergi dari sini sebelum mereka datang"


"ramalan...?"


"ini sama persis seperti yang di katakan white magic saat itu..."gumam sun memegangi dagu nya.


"perkiraan mereka akan mengumpulkan kakuatan?"tanya Amfrite membuat Poseidon berfikir "satu atau dua bulan kedepan"


"hm.. waktu itu sudah cukup untuk berlatih sementara disini"


"tapi Amfrite dengarkan aku mereka masih anak kecil..."


"tapi... mereka perlu di tempa dengan baik"


"haih.. baiklah lakukan lah sesuka mu tetapi aku sudah memperingati mu..."


"eyyyy.. rambut dongker..."ledek Nisa langsung berlari ke arah belakang Amfrite menjulurkan lidah.


"kau....."


"kau masih manusia muda kau tidak pantas mengejek seorang dewa"tambah Poseidon ia seperti merak sombong sekarang hal itu pun membuat Nisa tersenyum jahil.


"baiklah kakek"balas Nisa jelas dan padat membuat Poseidon membatu.


"berhenti bermain!"


Poseidon terdiam sejenak membuat Tofan tertawa "ha.. ha.. apa pak tua itu mengalami pembekuan karena di panggil kakek" ledek Tofan tertawa keras membuat Arisu menepuk kening nya "anak ini benar-benar bodoh"gumam mereka bersamaan.


"bodoh...."panggil Rin wang membuat tofan bingung "siapa?"tanya nya membuat Ragina menahan tawa "tentu saja kau bodoh..."

__ADS_1


__ADS_2